Refleksi :  Belum banyak dilakukan atau ditangkap? Menteri agamanya yang 
dibiarkan korupsi sudah ditangkap. Kira-kira siapa lagi? 


      Batam Pos


      Belum Banyak yang Dilakukan Pemerintahan SBY 
      Oleh redaksi 
            Sabtu, 25-Juni-2005, 09:36:31    
     
     
            Ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati 
Soekarnoputri mengatakan, belum banyak yang dilakukan oleh pemerintahan Susilo 
Bambang Yudhoyono selama delapan bulan pertama masa jabatannya. Padahal 
semestinya dalam kurun waktu itu sudah harus banyak hal yang dilakukan. 
     
     
      BATAM - ''Contoh paling jelas yang belum banyak kemajuan persoalan Aceh 
yang hingga saat ini tak kunjung selesai dan masih banyak persoalan lainnya 
yang belum tersentuh dengan baik," ujarnya menanggapi pertanyaan Batam Pos 
tentang kinerja pemerintahan SBY. 

      Ia mengatakan, sebagai partai oposisi, PDI Perjuangan akan terus 
mengkritisi kinerja pemerintahan saat ini, khususnya kebijakan-kebijakan yang 
diambil yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat banyak. 
Menurutnya PDI Perjuangan menjadi partai yang oposisi bukan merupakan 
kenginannya semata selaku ketua umum, namun merupakan keputusan kongres 
beberapa waktu lalu di Bali. 

      Sikap PDI Perjuangan menjadi oposisi lanjut Mega juga bukan dalam rangka 
balas dendam atau ada kepentingan lain ataupun ada unsur sakit hati karena 
kalah dalam pilpres lalu, namun ini murni dinamika demokrasi yang memang 
sebaiknya ada pihak yang harus bisa mengontrol kinerja pemerintahan saat ini. 
''Perbedaan pendapat kan sah-sah saja, kalau semuanya mau ambil bagian dalam 
pemerintahan, lalu siapa yang akan mengamati, mengontrol apa yang dilakukan 
oleh pemerintah," kata Mega. 

      Dalam perkembangannya PDI Perjuangan juga tidak tinggal diam. Meski pada 
pemilihan presiden lalu kader terbaik PDI Perjuangan kalah, namun hal itu bukan 
harga mati. Menurut Mega, kekalahan masa lalu merupakan pelajaran penting bagi 
PDI Perjuangan untuk lebih baik ke depan. 

      Ia juga melihat kekalahan masa lalu sesuatu yang wajar karena PDI 
Perjuangan ''mabok" karena selama puluhan tahun PDI perjuangan terpinggirkan, 
tertindas dan tiba-tiba tahun 1999 muncul sebagai pemenang dimana ia sebagai 
kader PDI Perjuangan terpilih sebagai Presiden RI. ''PDI Perjuangan dalam 
kondisi eforia dan mabok, itulah sebabnya saat ini kami lakukan instropeksi 
diri, kami akan melakukan upaya semaksimal mungkin untuk bangkit kembali dan 
memberikan yang terbaik bagi rakyat," tegas Mega. 

      Ditanya apakah itu sebuah pesan bahwa PDI Perjuangan pada tahun 2009 
mendatang akan kembali mengusungnya untuk maju di RI satu? Mega menjawab kalau 
bicara soal itu masih terlalu pagi. PDI Perjuangan saat ini masih konsen 
memperkuat posisinya di tingkat satu dan dua serta legislatif. Dengan begitu 
secara otomatis posisi PDI Perjuangan akan semakin kuat. ''Perjuangan kami 
untuk memberikan yang yang terbaik bagi rakyat tak akan pernah berhenti," 
ujarnya. 

      Instropeksi dan evaluasi tak hanya dilakukan di tingkat pusat, namun 
dilakukan hingga ke tingkat ranting PDI Perjuangan. Evaluasi menyeluruh ini 
memiliki arti penting bagi PDI Perjuangan. Soal adanya kader PDI Perjuangan 
yang membelot atau ingin adanya pembaharuan di tubuh PDI Perjuangan hingga 
mereka melakukan gerakan pembaharuan, Mega menilai hal itu biasa dalam 
kehidupan demokrasi. 

      PDI Perjuangan sebagai partai besar sangat menghargai perbedaan pendapat. 
Oleh sebab itu banyak yang mempertanyakan mengapa mereka tidak diberi sanksi, 
namun Mega menilai mekanisme partai harus dikedepankan sebelum mengeluarkan 
sanksi. ''Kita harus mengacu pada AD ART partai, tak bisa sembarangan 
menjatuhkan sanksi," ujarnya. (nur) 
     
        


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke