Bikin satu sih bisa, tetapi bikin 10.000?????????????????????
Salam. Stanley. From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of item abu Sent: Saturday, January 07, 2012 7:45 AM To: [email protected] Subject: Re: [proletar] Menperin: Esemka Jangan Sampai Senasib Timor Menteri dungu dan idiot!!! Esemka itu pasti ga bakal bisa dijual secara komersial sama sekali, krn kualitasnya jelek dan harganya relatif sangat mahal unt kelasnya, krn dirakit secara manual. Dan pasti komponen2nya sebagian besar ngambil dr komponen mobil lain, yg dibuat sendiri paling2 cuma bodinya doang. Lalu, apa yg bisa dijadikan sbg proyek mobil nasional? Timor jg ga lbh dr ganti logo doang dari KIA jadi Timor, sisanya 100% bikinan Korea. Apanya yg disebut mobil nasional? Menteri, walikota dll itu cuma tong kosong nyaring bunyninya, berasbun ria tanpa ngerti sama sekali apa yg sebenarnya ada. From: Sunny <[email protected] <mailto:ambon%40tele2.se> > >To: [email protected] <mailto:Undisclosed-Recipient%40yahoo.com> > >Sent: Saturday, January 7, 2012 6:29 PM >Subject: [proletar] Menperin: Esemka Jangan Sampai Senasib Timor > > > >Refl: Mesin mobil Esemka berasal dari mana?? MS Hidayat, menteri perindustrian >menyatakan :”Esemka jangan senasib Timor”. Sebagusnya sang menteri menyatakan >bahwa usaha Tommy Soeharto dan perusahaan auto Korea bernama“KIA” untuk >menciptakan mobil “Timor” gagal, antara lain karena ayahnya Tommy, haji >Muhammad Soeharto, mantan Jenderal TNI, presiden NKRI jatuh terpelanting dari >kursi kekuasaan negara. Jadi terpakasa mobil Timor tidak dilanjutkan. > >http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/01/06/00314975/Menperin.Esemka.Jangan.Sampai.Senasib.Timor > >Menperin: Esemka Jangan Sampai Senasib Timor >| Tri Wahono | Jumat, 6 Januari 2012 | 00:31 WIB > >TRIBUNNEWS.com Wali Kota Solo Joko Widodo dan mobil Kiat Esemka produksi anak >bangsa >JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat menginginkan >mobil Esemka yang dibuat siswa SMK di Solo bisa menjadi cikal bakal lahirnya >mobil nasional. Namun, Hidayat tidak ingin mobil Esemka gagal senasib dengan >proyek mobil nasional era Orde Baru yang melahirkan mobil Timor. > >"Sebagai inovasi dalam bidang engineering dalam negeri, patut diapresiasi. Apa >yang terjadi di Solo menjadi trigger bisa menghasilkan mobil nasional. Ini >refleksi keinginan bangsa melahirkan mobil nasional. Di Orde Baru kan gagal, >dan saya tidak ingin ini gagal," kata Hidayat di kompleks Istana Kepresidenan >Jakarta, Kamis (5/1/2012). > >Menurut dia, lahirnya mobil Esemka sangat tepat dan sesuai dengan salah satu >instruksi Presiden SBY kepadanya untuk melahirkan mobil nasional. "Pada tahun >ketiga ini saya sudah membuat beberapa prototipe. Ada namanya low price green >car. Ada mobil niaga untuk pedesaan dan petani dan beberapa teman swasta bikin >namanya Gea, Tawon, dan sebagainya. Sekarang tahap uji coba kelayakannya, >tetapi setelah prototipe dan ketangguhan mesin sudah jadi," kata dia. > >Ia mengatakan, ke depan, Esemka membutuhkan industri pendukung, seperti >industri komponen, sarana penunjang, bengkel dan purnajual programnya, serta >outlet. > >"Secara teknologi, sudah layak mendapatkan nilai dari perindustrian dan >Menteri Perhubungan untuk bisa turun ke jalan. Nanti Menteri Perindustrian >akan menyopir mobil itu sebagai simbol ini akan bisa dilakukan," kata menteri >dari Partai Golkar ini. (Tribunnews.com/Hasanudin Aco) > >TERKAIT: >a.. Mobil Esemka Akan Dihadiahkan kepada Presiden >b.. Bantu Esemka, Kemenhub Kirim Tim ke Solo >c.. Mobil Esemka, Fenomena Luar Biasa >d.. Bupati Tasikmalaya Tertarik Gunakan Mobil Esemka >e.. Kiat Esemka Didorong Buat Bus > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
