Habibie tidak menjual Timor Timur, tetapi menjalankan sebagaimana mestinya 
hak rakyat Timor Timur terhadap tanahnya.. Timor Timur tidak termasuk Hindia 
Belanda [jajahan kerajaan Belanda] yang diproklamirkan oleh Soekarno-Hatta 
sebagai Republik Indonesia.

----- Original Message ----- 
From: "Ben" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, July 08, 2005 5:55 AM
Subject: Re: [proletar] Timor Leste Dapat US$ 9,6 Miliar dari Celah Timor


> melihat ke tetangga?!
> kenapa nggak di kasusin aja Habibie yang ngejual timor2 ke australia? 
> sudah bukan rahasia umum bukan?
> kasian deh wiranto nggak dapet jatah..
>  ----- Original Message ----- 
>  From: Ambon
>  To: "Undisclosed-Recipient:;"
>  Sent: Friday, July 08, 2005 5:34 AM
>  Subject: [proletar] Timor Leste Dapat US$ 9,6 Miliar dari Celah Timor
>
>
>  refleksi:  Lihat Timor Leste dapat sekian banyak uang! Indonesia dari 
> sekian banyak sumur diberbagai daerah dapat berapa banyak dollar? 
> Rahasia, karena Pertamina adalah kantong penguasa tukang catut, makanya 
> rakyat tak berhak tahu dan hanya berhak menderita problem BBM.
>
>
>  SUARA PEMBARUAN DAILY
>
>  Timor Leste Dapat US$ 9,6 Miliar dari Celah Timor
>
>
>  SYDNEY - Australia dan Timor Leste mencapai sebuah kesepakatan baru dalam 
> pembagian hasil pengolahan minyak dan gas di Celah Timor, di mana Timor 
> Leste akan mendapatkan A$ 13 miliar (US$ 9,6 miliar), demikian dilaporkan 
> harian Sydney Morning Herald, Kamis (7/7) di Sydney.
>
>  Australia dan tetangganya yang miskin di sebelah utara itu melakukan 
> pembicaraan selama berbulan-bulan bagaimana membagi hasil dari pengolahan 
> deposit minyak dan gas di Laut Timor, yang diperkirakan nilainya mencapai 
> US$ 30 miliar.
>
>  Negosiasi antara kedua negara sempat terganggu dengan adanya perseteruan 
> batas laut kedua negara sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan 
> investor, dan setidaknya telah menyebabkan satu perusahaan menghentikan 
> eksplorasinya di Laut Timor menunggu tercapainya kesepakatan.
>
>  Awal tahun ini, pejabat-pejabat Australia memaparkan sebuah draf 
> kesepakatan kepada Timor Leste, dengan menawarkan bagi hasil mencapai A$ 5 
> miliar (US$ 3,69 miliar) dari eksplorasi minyak dan gas di Celah Timor, 
> asalkan negara itu bersedia menghentikan persoalan batas laut.
>
>  Namun, setelaj melakukan pertemuan dengan Presiden Timor Leste Xanana 
> Gusmao di Sydney pada Rabu (6/7), PM Australia John Howard mengatakan 
> kedua pihak telah mencapai sebuah kesepakatan akhir, yang memberikan 
> miliaran dolar lebih banyak kepada Timor Leste ketimbang yang ditawarkan 
> sebelumnya.
>
>
>  Lebih Banyak
>
>  "Kesepakatan yang sangat fair dan baik buat Timor Leste," kata Howard 
> seraya menegaskan bahwa kesepakatan terbaru itu akan memberikan miliaran 
> dolar lebih banyak ke Timor Leste dari yang diperkirakan sebelumnya. Namun 
> dia menolak berkomentar lebih detail.
>
>  Sebelumnya, protes telah dilancarkan The Timor Sea Justice Committee 
> (TJSC) dan The Melbourne Stop the War Coalition yang mendesak agar 
> Australia menetapkan batas Laut Timor yang permanen dengan Timor Leste.
>
>  Menurut Koordinator TJSC, Tom Clarke, menyebutkan bahwa tanpa batas 
> permanen, Australia justru mendapatkan keuntungan royalti A$ 2 miliar 
> sejak tahun 1999 yang seharusnya milik Timor Leste.
>
>  Seperti diketahui, negosiasi konsesi minyak dan batas laut Timor antara 
> Australia dan Indonesia mulai memanas sejak akhir 2004 hingga April lalu, 
> dimana Timor Leste menuntut menggunakan garis tengah (median line) 
> sedangkan Australia tetap menggunakan kesepakatan tahun 1997 yang dibuat 
> saat Timor Leste masih berada dalam wilayah Indonesia. Akibat desakan 
> Timor Leste garis tengah (sebagaimana sesuai dengan UNCLOS 1982) menguat 
> Australia pun mengalah untuk memberikan nilai konsesi yang lebih banyak 
> atas sumur-sumur minyak seperti Greater Sunrise. Asalkan, kesepakatan 
> batas tidak menggunakan garis tengah.
>
>  Menteri Luar Negeri Timor Leste Ramos Horta, kepada jaringan penyiaran 
> Australia ABC, Selasa, mengatakan bahwa kedua pihak sudah mencapai 
> kesepakatan dan penandatanganan kesepakatan hanyalah masalah waktu. 
> (AP/H-12)
>
>
>
>  
> --------------------------------------------------------------------------------
>
>  Last modified: 7/7/0
>
>  [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>  Post message: [EMAIL PROTECTED]
>  Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
>  Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
>  List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
>  Homepage    :  http://proletar.8m.com/
>
>
>
> ------------------------------------------------------------------------------
>  YAHOO! GROUPS LINKS
>
>    a..  Visit your group "proletar" on the web.
>
>    b..  To unsubscribe from this group, send an email to:
>     [EMAIL PROTECTED]
>
>    c..  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
> Service.
>
>
> ------------------------------------------------------------------------------
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> 



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke