Keputusan semua Universitas Negeri dan Swasta di Indonesia untuk
menerima siswa2 yang tidak lulus Ujian Nasional akan melengkapi
kehancuran total system pendidikan yang sudah berlangsung.

Keputusan pemerintah dalam menerima siswa2 yang tidak lulus Ujian
Nasional sama sekali merugikan dana APBN itu sendiri karena Ujian
akhir yang diselenggarakan menjadi sia2.  Untuk apa pemerintah
membuang dana demikian besar untuk melangsungkan ujian yang kemudian
tidak diakuinya sendiri ????

Alasan yang diberikan Menteri Pendidikan kelihatannya benar, namun
jelas "salah besar".  Menteri Pendidikan memberikan argumentasinya,
bahwa di Amerika sekalipun murid2 SMA yang tidak lulus atau belum
lulus diperkenankan untuk masuk ke Universitas.  Namun tentunya sangat
berbeda dengan di Indonesia, karena kalo murid2 SMA sekarang bisa
diterima di Universitas di Indonesia meskipun belum lulus ujian
nasional, lalu bagaimana nasibnya ratusan ribu murid2 SMA yang tahun2
sebelumnya juga belum lulus ujian nasional, apakah kepada mereka
diberikan kesempatan yang sama ????  Naaah..... pertanyaan ini pasti
menghasilkan jawaban yang ber-beda2 baik oleh menteri, orang tua
murid, maupun guru atau kepala2 sekolah diseluruh Indonesia dan akan
menjadi polemik yang tidak pernah berakhir.

Pendidikan di Indonesia bukan lagi berjalan menuju kehancurannya,
melainkan memang sudah hancur, dan sekarang kehancurannya dilengkapi
dengan polemik yang tidak akan pernah ada keputusannya yang jelas.

SELAMAT, SELAMAT, SELAMAT JALAN KENERAKA YANG PALING DALAM !!!

Perlu saya catatkan disini, system pendidikan di Amerika tidak ada
istilah lulus ujian Nasional, namun bukan berarti tidak ada ujian
Nasional.  Ujian Nasional (disini dinamakan Stanford exam) tidak
memberi keputusan lulus atau tidak, namun hanya diumumkan angka2 yang
dicapai oleh murid dan kemudian diberikan angka rata2 yang dicapai
pada ujian ybs.  Untuk masuk ke Universitas di Amerika, persyaratannya
ber-beda2, namun umumnya melalui ujian SAT yang untuk setiap
universitaspun ber-beda2 penilaiannya.  System pendidikan di Amerika
sama sekali tidak dikontrol oleh Pemerintah seperti halnya di
Indonesia, melainkan melalui accreditation yang merupakan evaluasi
gabungan swasta maupun pemerintah yang juga ber-beda2.

Untuk halnya system pendidikan di Amerika akan saya tulis dibawah
topik tulisan yang lainnya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke