Baru saja saya kongkow2 (melalui tilpon) dengan seorang konco yang tinggal di S'pore. Sampailah pembicaraan kami menyangkut hukuman cambuk di S'pore. Dia sendiri belum pernah melihat akibat bagi terpidana ini dari hukuman cambuk ini. Tapi dari sementara sumber dia dengar kalau akibat hukuman cambuk ini memang biadab. Dulu hukuman cambuk itu asal usulnya bisa dikenakan dibagian tubuh selain punggung juga pantat dan telapak kaki. Yang koncoku dengar itu cacat badan akan selalu mengikuti orang yang kena vonnis hukum cambuk. Hukuman cambuk dilakukan dengan memakai pentungan rotan. Punggung dibuka dan disambit. Setiap sambitan kulit itu pecah. Dari sebab inilah cacat akan selalu mengikuti korban hukuman cara ini. Aku juga setuju bahwa hukuman dengan cara begini adalah biadab. Ini namanya memperkosa, dengan sengaja me-mutilasi orang. Apakah yang terjadi di Aceh itu sama gambarannya dengan yang terjadi di S'pore? Tapi kabarnya ada satu korban pecutan di Aceh ini perlu mendapatkan perawatan di RS. Harry Adinegara
Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
