Refl: Ada bagusnya jika Habib Rizieg Shihab mengatakan siapa saja yang adalah 
penyayang, pencinta dan pembela FPI.


http://www.mediaindonesia.com/read/2012/02/13/298148/284/1/Massa-Penolak-FPI-di-Kalteng-Disebut-Catut-Suku-Dayak


Massa Penolak FPI di Kalteng Disebut Catut Suku Dayak 
Penulis : Ghani Nurcahyadi
Senin, 13 Februari 2012 16:24 WIB Komentar: 2
0   0a.. JAKARTA--MICOM: Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab 
menilai massa yang menghadang delegasi FPI di bandara Tjilik Riwut tersebut 
sama sekali tidak mewakili masyarakat Dayak. Rizieq mengatakan koordinator 
massa tersebut merupakan kriminal yang mencatut dan mengatasnamakan masyarakat 
Dayak. 

"Padahal, masyarakat dayak, masyarakat yang baik, dan masyarakat yang tidak 
tahu-menahu masalah ini. Saya serukan masyarakat Dayak untuk bahu-membahu 
menghantam pejabat korup," jelasnya, Habib Rizieq kepada wartawan di Mabes 
Polri, Senin (13/2). 

Rizieq menyatakan persoalan di Kalteng tersebut bukanlah merupakan persoalan 
sentimen agama ataupun SARA, melainkan persoalan pejabat korup, penjahat besar, 
dan sengketa agraria. Rizieq menyebutkan Gubernur Kalteng Teras Narang takut 
keberadaan FPI di sana akan membongkar kebobrokan-kebobrokan Gubernur Kalteng 
tersebut. Menurut Rizieq, Teras Narang telah meruntuhkan empat pilar bangsa 
karena berusaha mengadu domba anak bangsa. Namun, Rizieq menegaskan FPI akan 
tetap didirikan di seluruh wilayah NKRI 

"FPI akan kawal kasus ini dengan mendatangai semua lembaga tinggi negara. Coba 
bayangkan kalo Gubernur jadi biang kejahatan, kasihan sekali rakyatnya," 
pungkasnya. 

FPI sendiri telah melaporkan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Teras Narang 
dan koordinator lapangan massa ke Mabes Polri, terkait penghadangan yang 
dilakukan massa terhadap delegasi FPI pusat di Bandara Tjilik Riwut, 
Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (13/2). 

"Bahwa peristiwa penghadangan, pengepungan, perusakan, pembakaran, dan upaya 
percobaan pembunuhan terhadap delegasi anggota FPI pusat di Palangkaraya, 
maupun Kuala kapuas di Kalteng yang terjadi Sabtu (11/2) dilakukan bukan oleh 
orang Dayak baik muslim maupun nonmuslim tapi dilakukan gerombolan preman yang 
rasis, fasis, serta anarkis, (yang diduga) di bawah Gubernur Kalteng Terang 
Narang dan (diduga) dibiarkan Kapolda Kalteng Brigjen Damianus Zacky," ujar 
Habib. 

Selain menuding kedua pejabat di Kalteng tersebut, Habib Rizieq juga melaporkan 
beberapa koordinator lapangan seperti Yansen Binti, Lukas Tingkes, dan Sabran. 
Habib Rizieq menyebutkan Yansen Binti merupakan seorang gembong narkoba besar 
di Kalteng yang sampai saat ini belum bisa disentuh oleh polisi, sedangkan 
Lukas Tingkes menurut Habib merupakan seorang terpidana kasus korupsi yang 
sudah memiliki kekuatan hukum tetap (incracht) memalui putusan pengadilan PK 
Mahkamah Agung. Habib menjelaskan tuntutan dari FPI, Pertama, meminta Kapolri 
segera mencopot Kapolda Kalteng Brigjen Damianus Zacky dari jabatannya, dan 
Kedua, meminta segera dilakukan proses hukum terhadap Gubernur Kalteng Teras 
Narang, Yansen Binti, Lukas Tingkes, dan Sabran karena terbukti melakukan 
tindakan pelanggaran KUHP. 

Pelanggaran KUHP yang dilakukan oleh keempat nama yang disebut oleh Habis 
Rizieq tersebut adalah pasal 170 KUHP perusakan secara bersama-sama, pasal 333 
KUHP perebutan kemerdekaan, pasal 335 KUHP perbuatan tidak menyenangkan, dan 
Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. (*/OL-10)
TERKAIT

  a.. Kapolri Janjikan Penyelidikan Insiden Penolakan FPI di Kalteng
  b.. Mendagri Berikan Isyarat Pembekuan FPI
  c.. Tokoh Masyarakat Lintas Agama Kalteng Sepakat Tolak FPI

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke