Refleksi: Kelihatan liciknya MMI dalam mengalih perhatian dari perbuatan mereka. Siapa menembak polisi di Piru? Siapa menyimpan berbagai jenis senjata dan peluru di gedung STAIN di Ambon?
http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=180208 Rabu, 13 Juli 2005, Kapan Giliran Koruptor Lain? Tersangka kasus korupsi, mantan Diretur Utama Jamsostek Achmad Djunaidi, ditangkap di Hotel Hilton, Makkah, kamar 1503, Jumat (4/7), pukul 23.30 waktu setempat. Ini berita menggembirakan, tapi menyisakan sejumlah pertanyaan dan tuntutan lain. Yakni, kapan koruptor lain yang kabur ke Singapura dan Australia ditangkap? Apakah aparat masih berdalih dengan tiadanya perjanjian ekstradisi? Tak lupa kita juga menunggu aparat berani menyeret tokoh teroris RMS Alex Manuputy yang kini bebas berkeliaran di AS. Bahkan, dia sering berdemo di California untuk mencari simpati dunia. Inilah masalah yang kian mengusik rasa keadilan sehingga sering menyulut konflik baru di Ambon. Kita harus waspada, jangan sampai kasus terlepasnya Timtim dari NKRI (Negara Kesatuan RI) terulang setelah kekuatan asing mengintervensi kita. Mereka sudah pasang kuda-kuda untuk melakukan serangan baru. FAUZAN AL-ANSHARI, ketua Departemen Data dan Informasi Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
