Setuju. Dengan begitu mereka / Barat harus berani merevisi Globalisasi yang mereka geber. Minimal, menempatkannya pada porsi & proporsi yang benar. Di Indonesia juga banyak orang asing yang bekerja & menganggur; legal & ilegal, yang menikmati standar kehidupan di atas rata-rata orang Indonesia. Dan toh kita tetap tersenyum kendati dari hari ke hari tambah kecut (ati-ati kalo orang Indonesia sampe brenti senyum).
From: "teddysrachman" <[EMAIL PROTECTED]> : Ada pendapat lain dari kolega bule Inggris kelahiran Hong Kong yang : baru saja selesai mengurus perpanjangan KTP HK-nya. Orang ini : mendukung adanya KTP Inggris hingga dengan demikian para pendatang : ilegal tidak bisa lagi mengambil 'dole' (uang santunan bagi yang : menganggur) yang memang bukan haknya. Kolega asal Inggris lain : pernah mengeluh tempat-tempat pelayanan kesehatan Inggris umumnya : dipenuhi oleh para kaum pendatang asal Asia Selatan. : : : --- In [email protected], "dipo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: [...] : > Setidaknya ada empat alasan menonjol yang bertebaran di : > media-media Inggris dalam 3-4 tahun terakhir tentang kebutuhan : > ber-KTP. : > : > Pertama, pemerintah Inggris sering meyakin-yakinkan diri bahwa KTP : > akan menolong mereka dalam perang melawan teror. : > : > Kedua, pemerintah menjanjikan KTP bisa mencegah penipuan, baik : > dalam bisnis maupun perkawinan. : > : > Ketiga, KTP berguna untuk mengenali pencuri / penjahat. : > : > Keempat (ini banyak menuai protes), untuk menyapu pendatang haram. : > : > Entah bagaimana dengan Anda. Yang jelas rakyat kebanyakan di : > Inggris menilai alasan-alasan pemerintahnya sungguh asal-asalan, : > samasekali bukan jalan keluar dari masalah yang dihadapi - malah : > banyak yang bertanya-tanya gerangan apa sebenarnya masalah yang dihadapi : > Inggris (selain keluguan ala Mr. Bean tentunya :) : > : > Tanggapan rakyat Inggris atas alasan pemerintah: : > : > Pertama, KTP bukanlah senjata ampuh untuk melawan teror. Spanyol, : > yang jadi acuan Inggris, tetap saja jadi sasaran teror meski : > setelah bom Madrid menerapkan sistem KTP. : > : > Kedua, tukang tipu lebih suka menutupi jatidirinya dengan : > identitas fiktif ketimbang memakai / meminjam identitas orang : > lain, apalagi yang masih hidup. : > : > Ketiga, cukup para penjahat saja yang diwajibkan ber-KTP, kalau : > begitu. : > : > Keempat, kebanyakan negara memang mewarisi budaya KTP dari era : > perang dunia untuk mengontrol lalulintas orang. Sedangkan Kerajaan : > Inggris abad-21 baru mau menerapkan kontrol lewat cara kuna ini; alias : > mewajibkan kawulanya mengeluarkan biaya untuk selembar ijin hidup : > di tanah kerajaan -- di Indonesia aparat kelurahan malah mulai : > malu memungut biaya siluman KTP. : > : > Bagaimana? Rasanya kita bisa bersepakat bahwa dari jaman baheula : > pemikiran penguasa Inggris memang tak pernah berupa jalan keluar : > bahkan untuk masalah-masalahnya sendiri. : > : > Meledakkan bom barangkali cukup praktis untuk menyukseskan proyek : > KTP ini. Sepraktis Mr. Bean meledakkan kaleng cat untuk melabur : > dinding kamarnya -- dan membungkus buah anggur satu-persatu supaya : > nggak kena cat mereka anggap tekun & cerdas. : : : : : Do You Yahoo!? Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
