Ada yang mengirim berita ini di facebook..

SANAA, KOMPAS.com — Seorang gadis Yaman berusia 13 tahun meninggal lima hari 
setelah hari pernikahannya. Gadis yang dipaksa menikah ini meninggal karena 
menderita kerusakan organ seksual dan pembuluh darah yang pecah.

Forum Hak Asasi Manusia Shaqaeq Arab dalam sebuah pernyataan yang mengutip 
laporan medis, Kamis (8/4/2010), menyebutkan bahwa Ilham Mahdi al-Assi, nama 
gadis malang itu, meninggal pada hari Jumat di Rumah Sakit al-Thawra, Provinsi 
Hajja, di utara ibu kota negara itu. Ilham dikawinkan pada hari Senin dalam 
sebuah pengaturan tradisional yang dikenal sebagai "pertukaran perkawinan". 
Dalam tradisi semacam itu, saudara laki-laki pengantin perempuan juga menikah 
dengan saudari perempuan pengantin pria.

"Ilham telah meninggal sebagai martir akibat pelecehan terhadap kehidupan 
anak-anak di Yaman," kata organisasi non-pemerintah tersebut. "Kematiannya 
merupakan contoh keji dari penentangan terhadap pernikahan dini di Yaman, yang 
menyebabkan terjadinya pembunuhan terhadap anak-anak perempuan," kata laporan 
itu.

Pernikahan gadis-gadis muda merupakan hal lumrah di negara yang memiliki 
struktur kesukuan kuat itu. Kematian seorang gadis 12 tahun saat melahirkan 
pada September tahun lalu juga menggambarkan kasus kematian pengantin di negara 
itu. Banyak dari mereka bahkan menikah sebelum memasuki masa puber.

Kontroversi telah meningkat di Yaman belakangan ini terkait adanya 
undang-undang mengenai larangan terhadap pernikahan anak. Berdasarkan 
undang-undang itu, usia minimum bagi perempuan untuk menikah adalah 17 tahun 
dan bagi laki-laki adalah 18 tahun.

Namun, undang-undang itu banyak ditentang. Ribuan perempuan konservatif 
berdemonstrasi di luar gedung parlemen bulan lalu. Mereka mengikuti seruan 
partai-partai Islam yang menentang undang-undang tersebut. Hanya sejumlah kecil 
perempuan yang berunjuk rasa di tempat yang sama beberapa hari kemudian untuk 
mendukung undang-undang itu. Pelaksanaan undang-undang itu ditunda karena 
parlemen masih harus melakukan peninjauan ulang. Namun, hingga kini permintaan 
peninjauan belum juga diajukan. 



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke