Menurut kajian scholars yang muttaakhir (L�ling dan Luxenberg)
al-Mushaf itu asal-usulnya memang adalah (salah satu bentuk)
Bible yang kemudian diubah dan ditambah oleh orang Arab...
Dan hasil kajian itu, walaupun masih perlu konfirmasi dari
scholars lain, hingga sekarang belum mendapat bantahan yang
berarti...
------------
On 31 May 2005, at 11:34, Ambon wrote:
Bagaimana kalau ajaran Muhammad dibilang adalah jiplakan dari Yesus?
----- Original Message -----
From: "muskitawati" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, May 31, 2005 8:23 AM
Subject: [proletar] Re: OTENSITAS Bble & AlQuran Dalam Analisa yang Netral
!!!!!
> --- In [email protected], Jusfiq Hadjar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> Bible ditulis berdasarkan hikayat dari mulut ke mulut secara turun
>> temurun, dalam waktu ratusan tahun.
>>
>> Sayangnya keempat penulis bible ternyata bukanlah ke 12 orang yang
>> termasuk murid-murid Yesus.
>>
>> Quran ditulis juga berdasarkan hafalan dari mulut kemulut yang
>> akhirnya dituliskan oleh pengikut Nabi Muhammad.
>>
>> Sayangnya kedua-duanya dituliskan ke dalam bentuk yang portable,
>> seperti daun, kulit kayu dan batu.
>>
>> Anehnya Quran pertama kali dibukukan pertama kali di negara kafir,
>> yaitu Jerman. Padahal apa yang termaktub di dalamnya banyak perintah
>> untuk memerangi kaum kafirin!
>>
>> Ada yang bisa membantah argumen saya ini?
>>
>
>
>
>
>
> Saya sama sekali tidak membantah pendapat anda, hanya penekanannya
> yang berbeda !!!!!
>
> Memang pada mulanya baik ajaran Muhammad dan ajaran Yesus berasal dari
> dongeng2 mulut ke mulut !!!! Turun temurun, dan juga ber-beda2 tidak
> sama bahkan banyak yang saling bertentangan.
>
> Namun dengan kemajuan teknologi maupun budaya, akhirnya umat yang
> percaya berusaha menemukan bukti2nya, dan tulisan2 yang ditemukan
> inilah yang dijadikan bukti2 yang kemudian meluruskan dongeng2 yang
> berkembang dari mulut kemulut secara turun temurun.
>
> Pembukuan dongeng2 inilah oleh umat masing2 menggunakan acuan cari
> catatan2 yang mereka temukan dimana untuk ajaran Muhammad berasal dari
> kumpulan kulit2 kambing yang bertulis sedangkan cerita atau dongeng2
> dari mulut kemulut sebenarnya tidak pernah dijadikan bahan acuan dalam
> penyalinannya menjadi buku yang dinamakan sekarang sebagai AlQuran.
>
> Dan karena AlQuran itu hanya disalin beberapa yang disimpan oleh
> masing2 caliph-nya, barulah dibutuhkan penghafal2 AlQuran untuk
> menyebarkan ajaran2 yang telah dibakukan dalam AlQuran itu sebagai
> ajaran yang diakui sebagai berasal dari ajaran Muhammad.
>
> Tidak berbeda dengan Bible, juga mengalami proses yang tidak berbeda,
> bedanya hanya pada sumber penulisan2nya itu sendiri. Kalo sumber
> Alquran yang sekarang berasal dari kulit2 kambing yang sudah
> dimusnahkan, maka Bible bersumber dari log2 batu yang hingga detik ini
> masih tersimpan dalam museum2 di Vatican.
>
> Namun kalo anda membandingkan tulisan2 dalam log2 batu itu dengan isi
> bible sekarang, jelas banyak bedanya, bahkan banyak sekalo
> pertentangannya yang hingga kini menjadi masalah dikalangan umat yang
> percaya Bible itu sendiri, bahkan terakhir ini ditemukan lagi Da Vinci
> Code yang makin memanaskan perdebatan2 ini dikalangan umat yang
> percaya itu sendiri. Hasilnya sama2 kita saksikan, Bible jadi banyak
> versinya bahkan lebih banyak dari versi2 AlQuran.
>
> Sebaliknya AlQuran sama sekali tidak bisa dijadikan pertimbangan
> apapun juga, karena isinya banyak kesamaan dengan Bible, namun asal
> sumber penyalinan yang dari kulit2 kambing itu dengan sengaja
> dimusnahkan penyalin-nya dizaman dulu sehingga tak mungkin dijadikan
> pembanding apapun juga.
>
> Itulah latar belakang utama kenapa Islam tidak pernah disentuh dalam
> perdebatan studi sejarah maupun arkeology oleh ahli2 manapun didunia
> ini, karena mereka telah memusnahkan sumber aselinya dari kulit2
> kambing tadi. Berbeda dengan Bible, studi dan perdebatan telah lama
> berkecamuk dikalangan para ahli karena sumber2 tua yang berasal dari
> batu2 bertulis yang ditemukan bisa dijadikan acuan untuk mengevaluasi
> apa yang terjadi dimasa lalu terlepas dari kepercayaan kepada agama
> itu sendiri. Bahkan yang paling menarik adalah penemuan batu bertulis
> yang menceritakan kelahiran Yesus dari seorang dara yang ternyata
> setelah diteliti dengan radio aktive telah berumur 3000 tahun sebelum
> masehi, yang akhirnya ditolak oleh gereja Katolik sebagai kesalahan
> pengukuran waktu.
>
> Itulah sebabnya, banyak bukti2 yang menyatakan bahwa dongeng Yesus
> adalah transformasi dari dongeng Yunani Kuno mengenai dewa2 dimasa
> itu. Batu yang bertuliskan huruf2 hyrogliph menceritakan kelahiran
> Yesus seperti yang didongengkan oleh Bible sekarang ini.
>
> Perlu saya tekankan disini, tidak pernah ada ahli sejarah manapun
> didunia ini bisa memberi legitimasi maupun validasi bahwa dizaman
> pemerintahan Pontius Pilatus, ada seorang yang bernama Yesus yang
> disalib. Padahal, memang benar, ada catatan Pontius Pilatus yang
> menyatakan bahwa ada pemberontak yang bernama Barabas yang dibebaskan
> dari hukuman salib. Anehnya, dalam Bible jelas2 dinyatakan bahwa
> Yesus itu disalib oleh Pontius Pilatus karena menggantikan Barabas.
> Jadi sangatlah tidak mungkin kalo Pontius Pilatus lupa mencatat nama
> Yesus yang harus disalibnya waktu itu namun tidak lupa mencatat nama
> Barabas yang dibebaskannya dari penyalibannya.
>
> KESIMPULANNYA SANGAT JELAS, DIZAMAN PEMERINTAHAN PONTIUS PILATUS TIDAK
> PERNAH ADA SEORANG TERHUKUM YANG DISALIB YANG BERNAMA YESUS. Hal ini
> membuktikan bahwa dongeng2 dalam Bible tidaklah benar kejadiannya
> dizaman Pontius Pilatus. Terbukti adanya batu2an yang bertulisan
> Hyroglieph yang mencatat riwayat Yesus yang lahir dari anak dara yang
> tidak bersuami yang kemudian dijadikan penyelamat dosa2 manusia.
>
> Celakanya, kalo Yesus itu tidak pernah ada karena terbukti hanya
> dongeng2 transformasi dongeng2 Yunani Kuno, bagaimana nasib AlQuran
> yang menyatakan nabi Muhammad adalah nabi terakhir setelah Yesus ???
>
> Nabi Muhammad adalah nabi terakhir setelah nabi dongengan, artinya
> sama dengan bahwa Nabi Muhammad juga merupakan nabi dongengan sama
> seperti dongeng2 Yesus itu sendiri.
>
> Yang perlu anda semua ketahui, bahwa "Muhammad" itu bukanlah nama
> orang, melainkan gelar panggilan seseorang yang ditinggikan atau
> diagungkan. Gelar "Muhammad" merupakan gelar seorang pemimpin,
> sehingga sebelum ke caliphahan Arab terbentuk, pemimpin di Arab
> disebut sebagai "Muhammad". Itulah sebabnya, banyak para ahli2 studi
> Islam berusaha meneliti nama aseli Muhammad yang nabi itu, bukan
> Muhammad yang lainnya. Mereka mengacu bahwa yang dimaksudkan dengan
> nabi Muhammad adalah orang yang bergelar Muhammad yang menikahi janda
> kaya yang bernama Khadijah. Itulah sebabnya, terjadi kerancuan
> tentang banyaknya isteri2 Muhammad, karena yang dimaksud Muhammad itu
> sendiri tidak jelas Muhammad yang mana. Yang jelas, Muhammad yang
> menikahi Aisyah tidaklah sama dengan Muhammad yang beristrikan
> Khadijah, dan hal ini bisa dibuktikan dari perbedaan waktu dan umurnya.
>
> Gelar panggilan "Muhammad" hingga detik ini disukai oleh orang2 Arab
> dari kelas feodalnya, semuanya menggunakan nama depan Muhammad bukan
> se-mata2 karena mereka beragama Islam, melainkan memang, sejak sebelum
> ada Islam sekalipun, nama Muhammad merupakan gelar kebesaran dan
> kehormatan suku2 Arab dizaman itu. Kalo di India atau di pakistan,
> gelar kebangsawanan yang mengangkat derajat seseroang adalah "Khan".
> Gelar Khan ini biasa hanya digunakan oleh mereka yang disembah,
> diagungkan, dan dirajakan, sama seperti juga gelar Muhammad.
>
> Demikianlah, tak mungkin disangkal kenyataan2 ilmiah dan sejarah bahwa
> baik figur Yesus maupun Muhammad sama2 fiktif, tidak mungkin bisa
> dibuktikan keberadaannya meski kedua figure ini bisa sama2 populernya
> seperti kepopuleran Pandawa dan Kurawa beserta anggauta2nya seperti
> Bima, Gatotkaca, maupun Arjuna. Jelasnya, Dorna yang sangat populer
> itu sekalipun ternyata tidaklah perlu exist ada orangnya, lalu kenapa
> Yesus dan Muhammad harus berbeda dengan Bima, GatotKaca, ataupun
> Arjuna ????????
>
> Semua itu hanyalah merupakan kebebasan atau hak setiap umat untuk
> merasakan hiburan dari masing2 kepercayaannya. Namun yang menjadi
> tragedy adalah akibat kepercayaannya inilah terjadi pemusnahan Indian,
> Zoroaster, bahkan penyembelihan orang2 Yahudi maupun non-Muslim yang
> masih berlangsung hingga detik ini.
>
> Semua umat seharusnya menyadari, kebebasan untuk percaya janganlah
> disalah gunakan dalam memusnahkan kehidupan umat lainnya.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>>
>> On 5/31/05, muskitawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> > Otensitas Bible & AlQuran Dalam Analisa Yang Netral
>> >
>> > Dalam membuat analisa apapun, kita selalu harus bertumpu kepada
>> > "definisi" untuk semua "kata" ataupun "terminologi" yang kita gunakan
>> > dalam menggali permasalahan yang akan kita analisa itu, sehingga kita
>> > tidak tersesat oleh prejudice2 kepercayaan yang berpihak kepada hal2
>> > yang sebenarnya jauh dari pertimbangan2 yang rasional.
>> >
>> > Saya memulai dengan definisi otensitas yang asalnya dari "authentic".
>> > Kata "authentic" ini banyak digunakan dalam istilah hukum dalam
>> > memberi evaluasi sebuah document yang digunakan dalam sidang
>> > pengadilan yang tentunya dimaksudkan adalah "keaslian" dari dokument
>> > itu sendiri. Dalam bidang arkeology, juga kata "authentic" ini sering
>> > digunakan untuk mengevaluasi hasil temuan sebuah team arkeology itu
>> > sendiri. Misalnya saja, sebuah team arkeology yang dibiayai
>> > pemerintah untuk menemukan benda2 purbakala telah menemukan sebuah
>> > patung kuno yang diperkirakan berusia lebih dari 20 ribu tahun.
>> > Jelasnya, team yang menemukan ini akan mendapatkan penghargaan yang
>> > tinggi bila memang temuannya itu benar2 berusia sangat tua. Namun
>> > bukan tidak mungkin bahwa temuannya itu merupakan patung2 palsu yang
>> > dibuat pemalsu2 untuk mendapatkan uang sehingga kalo hal ini terbukti,
>> > maka team penemu ini tentunya dianggap gagal dan tidak mendapatkan
>> > penghargaan atas hasil temuannya.
>> >
>> > Demikianlah, otensitas, atau authenticity sebuah temuan merupakan hal
>> > penting baik dalam sidang pengadilam maupun dalam penemuan2 arkeology
>> > dalam membuat kesimpulan dipengadilan ataupun dalam sejarah masa lalu.
>> >
>> > Kembali kepada pokok pembicaraan utama tulisan ini, otensitas
>> > Bible/AlQuran juga banyak diperdebatkan oleh kedua umat masing2,
>> > padahal apa yang dimaksudkan dengan otensitas disini sama sekali tidak
>> > jelas apa tumpuannya. Karena kedua kitab suci ini hanyalah
>> > kepercayaan, bahkan Tuhan/Allahnya sendiri bisa dibuktikan tidak
>> > pernah ada, tetapi karena masing2 umatnya percaya bahwa yang mereka
>> > percaya itu ada atau pernah ada, maka tidak perlu kita
>> > mempermasalahkan ada atau tidaknya Tuhan/Allah yang mereka percaya itu
>> > sebagai "ada".
>> >
>> > Kalo memang mau membandingkan sesuatu haruslah ada pembandingnya,
>> > misalnya, anda bilang "AlQuran itu aseli", tentu harus jelas yang
>> > dimaksudkan aseli ini pembandingnya apa ? Apakah ada AlQuran yang
>> > palsu ? Lalu apa atau bagaimana cara membedakan antara yang palsu
>> > dari yang aseli ???? Demikian pula pertanyaan yang sama harus
>> > diarahkan kepada Bible.
>> >
>> > Realitasnya, AlQuran dianggap aseli dari Allah, padahal Allah tidak
>> > pernah bisa dibuktikan keberadaannya. Dan lebih tidak mungkin lagi
>> > adalah Allah yang menciptakan AlQuran sementara kita sama2 tahu bahwa
>> > AlQuran dicetak oleh manusia2 yang dianggap orang kafir karena mesin
>> > cetaknya sekalipun tidak pernah diciptakan oleh umat Islam. Kemudian,
>> > kalo kita anggap AlQuran itu aseli dari ajaran2 Muhammad semasa
>> > hidupnya, juga disini bisa dibuktikan dengan berbagai cara bahwa
>> > selama hidupnya, Muhammad belum pernah melihat buku yang namanya
>> > AlQuran meskipun dia dianggap sebagai penyampai AlQuran ini kepada
>> > umatnya. Lalu dari kenyataan2 ini, otensitas apa yang anda harapkan
>> > bahwa AlQuran itu kitab aseli ???? Kitab aseli dari siapa ???
>> >
>> > Kita sama2 tahu, dan secara arkeologis maupun semua bukti2 sejarah
>> > bisa kita sama2 saksikan, bahwa AlQuran baru ada sekitar 200 tahun
>> > setelah Muhammad sendiri wafat !!! Dan AlQuran yang kita kenal
>> > sekarang ini yang paling tua yang pernah ditemukan umurnya kurang dari
>> > 700 tahun atau sekitar tahun 1200-1300 tahun yang lalu. Lalu apa yang
>> > anda mau katakan "aseli" ???? Apanya yang aseli ????
>> >
>> > Oleh karena itu, sekali lagi saya tegaskan, "definisi" tentang
>> > "keaselian" ataupun otensitas AlQuran sama sekali tidak jelas apa yang
>> > dimaksudkan oleh umat yang begitu ber-api2 menyatakan bahwa AlQuran
>> > itu aseli. Padahal, saya dulu pernah mau beli textbook, tetapi karena
>> > harganya mahal, maka saya cukup mengcopy-nya saja di Library. Apakah
>> > buku yang copy-an ini bisa dianggap "aseli" ???? Jawabnya pasti sama2
>> > kita setujui bahwa copy-an textbook yang saya miliki ini "pasti tidak
>> > aseli" meskipun isinya 100% sama tidak berbeda dari yang aseli.
>> >
>> > Setiap umat Islam pasti harus mengetahui, bahwa AlQuran berasal dari
>> > salinan yang diterjemahkan dari kulit2 kambing yang dipercaya sebagai
>> > ajaran2 Muhammad semasa hidupnya dimana masyarakatnya belum ada yang
>> > bisa membaca dan menulis termasuk Muhammadnya sendiri. Ajaran2
>> > Muhammad itu ditulis oleh tawanan2 yang mampu membaca dan menulis yang
>> > menulisnya di kulit2 kambing. Setelah Muhammad wafat, tulisan2 ini
>> > dikumpulkan oleh Caliph2 penggantinya untuk kemudian diterjemahkan,
>> > dan disalin, maupun dibukukan secara turun temurun. Hal ini
>> > dibutuhkan untuk mempersatukan dan menyamakan visi umat pengikut
>> > Muhammad itu sendiri yang setelah wafatnya nabi Muhammad ter-pecah
>> > belah akibat pemahaman mereka yang ber-beda2. Demikianlah, akhirnya
>> > ajaran2 Muhammad dianggap berhasil lengkap dikumpulkan untuk dijadikan
>> > landasan kepercayaan umat pengikutnya dalam mempersatukan pemahamannya
>> > yang ter-pecah2 waktu itu.
>> >
>> > Namun, pada zaman dahulu belum ada percetakan, sehingga hanya untuk
>> > menyalin satu buku AlQuran itu sendiri diperlukan waktu antara 2
>> > hingga 5 tahun, sedangkan untuk mengumpulkan kulit2 kambing itu
>> > sendiri dibutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun. Setelah
>> > ajaran2 Muhammad berhasil dibukukan, maka kulit2 kambing tsb dibakar
>> > atau dimusnahkan agar tidak lagi dibaca siapapun juga. Demikianlah,
>> > buku AlQuran hanyalah dimiliki pemimpin atau raja2 (caliph2) saja
>> > dimasa itu karena memang tidak mungkin untuk bisa dijual ditoko buku
>> > seperti yang anda temukan dizaman sekarang. Oleh karena itulah,
>> > penyebaran ajaran2 Muhammad dimasa dulu, tidak mungkin dilakukan
>> > dengan membaca AlQuran seperti dizaman sekarang karena memang kitabnya
>> > dalam setiap kerajaan Islam Cuma ada satu. Satu2nya penyebaran ajaran
>> > Muhammad itu dilakukan dengan menghafalkan AlQuran yang dibacakan oleh
>> > para pemegang kitab suci dari kerajaan yang bersangkutan.
>> > Demikianlah, penghafal2 AlQuran muncul setelah adanya AlQuran bukan
>> > sebelumnya seperti yang banyak dipercaya oleh kebanyakan umat Islam.
>> >
>> > Jadi, kalo anda mau membedakan antara yang aseli dan yang tidak aseli,
>> > saya bisa pastikan bahwa yang aseli itu adalah yang ada dalam kulit2
>> > kambing yang telah musnah dibakar oleh para Caliph dahulu kala.
>> > Karena jelas secara jujur harus diakui bahwa AlQuran yang sekarang
>> > hanyalah salinan yang pasti tidak sesempurna seperti saya meng-copy
>> > textbook yang saya lakukan diatas tadi. Artinya, saya meng-copy buku
>> > textbook yang jelas2 100% sama isinya, tidak mungkin kita anggap
>> > aseli, apalagi salinan tangan AlQuran dari tulisan2 di kulit2 kambing
>> > yang telah musnah dibakar itu mana mungkin bisa dianggap aseli ?????
>> > INGAT, MESKIPUN ISINYA SAMA, BELUM TENTU BISA DIANGGAP ASELI SEPERTI
>> > DALAM HAL MEMFOTO-COPY SEBUAH TEXTBOOK YANG ASELI. HASIL
>> > FOTO-COPY-AN, MESKIPUN ISINYA DIPASTIKAN 100% SAMA SEBANGUN, TIDAK
>> > PERNAH BISA DIANGGAP ASELI. DENGAN KATA LAIN, HASIL FOTO-COPY-AN ITU
>> > TIDAK ASELI MESKIPUN ISINYA 100% SAMA.
>> >
>> > Demikianlah nasib sebuah AlQuran yang merupakan hasil tulisan tangan
>> > yang disalin dari tulisan2 dikulit kambing yang telah dimusnahkan !!!!
>> > TIDAK MUNGKIN BISA DIANGGAP ASELI, APALAGI KITA TIDAK BISA
>> > MEMBANDINGKAN MAUPUN MEMBUKTIKAN APAKAH ISINYA JUGA 100% SAMA.
>> >
>> > Hal yang sama bisa saya aplikasikan juga kepada Bible. Meskipun dalam
>> > banyak hal berbeda sejarah diciptakannya Bible oleh manusia2 dahulu
>> > kala itu. Yang bisa saya pastikan bahwa Bible yang kita kenal
>> > sekarang ini baru dikenal kira2 abad ke 18, karena dizaman pertama
>> > kali ditemukannya mesin cetak, oleh penemu mesin cetak waktu itu kira2
>> > tahun 1596 oleh Johann Von Guttenberg, cetakan yang dicetak pertama
>> > kali adalah kitab suci Bible itu sendiri yang jumlah halamannya Cuma
>> > 10 halaman. Padahal kalo anda bandingkan dengan Bible yang ada
>> > sekarang isinya ribuan halaman !!!!!
>> >
>> > Pada waktu itu telah terjadi perpecahan antara Katolik dan Protestant.
>> > Umat Protestant yang pertama kali, atau yang lebih dulu bisa
>> > menyebarkan Bible dalam edisi cetakan, sementara umat Katolik masih
>> > sama seperti Caliph2 Islam dizaman dulu yang Cuma memiliki satu Bible
>> > yang disalin dengan tulisan2 tangan yang pasti tidak mungkin sama
>> > isinya antara Gereja Katolik satu dengan Gereja Katolik lainnya. Umat
>> > Katolik dilarang membaca Bible, karena bisa anda bayangin apa yang
>> > terjadi bila satu Bible dibaca ulang2 oleh ribuan umat yang saya bisa
>> > pastikan kurang dari seminggu kitab yang berharga ini bisa hancur
>> > lebur. Oleh karena itu bukanlah hal yang mengherankan, Bible waktu
>> > itu memang benar2 merupakan kitab yang berharga yang harus disucikan,
>> > dilindungi dari semua tangan umat kecuali pastornya sendiri atau
>> > Kardinalnya sendiri. Dilain pihak, dikalangan umat Kristen di Jerman
>> > sudah beredar berbagai ragam cetakan2 Bible yang memang tidak perlu
>> > sama tentunya.
>> >
>> > Lalu bagaimana mungkin Bible yang hanya berjumlah Cuma 10 halaman
>> > dizaman Guttenberg, sekarang menjadi ribuan halaman ???? Jawabannya
>> > juga ada dalam sejarah perkembanga agama Kristen dan Katolik itu
>> > sendiri. Isi Bible sama dengan isi AlQuran, dimana keduanya berasal
>> > dari salinan tulisan kuno dimasa lalu. Kalo AlQuran berasal dari
>> > salinan yang mulanya berasal dari kulit2 kambing, maka Bible berasal
>> > dari salinan log2 batu karena sejarah Yesus itu didapatnya dari
>> > penemuan2 dari pesisir laut mati maupun laut merah. Batu2 bertulisan
>> > yang dikumpulkan ini hingga detik ini masih tersimpan di museum2 di
>> > Vatikan maupun di Museum2 lainnya diseluruh wilayah Timur Tengah.
>> > Yang menarik adalah, urut2an batu2 yang ditemukan ini pun tidak sama
>> > waktunya sehingga hal ini bisa menerangkan kenapa Bible yang tadinya
>> > Cuma berjumlah 10 halaman setelah ratusan tahun bisa berjumlah menjadi
>> > ribuan halaman. Hal ini mudah diterangkan, bahwa bertambah jumlah
>> > batu2 yang bertulisan ini ditemukan, maka bertambah juga-lah halaman2
>> > Bible itu sendiri hingga sekarang bisa menjadi ribuan halaman.
>> >
>> > DEMIKIANLAH, KESIMPULAN AKHIR DARI TULISAN2 DIATAS DENGAN JELAS TELAH
>> > MEMBUKTIKAN, BAHWA KEDUA KITAB SUCI BIBLE DAN ALQURAN PADA DASARNYA
>> > SAMA2 SALINAN, ALQURAN DISALIN DARI KULIT2 KAMBING YANG KEMUDIAN
>> > DIMUSNAHKAN SEHINGGA TAK BISA DIBUKTIKAN APAKAH ISINYA SAMA,
>> > SEBALIKNYA KITAB BIBLE, JUGA BERASAL DARI SALINAN BATU2 BERTULISAN
>> > YANG HINGGA DETIK INI BATU2 BERTULISAN ITU MASIH TERSIMPAN DALAM
>> > MUSEUM2 DI VATIKAN SEHINGGA BISA DIBUKTIKAN APAKAH ISI BIBLE ITU
>> > MEMANG SAMA SEPERTI APA YANG DITULIS DALAM BATU2 BERTULISAN ITU.
>> >
>> > Yang kita sama2 bisa pastikan adalah bahwa Bible itu isinya pasti
>> > tidak sama dengan apa yang tertulis dalam batu2 yang tersimpan dalam
>> > museum itu, karena jelas bahwa bahasa yang digunakan oleh penulis2
>> > batu dizaman ribuan tahun yang lalu itu sangat berbeda dengan bahasa
>> > yang kita kenal sekarang. Sehingga dalam menulis dan menyusun isi
>> > Bible yang kita kenal sekarang sangat tergantung siapa yang
>> > menterjemahkannya, karena interpretasinya setiap penterjemah sangatlah
>> > berbeda, apalagi dipengaruhi oleh kepercayaan2 yang berbeda pada
>> > dasarnya, sehingga tidak heran kalo pada akhirnya muncul ribuan
>> > aliran2 agama Kristen yang sama sekali berbeda satu dengan lainnya.
>> >
>> > Kalo Bible bisa tercipta hingga keadaan yang kita kenal sekarang ini
>> > melalui tahap2 yang ditentukan oleh penemuan batu2 bertulis tadi, maka
>> > berbeda dengan AlQuran, yang kelahirannya tidak secara bertahap
>> > melainkan secara mendadak sudah berupa buku yang tidak lagi ber-ubah2
>> > ataupun boleh di-ubah2 oleh umatnya karena kulit2 kambing yang
>> > bertulisan itu konon sudah tidak ada lagi untuk pembandingnya karena
>> > sudah dimusnahkan semuanya. Namun kenyataan2 sejarah memang
>> > membuktikan berbeda, karena masih banyak kulit2 kambing yang
>> > bertulisan ini disimpan masyarakat Arab yang hingga ke Asia, India,
>> > bahkan di Indonesia. Namun karena sudah tidak lagi diakui, maka sisa2
>> > tulisan2 dikulit kambing yang tidak tersalin dalam AlQuran dizaman
>> > dahulu kala tidak lagi dianggap syah sebagai bagian dari ajaran
>> > Muhammad. Dan kulit2 kambing yang bertulisan ini ternyata juga
>> > dimiliki oleh Salman Rusdhie yang menghebohkan dulu, dan juga ada
>> > beberapa orang Indonesia yang memilikinya sebagai peninggalan raja2 di
>> > Minangkabau dizaman dahulu kala.
>> >
>> > Semoga tulisan2 saya dalam ANALISA YANG NETRAL ini bisa diterima
>> > sebagaimana adanya oleh kedua umat yang saling mengklaim keaselian
>> > masing2 kitab sucinya. Saya hanya mengemukakan realitas yang ada
>> > tanpa harus membumbui dengan kepercayaan ataupun khayalan2 yang
>> > berasal dari perasaan2 pribadi saya. Semua yang saya ungkapkan ini
>> > bisa anda buktikan kebenarannya apabila anda mengambil studi arkeologi
>> > dalam bidang keagamaan di Amerika ini.
>> >
>> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> > Post message: [EMAIL PROTECTED]
>> > Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
>> > Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
>> > List owner : [EMAIL PROTECTED]
>> > Homepage : http://proletar.8m.com/
>> > Yahoo! Groups Links
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>
>
>
>
>
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
> List owner : [EMAIL PROTECTED]
> Homepage : http://proletar.8m.com/
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/