Tanpa kusadari, walaupun selalu aku tentang pikiran yang "melenceng" ini, tapi 
rupa2nya penyakit prejudice ini telah hinggap dibenakku.
 
Sejak peristiwa WTC, dimana terbunuh  kira2 3 ribu manusia, sejak inilah titik 
tolak pikiran rasionil berubah di kuasai oleh pikiran dan perasaan yang 
prejudice terhadap apa2 yang berbau Islam. Selama ini perjoanganku melawan 
tendensi menjadi seorang yang prejudice  terhadap Islam aku lawan dengan 
memberitahu diriku sendiri , aku lawan dengan menimbang2 dan coba 
mengetengahkan ratio agar bisa mengatasi tendensi yang terang kurang baik ini. 
Toh baru2 saja di peringati 10 tahun dimana orang2 Muslim Bosnia menjadi 
korbannyadijagal oelh  Bosnian Christian , mereka dibantai di Sebrenica. 
Peristiwa penjagalan 8 ribu manusia Bosnian Muslim menjadi imbangan, dan 
pikiranku mengimbangi dan bilang: ternyata bukan Islam saja yang kejam, bisa 
juga agama lain, agama manapun rupanya  bisa bertindak sama kejamnya.
 
Apakah berita media dan seringnya kejadian2 kekerasan yang lebih banyak 
dilakukan, dan sering disorot dengan lebih intensip menjadikan aku punya 
kecenderungan berpendirian prejudisial.Prejudisial terhadap agama Islam? Siapa 
yang mulai menjalankan sirkel kekerasan itu juga sudah susah ditentukan. Tahu2 
kita sudah ada dalam suasana kekerasan, walaupun aku sendiri tidak secara 
langsung mengalaminya.
 
Bahkan achir2 ini perasaan kuatir dan kecurigaan mulai mempengaruhi kehidupanku 
yang bisa dikatakan easy going ini. Bahkan bila melihat wanita berjilbab, 
ber-burkah ala wanita2 Afghanistan (bisa kita jumpai di Sydney) perasaan 
mencuat dan prejudice mulai merebak. Jangan2 sosok ber-burkah ini bukan seorang 
Muslim yang saleh, bukan  ingin menyembunyikan auratnya tapi ber-burkah karena 
menyembunyikan/membawa bom, jangan2 inilah suicide bomber, seorang terorist 
yang mempergunakan , menyalah gunakan atribut agama Islam.
 
Sampai2 bila ketemu teman2 yang beragama Islam tak tertahan pikiran mencuat, 
apakah benar2 teman2ku ini teman yang bisa kuharapkan sebagai teman? Jangan2 
dia menyimpan rahasia, jangan2 dia seorang terorist. Bukankah semua terorist 
yang hidup di negara Barat pandai menyembunyikan identitas dan niat kejamnnya?
Tetangga yang hidup di Leeds dimana ke empat penteror London itu bermukim 
sangat terperanjat kalau pemuda2 yang alim ini ternyata mengidap nafsu sebagai 
pembunuh masal.
 
Penyakit itu kelihatannya akan merebak seperti penyakit epedemi yang bisa 
merusak kerukunan, keharmonisan kehidupan antar etnis di negara2 barat. Untuk 
mencari obatnya melawan penyakit ini rupanya golongan etnis yang beragama Islam 
di negara2 Barat perlu pro-aktip dan memberikan pendidikan kepada anak2 muda di 
lingkungannya agar menghormati hukum dan nyawa seorang manusia.
 
Harry Adinegara


                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
  Try Yahoo! Photomail Beta: Send up to 300 photos in one email! 

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke