Fatwa Peci Mati Haramkan Perayaan dan Ucapan Imlek
Ketua Persaudaraan Cina Islam Majelis Tionghoa Indonesia (PECIMATI) telah
mengeluarkan fatwa haramkan Imlek dan melarang merayakannya maupun mengucapkan
selamat kepada sesama.
Fatwa ini sumbernya sama yaitu MUI tetapi agar tidak terjadi pro and con yang
mengganggu hubungan RI dengan Cina maupun negara2 tetangga, maka Fatwa ini
sengaja dikeluarkan oleh Persaudaraan Cina Islam agar tidak menyinggung sesama
Tionghoa-nya.
Dalam shalat Jum'at yang lalu, wakil ketuanya (bukan keturunan Tionghoa) yang
menjadi imam memimpin shalat menjelaskan bahwa Imlek merupakan perayaan berhala
yang paling diharamkan dalam Islam. Dihadapan ratusan Cina Islam dalam shalat
Jum'at yang lalu ditegaskan bahwa sebagai keturunan Cina yang sudah pasrah
masuk Islam diminta untuk tetap setia memeluk Islam sebagai agama yang benar.
Cina Islam bukan cuma merayakan dan mengucapkan Selamat Imlek kepada sesamanya
tapi juga merayakan dan mengucapkan Natal kepada sesamanya. Aneh, Cina itu
seharusnya lebih duluan mengenal Islam daripada Nasrani, tapi kenapa mereka
lebih bersahabat kepada Nasrani katimbang kepada Islam ??? Mungkin Nasrani
dulunya tidak ada yang membakar toapekong, hanya Islam yang boleh menghancurkan
toapekong dan membakar kuilnya bukan membakar dupanya.
Hal ini menjadi perhatian yang besar oleh ketua MUI karena ternyata banyak
keturunan Cina yang meskipun sudah memeluk Islam tetap menganut kepercayaan
orang tuanya menyembahyangi toapekon dewi Kwan-Im dan dewa2 malaikat lainnya.
Yang lebih memprihatinkan lagi, bahwa banyak Cina2 yang sudah masuk Islam
ternyata juga beragama Nasrani Kristen atau Katolik secara diam2. Mereka cuma
membayar sedikit zakat tetapi menyebar angpaw2 yang besarnya beberapa puluh
lipat kali kepada para penyembah toapekong itu.
Banyak keturunan Cina Islam yang marah dan menggerutu tetapi tidak berani
terang2an sama seperti MUI juga tidak berani terang2an dalam menyebarkan
larangannya, lebih bersifat psikologis teror war terhadap keturunan Cina Islam
ini untuk mencegah dipolitisir kedunia Internasional sehingga bisa mengganggu
hubungan baik RI-Cina.
Ini yang namanya diluar tampai baik2 tapi dibelakang saling mementung. Tapi
siapa yang mementung dan siapa yang dipentung bolehlah anda mendiskusikannya
sendiri.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/