Untuk menghindar agar rakyat Indonesia tidak menjadi bangsa P4 
(Perampok, Pembakar, Pemerkosa, Penjarah), maka para anggota DPR 
ditatar P4 yg menghasilkan wakil rakyat D4 (Datang, Duduk, Diam, 
dapat Duit) yg lama-kelamaan telah merubah watak mereka menjadi B4 
alias "Belegug, Buta, Budeg & Bisu", mirip seperti orang yg 
kejangkitan penyakit sapi gila (mad cow) BSE.
 
BELEGUG bagi mereka yg tidak mahir bhs Sunda saya terjemahkan ke dlm 
bhs Inggris = „Go-Block", kenapa saya menilai mereka itu „belegug", 
setiap anggota DPR memperoleh gaji pokok Rp 9,7 juta. Selain itu, 
mereka masih mendapat fasilitas perumahan plus tunjangan listrik, 
telepon, dan PAM Rp 2 juta per bulan, serta tunjangan renovasi rumah 
Rp 20 juta. Untuk mobilitas, ada tunjangan transportasi Rp 70 juta 
per tahun. Masih ada juga tunjangan komunikasi intensif Rp 3 juta 
per bulan atau sekitar Rp 35 juta per tahun. Bahkan untuk pulang 
mudik ke kampuang pun masih ada tunjangan reses selama 5-8 hari 
sebesar Rp 150 ribu per hari plus tiket pesawat p/p. Walaupun 
sebenarnya itu kampung tempat tinggal sendiri, masih saja disediakan 
jatah uang hotel dgn platform Rp 1,2 juta. Walaupun udah dapat gaji 
yg berjibun mereka masih azah sering mangkir, oleh sebab itulah agar 
mereka rajin datang masih disediakan uang bangku khusus, atau 
tunjangan hadir sebesar Rp. 150 ribu setiap kali hadir. 

Mungkin karena mereka dahulunya juga sering mangkir ketika pelajaran 
matematika, sehingga jadi belegug, sebab berdasarkan itung2an mereka 
penghasilan ini masih „minus" berat, oleh sebab itulah mereka 
bersikukuh untuk menaikan gajinya dari jumlah gaji take home pay 
sekarang yg berkisar Rp 19 juta - Rp 24 juta per orang, meningkat 
menjadi Rp 35 juta - Rp 40 juta-an per orang per bulan. Bahkan 
berdasarkan info dari Meilono Suwondo dan Indira Damayanti Sugondo, 
mereka itu masih banyak mendapatkan amplop2 siluman lainnya di DPR, 
rata2 miniumum Rp 3 juta per amplop.

BUTA; mereka itu sudah buta hati nuraninya, mereka tidak bisa 
melihat bahwa pada saat ini bangsa Indonesia sedang dalam keadaan 
menderita mulai dari bencana Aceh/Nias, folio, malaria, muntaber, 
busung lapar ditambah bonus kenaikan dan kelangkaan BBM, tetapi 
tetap ingin memaksakan agar „kehendak-Nya" lah yg terjadi! Semua 
orang di dunia ini bisa melihat bahwa Indonesia adalah negeri 
terkorup di kolong langit, tetapi sayangnya tidak ada satupun 
pejabat yg bisa melihatnya, sehingga tidak pernah ada satupun 
koruptor kelas kakap yg diadili. Kulihat Ibu Pertiwi,  Sedang 
bersusah hati, Air matanya turun berlinang, hanya sayangnya ini 
tidak kelihatan dimata mereka.

BUDEG; apakah wakil rakyat ini sudah tidak bisa mendengar lagi 
jeritan rakyatnya. Kategori penduduk miskin versi BPS (Badan Pusat 
Statistik) adalah mereka yg berpenghasilan kurang dari Rp 122 ribu 
per bulan.  Dan berdasarkan data Bank Dunia prosentase orang miskin 
di Indonesia mencapai 53,4 % (dgn kata lain ada 120 juta lebih orang 
miskin di negara kita!). Dari angka ini dipastikan, masih ada 
sekitar 30 % masyarakat miskin yg akan semakin miskin (36 juta 
orang). Hanya perlu diketahui bahwa miskin di Indonesia itu sudah 
mencapai level kelas Extra Miskin alias Super miskin, sebab kalau 
dalam skala internasional, rakyat miskin itu adalah orang2 yg 
berpenghasilan 1 AS$ perharinya, jadi perbulannya sekitar 30 AS$ 
(291.000 Rp) sedangkan orang miskin di Indonesia, belum juga 
setengahnya bisa mencapai penghasilan dari mereka.

BISU; apa yg mereka bisa usulkan maupun lakukan untuk menghadapi 
kenaikan dan kelangkaan BBM pada saat ini? Hanya sekedar buka jas 
saja, sedangkan rakyat boro2 punya jas, kaos oblong yg udah pada 
bolong pun kagak gablek. Apa yg mereka bisa usulkan untuk menghadapi 
lebih dari 50 ribu bayi busung lapar yg kekurangan gizi? Selainnya 
diam membisu!

Ini semuanya yg menyebabkan rakyat menilai bahwa DPR itu hanya 
berfungsi sebagai Dewan Pemeras Rakyat saja yg mengakitabtkan 
rakyatnya jadi turut ketularan penyakit B4

Rakyat Beleguk: Rakyatnya jadi semakin Belegug alias bodoh, lihat 
saja hasil ujian nasional dimana puluhan ribu anak tidak lulus, di 
Yogya yg seyogiyanya beken sebagai kota pelajar, kenyataannya 17 
sekolahan SMA hasilnya nol persen alias tidak ada satupun dari 
muridnya yg lulus. Berdasarkan hasil riset Programme for 
International Student Assessment. Test yg dilakukan oleh murid2 SMU 
usia 15 th dari 40 Negara, dimana Indonesia juga turut 
berpartisipasi, ternyata Indonesia berada diperingkat rangking 3 
paling bawah atau peringkat ke 38. Mungkin juga karena belegugnya 
bangsa ini, sehingga kita hanya mo nerimo azah apa yg di dikte oleh 
para pemimpin, seperti juga sapi yg mo digiring ke jagal!

Rakyat Buta: Kita mengetahui bahwa Indonesia itu adalah negara kaya 
dgn hasil bumi yg berlimpah ruah dan suburnya ruaaa….ar biasa, 
bahkan mobil2 mulai dari Ferarri/Jaguar berseliweran, bantuan untuk 
Aceh/Nias milyar AS$, tetapi kemana raibnya harta kekayaan dan uang 
bantuan yg sedemikian besarnya itu. Memang kita ini bangsa buta yg 
sdh tidak bisa melihat lagi dimana letaknya kekayaan di negara kita, 
sehingga akhirnya jadi banyak orang busung kelaparan di lumbung padi.

Rakyat Budeg: rakyat di Indonesia sekarang sudah budeg dgn segala 
macam iming2 maupun janji yg selalu di canangkan pada saat pemilihan 
umum maupun pada saat pejabat2 tsb dilantik, mereka sdh tidak 
percaya lagi dgn segala macam janji omong kosong, emangnya bayi 
busung bisa di isi dgn segala macam janji2 gombal para politikus 
tikus?

Rakyat Bisu: Kita mengetahui semuanya ini, tetapi kenapa rakyat 
Indonesia yg jumlahnya lebih dari 200 juta orang hanya bisa diam 
membisu saja, para anggota DPR bisa duduk dan diam sebab duit 
datang, tetapi bagaimana dgn rakyatnya? Apakah rakyat belum bosan 
hidup miskin terus menerus? Apakah semangat jiwa fight Soe Hok Gie 
sudah turut menjadi mati hilang dan gugur di gunung Semeru, sehingga 
bangsa ini telah menjadi bangsa yg bisu? 

How many ears must one have, before he can hear people cry?! 
The answer my friend is blowing in the wind''

Mang Ucup – The Drunken Priest
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.net

















Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke