Refl: Wah! Sehr gute Dr Habibie Sie sind mutig und macht eine gute Arbeit. Wir 
wünschen Ihnen viel Glück bei der Unterstützung der TKI! Hebat Habibie 
sekalipun badannya kecil berani ke Arab Saudia untuk berusaha menyelamatkan TKI 
dari pancungan kepala, bila dibandingkan dengan yang berpangkat jenderal 
berbintang-bintang mengkilat di pundak dan dada yang berani mati tak tahut 
hidup ternyata tak berkutik takut digertak orang Arab Saudi. Insyaallah Habibie 
berhasil, kalau tidak berhasil lantas apa yang harus dikerjakan?


http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=103655

Sabtu, 24 Desember 2011 , 09:13:00


Habibie Siap Selamatkan TKI Terancam Pancung
Sore Ini ke Arab Saudi, Bertemu Pangeran Al Waleed


JAKARTA – Mantan Presiden B.J. Habibie punya kesibukan baru. Sore ini (24/12) 
dia dijadwalkan terbang ke Riyadh, Arab Saudi, untuk melobi pemerintah Negeri 
Petro Dolar itu agar bersedia membantu meringankan hukuman Tuti Tursilawati. 
Tuti adalah TKI yang telah divonis hukuman pancung di Saudi.Keterlibatan 
Habibie dalam upaya meringankan hukuman bagi Tuti itu kemarin diungkap Humphrey 
Djemat, juru bicara satgas penanganan TKI yang terancam hukuman mati di luar 
negeri.

’’Saya ikut terbang bersama beliau (Habibie, Red),’’ ujar Humphrey. Dia 
menambahkan, setiba di Riyadh, Habibie akan disambut Ketua Satgas TKI Maftuh 
Basyuni serta Dubes Indonesia di Saudi Gatot Abdullah Mansyur. Agenda utama 
kunjungan itu, Habibie bersama rombongan akan bertemu Pangeran Al Waleed bin 
Talal Al Saud. Humphrey menjelaskan, satgas menaruh harapan besar pada agenda 
pertemuan dengan pangeran Saudi itu. ’’Kami semua berharap ampunan bagi Tuti 
bisa dikeluarkan,’’ ujarnya.

Menurut Humphrey, upaya menggandeng Habibie tersebut merupakan inisiatif 
satgas. Untungnya, dengan pertimbangan urusan kemanusiaan, Habibie bersedia 
ikut berupaya menyelamatkan nyawa Tuti. Humphrey juga menuturkan bahwa Habibie 
memiliki hubungan pribadi yang sangat baik dengan Kerajaan Arab Saudi. ’’Pihak 
kerajaan pun akhirnya bersedia menerima kedatangan Habibie,’’ katanya.Setelah 
mendapat kepastian Kerajaan Saudi menerima kunjungan itu, satgas langsung 
meminta restu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Akhirnya, SBY memberikan 
persetujuan, bahkan mendukung penuh upaya negosiasi tersebut. Humphrey 
menegaskan, dengan prosedur itu, berarti Habibie sudah mendapat penugasan resmi 
dari pemerintah untuk menyelamatkan Tuti.

Sebelumnya diberitakan, waktu yang dimiliki satgas untuk membebaskan Tuti kian 
mepet. Diperkirakan, waktu yang tersedia sekitar sebulan. Satgas sudah mengecek 
kondisi Tuti di penjara Thaif. Menurut versi satgas, kondisi Tuti di penjara 
baik-baik saja dan tampak tegar.Negosiasi satgas dengan ahli waris korban 
pembunuhan yang dilakukan Tuti terhitung sudah lima kali. Pertemuan terakhir 
terjadi pada 13 November lalu. Dalam pertemuan itu, ahli waris almarhum Suud 
Mulhaq Al Otaibi, majikan yang tewas di tangan Tuti, menyebutkan bahwa 
pembunuhan itu dilakukan secara terencana. Akibat tindakan itu, TKI asal Desa 
Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, tersebut 
dijatuhi hukuman mati oleh Mahkamah Umum Saudi

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke