http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=42&id=36061
JUMAT, 22 Desember 2011 | 


Thee Kian Wee


Ilmu Sejarah Ekonomi Mulai Berkembang?
Selain membuat buku dan kajian tentang ekonomi Indonesia, Professor Arndt juga 
mendorong sejumlah mahasiswa pascasarjana Australia dan Selandia Baru untuk 
menulis disertasi tentang berbagai aspek dan masalah ekonomi Indonesia.


Beberapa di antara mereka kemudian muncul sebagai pakar yang terkemuka di dunia 
tentang ekonomi Indonesia, yaitu Prof Anne Booth, yang bersama Dr Peter 
McCawley pada 1981 menerbitkan buku pertama tentang ekonomi Indonesia selama 
era Soeharto, The Indonesian Economy During the Soeharto Era (Oxford University 
Press, 1981).

Prof Booth kemudian menyunting buku The Oil Boom and After –Indonesian Economic 
Policy and Performance in the Soeharto Era (Oxford University Press, 1992).

Sebagai ekonom yang juga mendalami sejarah ekonomi Indonesia, Booth pada 1998 
menerbitkan buku The Indonesian Economy During the Nineteenth and Twentieth 
Centuries – A History of Missed Opportunities (Macmillan Press, 1998).

Empat mantan mahasiswa pascasarjana Arndt lainnya yang mumpuni adalah Prof 
Howard Dick, penulis buku The Interisland Shipping Industry in Indonesia - An 
analysis of competition and regulation (Institute of Southeast Asian Studies, 
Singapore, 1987), dan telah diterjemahkan dengan judul Industri Pelayaran 
Indonesia – Kompetisi dan Regulasi (LP3ES, Jakarta, 1989).

Lalu Prof Hal Hill yang menulis berbagai buku tentang ekonomi Indonesia, yaitu 
Foreign Investment and Industrialization in Indonesia (Oxford University Press, 
1988), The Indonesian Economy Since 1966 (Cambridge University Press, 1996, 
edisi kedua tahun 2000), Indonesia’s Industrial Transformation (Institute of 
Southeast Asian Studies, Singapore, 1997), dan Indonesia’s New Order (Allen and 
Unwin, Sydney, 1994).

Associate Professor Chris Manning menulis buku Indonesia’s labour in transition 
– An East Asian success story? (Cambridge University Press, 1998) dan 
menyunting dua buku, The Great Migration – Rural Urban Migration in China and 
Indonesia bersama Prof Xin Meng (Edward Elgar, 2010), dan Employment, Living 
Standards, and Poverty in Contremporary Indonesia, bersama Dr Sudarno Sumarto.

Akhirnya, Dr Peter McCawley bersama dengan Prof Sisira Jayasuriya menulis buku 
The Asian Tsunami – Aid and Reconstruction After a Disaster (Edward Elgar, 
2010) yang banyak membahas respons terhadap tsunami yang dialami Indonesia pada 
akhir Desember 2004.

Indonesia Mengepalai Proyek
Ada suatu perkembangan menarik terkait Proyek Indonesia ANU karena dua 
sokoguru, yaitu Chris Manning, mantan Kepala Proyek Indonesia ANU dan Associate 
Professor Ross McLeod, pada akhir 2011 akan pensiun.
Sebagai pengganti kepala proyek Indonesia yang baru ditunjuklah Associate 
Professor Budy Resosudarmo, dan pada pertengahan 2012 akan diperkuat Dr Arianto 
Patunru, keduanya dari FE UI. Diyakini suasana akademik yang kondusif di ANU 
akan merangsang mereka menghasilkan karya ilmiah yang mumpuni dan bermanfaat 
untuk Indonesia.

Selain itu, perkembangan mutakhir lain yang menarik adalah munculnya perhatian 
yang lebih besar pada kajian tentang sejarah ekonomi Indonesia modern di 
Indonesia maupun di Belanda dan Australia.
Mungkin karya pertama yang menggunakan analisis ekonomi secara eksplisit dalam 
kajian sejarah ekonomi Indonesia adalah Thee Kian Wie yang telah menulis 
disertasi di University of Wisconsin, Madison, tentang Plantation Agriculture 
and Export Growth: An economic history of Indonesia, 1863 – 1942. Atas anjuran 
Prof Taufik Abdullah, Direktur LEKNAS-LIPI selama 1974 -1978, disertasi ini 
kemudian diterbitkan LEKNAS-LIPI dan LP3ES pada 1977.

Pada 1998 Anne Booth dari Departemen Ekonomi, School of Oriental and African 
Studies (SOAS, University of London) menerbitkan buku yang cukup provokatif, 
The Indonesian Economy in the Nineteenth and Twentieth Centuries – A History of 
Missed Opportunities (Macmillan, 1998).

Membangun Minat
Minat mahasiswa pascasarjana Indonesia pada kajian sejarah ekonomi Indonesia 
berawal sewaktu Dr J Thomas Lindblad (Universitas Leiden) dan Prof Bambang 
Purwanto (Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada/UGM) 
menyelenggarakan Summer Course on Indonesian Economic History di UGM, 
Yogyakarta, pada pertengahan 1995, 1996, dan 1997.

Setelah Summer Course itu beberapa lulusan terbaik menempuh studi pascarsarjana 
di sejumlah universitas. Dr Sri Margana dan Dr Singgih Tri Sulistiyono ke 
Universitas Leiden, Dr Nasution ke Universitas Nagoya, dan Dr Wasino ke UGM. 
Kini mereka menjadi guru besar bidang sejarah ekonomi Indonesia di universitas 
masing-masing.

Pada 2002 Prof Howard Dick, Prof Vincent Houben, Dr J Thomas Lindblad, dan Dr 
Thee Kian Wie menerbitkan buku kedua (setelah buku Booth di atas) tentang 
sejarah ekonomi Indonesia yang berjudul The Emergence of a National Economy – 
An Economic History of Indonesia, 1800–2000 (Allen & Unwin, Sydney, 2002, dan 
KITLV Press, Leiden, 2002).

Lindblad, yang merupakan motor penggerak kajian sejarah ekonomi Indonesia 
modern, telah menerbitkan beberapa buku yang sangat menarik, yaitu Between 
Dayak and Dutch – The Economic History of Southeast Kalimantan, 1880-1942 
(Foris Publications, 1988), dan Bridges to New Business – The Economic 
Decolonization of Indonesia (KITLV Press, Leiden, 2008).

Rupanya, kajian sejarah ekonomi Indonesia modern kini mengalami suatu masa 
“boom”, karena tahun depan akan diterbitkan buku ketiga tentang sejarah ekonomi 
modern Indonesia, yaitu Economic History of Indonesia 1800 – 2000 – Growth 
without Catching Up yang ditulis Prof Jan Luiten van Zanden dari Universitas 
Utrecht, Belanda, dan Dr Daan Marks, kini staf ahli di Kementerian Keuangan 
Belanda.
Apakah kini kajian sejarah ekonomi Indonesia modern bisa sebagai masa terbaik 
bagi kajian sejarah ekonomi Indonesia?


KOMENTAR BERITA "Ilmu Sejarah Ekonomi Mulai Berkembang?"

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke