Refl. Kalau bisa dibangkitkan semangat dan otot dengan obat-obat yang bisa 
didapat di pasaran sekarang, berarti ada solusi, tinggal telan obat dan 
“action”  Tetapi, diabetes juga membuat banyak komplikasi organ tubuh, misalnya 
ginjal tidak berfungsi sebagaimana mestinya dan untuk ditolong harus dialis 
darah (cuci darah) secara berkala. Adalagi akibat yang kaki harus diamputasi, 
etc. Jadi jagalah kesehatan. Sering gerak badan, salah satu bentuk gerak badan 
yang murah dan mudah ialah jalan kaki. Untuk mencegah segala kemungkinan, 
sebaiknya diperiksa urine (kencing) dan darah setahun sekali, agar bila ada 
simpton diabetes atau penyakit lain bisa segera ditolong.


http://health.kompas.com/read/2012/01/06/11252471/Diabetes.Bisa.Melumpuhkan.Organ.Seksual
Diabetes Bisa Melumpuhkan Organ Seksual
Lusia Kus Anna | Jumat, 6 Januari 2012 | 11:25 WIB 
Kompas.com - Diabetes yang tidak terkendali bisa menyebabkan kerusakan pada 
organ-organ tubuh atau yang disebut dengan komplikasi. Selain memicu penyakit 
jantung, stroke, atau ginjal, komplikasi diabetes juga bisa merusak organ-organ 
seksual.

Pada dasarnya yang menyebabkan kerusakan adalah gula darah yang selalu tinggi 
akibat resistensi insulin (diabetes tipe 2) atau tidak tersedianya insulin 
(diabetes tipe 1). 

Kadar gula darah yang disarankan untuk penderita diabetes adalah di bawah 150 
atau 180 jika mereka sudah menderita penyakit ini cukup lama. Dalam kadar ini 
kerusakan saraf dan pembuluh darah bisa diperlambat.

Agar dapat berfungsi optimal, organ-organ seksual harus ditunjang oleh aliran 
darah yang baik serta kemampuan untuk merespon rangsangan yang diterima. Jika 
gula darah terlalu tinggi, sel-sel tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga 
saraf pun menjadi rusak. Hal ini menyebabkan pasien mati rasa.

Gula darah yang tidak terkontrol juga merusak pembuluh darah akibat menurunnya 
kemampun untuk berkontraksi dan rileksasi saat dibutuhkan. Gangguan ini juga 
meningkatkan risiko aterosklerosis yang mengganggu aliran darah.

Faktor-faktor tersebut tentu ikut berpengaruh pada fungsi seksual seseorang. 
Kerusakan saraf bisa menyebabkan berkurangnya sensasi pada organ genital 
sehingga gairah menjadi sulit dibangkitkan meski sudah mendapat rangsangan. 

Terganggunya aliran darah menyebabkan disfungsi ereksi atau impoten pada pria 
dan kurangnya lubrikasi atau kesulitan mencapai orgasme pada wanita. Yang 
terburuk adalah seringkali pasien diabetes memiliki respon yang buruk pada 
obat-obatan disfungsi ereksi.

Oleh sebab itu sangat dianjurkan untuk melakukan pengendalian gula darah untuk 
mencegah penyakit sekaligus menjaga keharmonisan rumah tangga. Hal ini bisa 
dimulai dengan mulai melakoni gaya hidup sehat seperti mengonsumsi makanan 
seimbang yang rendah gula atau karbohidrat sederhana. 

Olahraga merupakan sebuah keharusan bagi penderita diabetes. Selain menjaga 
kestabilan gula darah, olahraga juga bermanfaat untuk menjaga mood dan 
kebugaran.

Cara lain untuk menjaga agar kehidupan seksual tidak terganggu adalah secara 
rutin berhubungan seksual. "Supaya aliran darah ke area genital menjadi lancar, 
pergunakanlah untuk melakukan hubungan seks," kata Ian Kerner, penulis buku 
Good in Bed Guide to Overcoming Premature Ejaculation.

Faktanya, orang yang bercinta minimal sekali dalam seminggu cenderung memiliki 
fungsi organ seksual lebih baik meski usia bertambah.

TERKAIT:
  a.. Diabetes Pasti Diturunkan kepada Anak? 
  b.. Pentingnya Olahraga untuk Cegah Diabetes 
  c.. Wanita Diabetes Ingin Hamil? Lakukan 4 Hal Ini 
  d.. Diabetes pada Anak Belum Diwaspadai


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke