> "kim" <kimhook@...> wrote:
> Baekan hindarin kata "enggak mungkin"
> kalo kita-kita hanya cuman bisa
> perhatiin dari jauh. Drone itu sudah
> masuk 250 km kewilayah Iran. Lihat
> sumber data disini:

Pesawat tanpa awak ini lepas kontrol sehingga Amerika dan CIA sendiripun tidak 
tahu kemana perginya pesawat itu.  Bahkan Iran sendiripun berbohong katanya 
berhasil menembak jatuh pesawat ini, terbukti pesawatnya utuh padahal kalo 
ditembak pesawat sekecil ini akan hancur jadi serpihan.  Artinya jelas, Iran 
sendiri tidak tahu darimana datangnya pesawat ini, mereka cuma menemukan 
pesawat ini diwilayah mereka sementara Amerika dan CIA juga tidak tahu kemana 
pesawat itu pergi.

Karena kalo memang pesawat ini dikirim masuk kewilayah Iran, maka begitu hilang 
dari kontrol, dengan segala cara pasti Amerika mencarinya masuk jauh kedalam 
wilayah Iran untuk menyelamatkannya.

Ingat, Drone itu sendiri bukan pesawat yang canggih malah sangat sederhana, 
tapi menjadi canggih karena pusat kontrolnya yang menerima data2 yang 
dikirimkan itu yang canggih.  Pesawat ini persis sama dengan pesawat radio 
control mainan anak2.

But Bill Sweetman, the editor in chief of Defense Technology International, 
believed everything inside the plane would be in one piece based on what he 
could see from the video released by the Iranians.  Sweetman added this 
aircraft did not represent the crown jewels of U.S. technology. "This is not 
the most advanced stealth technology out there.

Pernyataan Bill Sweetman diatas ini pun berasal dari sumber yang anda rujuk 
itu.  Jelas kata2nya bahwa teknologi Drone bukan "most advanced stealth 
technology".

Amerika memang selalu me-mata2i Iran, tapi bukan cuma Iran melainkan semua 
negara2 didunia.  Itu bisa dilakukan dengan pemantauan melalui satelit mata2 
Amerika.

Fungsi Drone bukan untuk itu melainkan untuk membimbing tembakan peluru kendali 
kesasaran yang tepat, untuk itulah Drone mengukur data2 dari target yang akan 
dihancurkannya.

The Iranian ambassador to the United Nations, Mohammad Khazaei, told CNN, "It 
was brought down somewhere in about some 150 miles or 250 kilometers deep into 
the Iranian territory in the province of Khorasan in the northern city of 
Tabas."

The Tabas desert is a remote region used by the U.S. military in 1980 as a 
staging area during the abortive attempt to rescue the hostages at the U.S. 
embassy in Tehran.

According to experts who follow Iran's nuclear program, this part of the 
country is not known for nuclear facilities.

Jelas dari pernyataan Iran ambassador diatas, bahwa pesawat ini jatuh di utara 
kota Tabas, sedangkan kota Tabas bukanlah kota yang dikenal sebagai wilayah 
fasilitas nuclear Iran.

Jadi untuk me-mata2i fasilitas nuclear Iran tidak bisa menggunakan Drone tapi 
satelit mata2 Amerika yang lebih canggih.  Nanti kalo sudah dalam tahap 
penyerangan untuk menghancurkan fasilitas nuclear ini, maka untuk ketepatan 
mencegah menyebarnya radio aktif, maka bagian2 yang diserang haruslah akurat, 
dan inilah saatnya Drone ditugaskan.

Tetapi, kalo memang nantinya fasilitas nuclear Iran akan dihancurkan, saya 
yakin tidak menggunakan Drone tapi langsung serangan militer seperti yang 
dilakukan Israel terhadap fasilitas nuclear Syria yang dihancurkannya pada 
bulan Septembar 2008.

Apalagi omong besar Iran yang katanya bisa menggaet dengan system electronic... 
 ini bohong besar dan PASTI enggak mungkin, tapi untuk menjelaskannya anda 
harus menguasai tentang gelombang radio.  Gelombang frekuenzy remote kontrol 
bisa dibungkus sehingga tidak bisa ditracking lawan darimanapun juga meskipun 
dari Amerika ataupun CIA sendiri.

Iran omong besar, dan Amerika tidak banyak membantah bahkan menggongkannya 
dengan menyatakan bahwa Iran sudah berhasil mengcopy Drone yang jatuh ini 
dengan retrofit engineering.  Jadi gong-nya Amerika juga menyesatkan.  
Sedangkan Drone ini sedang dalam proses penjualan kepada Arab Saudia.  Ini 
adalah terkait kepentingan politik Amerika, cenderung merupakan skandal "Iran 
Gate" jilid kedua.

The Tabas desert is a remote region used by the U.S. military in 1980 as a 
staging area during the abortive attempt to rescue the hostages at the U.S. 
embassy in Tehran.

Wilayah dataran Tabas adalah tempat yang sama dulunya menjadi tempat sandiwara 
"Iran Gate".

Iran bukan benar2 musuh Amerika, melainkan kuda hitam yang diperankan sebagai 
musuh Amerika untuk melacak dan me-mata2i musuh2 Amerika yang sebenarnya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke