steve jobs meninggal karena dia tidak mau operasi kanker di stage awal.

ketika dia terdeteksi kanker, dia bukannya operasi atau makan makanan yang 
mengandung protein tinggi, tapi dia malahan berpuasa dan diet ketat makan 
sayuran sesuai agamanya buddha zen.  ketika dilakukan operasi, hal itu sudah 
terlambat karena kankernya menyebar kemana-mana.

sakitnya steve jobs bukannya menjadikan dia sebagai pekerja keras dan innovator 
ulung, tapi karena memang steve sudah menjadi pekerja keras dan innovator ulung 
dari sejak muda.  steve jobs menjadi innovator handal sudah dari sejak muda 
ketika berkenalan dengan woz dan masih menjadi hippie.

kalo sampeyan sudah membaca bukunya, bisa juga disimpukan juga bahwa kanker 
pankreas itu terjadi karena steve diet terlalu ketat dan sering berpuasa secara 
ekstrim menjadikan kurang produksi protein sehingga menyebabkan kanker.

kalo 3 kata terakhir sih, itu kan karena steve memang menderita kesakitan yang 
amat sangat karena kanker sehingga "oh wow, oh wow, oh wow".  kalo islam 
mengucapkan "la illaha ilallah" dalam hati, sehingga meninggalnya tenang.

bagaimana sampeyan kok bisa mengambil kesimpulan agama islam mempunyai 
kesimpulan buruk tentang kematian?  emangnya sampeyan tau agama islam?

kematian dalam agama islam tidak pernah digambarkan dengan sesuatu yang buruk.  
"ketika bayi lahir menangis dan orang2 sekelilingnya gembira.  sebaliknya, 
ketika meninggal orang sekelilingnya menangis, padahal yang meninggal itu 
menuju kedamaian di sisi tuhan".





--- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote:
>
> 
> terus terang saya tidak menyukai berumur panjang,
> lebih baik berumur pendek tapi bisa berkontribusi sebaik mungkin...
> 
> ketika umur kita panjang, artinya kita mulai menyaksikan sahabat, keluarga, 
> dan teman yang pernah kita kenal dan sayangi meninggal dunia...
> 
> orang yang mati tentu tidak bisa bersedih, tapi yang ditinggalkannya yg akan 
> mengalami kesedihan...
> 
> sambil mendengarkan JL (si komunis kristen dari liverpool), ada dua hal yg 
> selama ini  membuat saya kadang menitikan air mata
> 
> 1. kematian kakak saya, kematian kakak saya boleh dibilang dipercepat (ini 
> ide saya), karena sudah tidak bisa tertolong, saya paling gak kuat kalau 
> melihat anaknya yg masih kecil, secara rasional mungkin ide saya tepat, 
> karena melihat situasi saat itu memang kemungkinan terbaik mempercepat 
> kematiannya, tapi sy selalu dihantui perasaan agak bersalah, pernah sekali 
> anaknya pulang ke solo untuk mengunjungi makam mama-nya dan menanyakan 
> mengapa saya tidak mau  ikut, dan juga selalu  menanyakan mengapa saya tidak 
> menangis? (saya selalu menangis dalam hati, dan berusaha menahan tegar)
> 
> biasanya anaknya sering bertanya kepada saya  masalah ilmu2 alam dalam 
> tingkat sederhana, namun belakangan pertanyaan ttg saya dan mama-nya agak 
> sering ditanyakan 
> 
> 2. Saya sering teringat Pak Umar Said, meski saya belum pernah bertemu fisik 
> dengannya, tapi beliau cukup rajin men-cc email kepada saya, dan saya ingat 
> betul, beberapa hari sebelum Pak Umar Said meninggal, beliau mengirim saya 
> email, dan lalu saya menjawabnya untuk minta advise kira-kira langkah apa 
> yang selanjutnya untuk dilakukan...
> 
> tentu saja email itu tidak pernah dijawabnya, karena beliau telah meninggal...
> 
> 3. Agama, terutama islam mempunyai gambaran kematian yang cukup buruk, 
> inspirasi ttg indahnya kematian saya dapatkan dari Steven Paul Jobs...
> 
> tahun 2004, Steve divonis kanker, dan kemudian tahun 2005 ia berpidato di 
> Stanford, tentang umurnya yang tidak lama lagi, tentang waktunya yang semakin 
> terbatas...
> 
> ketika orang mengetahui dirinya akan meninggal, saya kira orang tersebut akan 
> semakin produktif didalam dua kemungkinan
> 
> a. ia akan semakin produktif untuk berdoa, setiap waktunya akan ia habiskan 
> untuk berdoa sebelum ajal menjemput
> 
> b. Steve memberi inspirasi bahwa waktunya yg tinggal sebentar akan ia gunakan 
> untuk mengubah dunia
> 
> Ipod memang sudah diproduksi sebelum tahun 2004, namun kejayaan apple yg 
> memproduksi ipod, ipad, iphone, justru terjadi ketika steve telah tahu 
> umurnya tidak akan lama lagi...
> 
> Steve semakin menjadi inovator handal, ketika sudah mengetahui umurnya tidak 
> akan lama lagi...
> 
> 
> DI titik ini, steve tahu bahwa kerja kerasnya  tidak akan bisa ia nikmati, 
> karena ia sudah tahu umurnya tidak akan lama lagi, tapi seperti apa yang 
> dikatakan oleh gurunya Kobun Otogawa, bahwa ia (steve) harus segera merubah 
> dunia...
> 
> 1 minggu sebelum Steve mundur dari CEO apple, ia pingsan dalam meeting...
> 
> 1 hari sebelum ipad diluncurkan, steve dalam keadaan sudah tidak bisa 
> apa-apa, tetap ingin mendatangi peluncuran ipad
> 
> dan akhirnya steve meninggal 1 hari setelah ipad terbaru diluncurkan
> 
> menurut anaknya, kata-kata steve terakhir sebelum meninggal dunia...
> 
> tentu saja bukan 
> 
> 'teee sateee' kalo gitu biasanya itu tukang sate madura kali
> 
> 'La ilaha ilallah'  kalo ini biasanya orang islam (tapi kakak saya ketika 
> meninggal tidak bisa mengucapkannya, karena morfin membuat badannya 
> sangat-sangat lemah)
> 
> tapi kata2 steve mengucap 3 ulangan kata sebelum meninggal
> 
> 'Oh Wow, oh Wow, oh Wow'
> 
> kematian begitu indah bagi Steven Paul Jobs
> 
> 'Death is life's best invention'
> (Steven Paul Jobs)
> 
> ....
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke