"Anak fisika, banyak dicekoki rumus, namun mereka rata2 kurang mengerti methodologi rumus tersebut dibangun,"
buset deh wan, ngga ketinggian lu nulis kayak di atas? orang yg belajar fisika murni di perguruan tinggi justru kudu bisa membuat turunan dari sebuah rumus. soal konstanta juga lu salah ngerti (fatal lagi). yg dimaksud dgn konstanta pengertiannya adalah "nilainya tetap tidak dipengaruhi oleh apapun", bukan masalah angkanya beda2 karena yg ngukurnya beda orang. jadi yg dimaksud konstanta kecepatan cahaya adalah "kecepatan cahaya tidak dipengaruhi oleh apapun, apakah cahaya itu keluar dari benda yg sedang bergerak atau diam". soal kecepatannya beda2 karena tingkat ketelitian pengukuran mah ngga "membatalkan" c sebaga konstanta kecepatan cahaya. beda dengan, misalnya, kecepatan sepeda onthel si bleki, ngga bisa dibilang konstanta. sepeda onthel si bleki bisa punya kecepatan 5km/jam saat dijalankan di aspal, atau 100km/jam saat diangkut di truk tronton. nah cahaya itu biarpun muncul dari senter yg lagi diem, atau senter yg ditempel di pesawat jet berkecepatan 1000km/jam, kecepatannya tetep, alias konstan, kagak dipengaruhi apa2. kira2 ngerti ngga sampe sini? soal tingkat ke PD an elu sih gua angkat topi wan. tapi soal yg lainnya gua angkat tangan dah. --- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote: > > Ini benernya juga hasil diskusi saya dengan beberapa orang, salah satunya > mahasiswa fisika ITB > > Konstanta, ini bisa berupa G, atau gaya gravitasi bumi dinyatakan > 6,67 × 10−11 N m2 kg−2. > > Selain itu juga ada Konstanta kecepatan cahaya > yaitu 299.792.458 meter per detik > > didalam sejarahnya, pengukuran kecepatan cahaya hasilnya berubah-ubah, > konstanta kecepatan cahaya sebesar 299.792.458 meter per detik ini kalau > nggak salah adalah hasil perhitungan di tahun 1930 > > > ___ > > Anak fisika, banyak dicekoki rumus, namun mereka rata2 kurang mengerti > methodologi rumus tersebut dibangun, > > misal soal konstanta, ini sebenarnya tujuannya untuk memudahkan perhitungan, > > saya berani bertaruh, apabila massa bumi diukur setiap hari, pasti setiap > hari massa-nya juga berubah, tapi kalo kita mengukur massa bumi setiap hari > ya gilaaaa saja, sehingga kita tetapkan konstanta untuk memudahkan > perhitungan dengan tujuan akurasi hasil perhitungan, > > demikian juga dengan kecepatan cahaya, berbeda cara pengukuran, berbeda > tempat pengukuran, juga berbeda hasil pengukuran, dan juga masak kita mau > ngukurin terus kecepatan cahaya, sebenarnya pasti berubah-ubah dalam setiap > pengukuran, namun perubahannya terlalu kecil atau tidak signifikan, sehingga > digeneralisasi sbg konstanta untuk memudahkan penghitungan > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
