MENGHITUNG MASA DEPAN POLITIK AMERIKA SERIKAT - Presiden dari Kalangan Muslim 
Bukan Mustahil 

Thursday, 19 January 2012 

Presiden Amerika Serikat beragama Islam? Mengapa tidak? Sewaktu John F Kennedy 
yang beragama Katolik berkampanye menjadi presiden pada 1960,rakyat AS 
meragukan keberhasilan Kennedy.

Sewaktu Barack Obama yang berkulit hitam menjadi presiden pada 2008 rakyat AS 
juga mencatat sejarah baru. Kali ini calon kuat penantang Obama adalah mantan 
Gubernur Massachussetts Mitt Romney,yang beragama Mormon,sebuah aliran sempalan 
dari Kristen,yang berseberangan dengan mayoritas umat Kristen Protestan di AS 
pada umumnya. Anggota Kongres Joe Lieberman,yang beragama Yahudi,juga pernah 
mencalonkan diri menjadi presiden. 

Bagaimana jika presiden AS datang dari kaum muslim? Ini juga bukan mustahil 
walaupun peluang itu masih terlalu jauh dengan berbagai tantangan dan 
resistensi negatif rakyat AS.Namun jika dilihat dari perkembangan Islam di AS 
beberapa tahun ini,dengan munculnya beberapa politisi muslim di Kongres 
AS,sekali lagi bukan mustahil untuk bisa terjadi satu saat nanti. 

Komentar atau sikap paling terbuka soal kemungkinan ini datang dari kandidat 
Presiden AS Newt Gingrich di South Carolina kemarin.”Saya akan mendukung 
seorang muslim menjadi presiden jika mereka berjanji untuk tidak menerapkan 
syariat,”ujar mantan Ketua Kongres AS itu. Komentar Gingrich ini sedikit 
melunak setelah sebelumnya menuduh Islam sebagai agama teroris yang berbahaya. 

”Seorang modern sejati yang kebetulan menyembah Allah tidak akan menjadi 
ancaman. Seseorang yang percaya pada syariat atau upaya apa pun untuk 
menerapkan syariat pada kita semua,itu akan menjadi ancaman yang 
mematikan,”lanjut Gingrich. Dia menambahkan,muslim yang bisa diterima menjadi 
presiden AS adalah mereka yang berpikiran modern dan terbuka dengan semua 
agama. 

”Jika mereka orang modern yang terintegrasi ke dalam dunia modern dan mereka 
siap untuk mengakui semua agama, tentu akan berbeda,” katanya. Di lain 
pihak,lanjut Gingrich, jika muslim tersebut adalah warga Arab Saudi yang 
menuntut agar rakyat AS menghormati mereka,sementara mereka sendiri menolak 
umat Yahudi atau Kristen beribadah di Arab Saudi,itu jelas tidak bisa diterima. 

Menurut Zachary Bailes dari Wake Forest University Divinity School,salah satu 
hambatan besar bagi muslim untuk menjadi presiden adalah bahwa mayoritas rakyat 
AS menganggap negara ini adalah negara Kristen.Romney adalah contoh paling 
bagus untuk membuktikan bahwa negara ini bukan negara Kristen,namun negara yang 
menjadi kebebasan beragama berdasarkan Amendemen Pertama Konstitusi AS. 

”Bangsa Kristen sejati seharusnya tidak memberlakukan agama resmi apa pun pada 
rakyatnya,namun harus mendukung kebebasan berpendapat untuk mengungkapkan isi 
hatinya,apakah dia muslim, Mormon atau apa pun,”tulis Bailes dalam Associated 
Baptist Press. Laporan KORESPONDEN SINDO IRAWAN NUGROHO Washington 

http://www.seputar-indonesia.com/edisic ... /461796/1/

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke