Sebetulnya "titik tergelap yang utuh" itu bukan cuma dihadapi teori evolusi tapi juga peradaban manusia secara menyeluruh, minimal dunia ilmu pengetahuan. Sekarang ini semua cabang keilmuan lagi mengalami kemacetan, kalau malu untuk menyebut kebuntuan.
Ilmu ekonomi misalnya, masih terus gagal mengatasi masalah kemiskinan terutama di dunia Barat. Terbukti dengan munculnya Occupy Wallstreet dan morat-maritnya Eropa sekarang. Begitu juga cabang-cabang disiplin ilmu lainnya yang harusnya menjadi alat kendali manusia dalam mengembangkan peradaban. Karena itu, menjawab "bagaimana kehidupan muncul di muka bumi" bukanlah perkara mudah. Sekedar contoh sederhana, cabang ilmu kimia organik & ilmu molekuler sudah memastikan bahwa yang namanya manusia tersusun dari berbagai unsur di dalam tanah seperti, karbon, nitrogen, fosfor, kalsium, hidrogen, bahkan tembaga, seng, arsenik dll, dengan air (H2O) sebagai unsur terbesar dalam kandungan tubuh manusia. Sekarang, kumpulkan seluruh material pembentuk tubuh manusia itu sesuai takaran masing-masing kemudian campurkan jadi satu. Kerahkan seluruh ilmu pengetahuan modern untuk memprosesnya. Sebutlah mengkonstruksinya jadi sesosok tubuh. Lalu lihat, apakah sosok itu otomatis menjelma jadi manusia? Tentu tidak. Dan manusia akan terus berkutat dalam perbedaan abadi yaitu, kaum agamawan bertanya tentang "siapa" (yang menyebabkan susunan unsur itu menjelma jadi manusia) dan kaum ilmuwan bertanya tentang "apa" (yang menyebabkan susunan unsur itu menjelma jadi manusia). Itu aja sih persoalannya dari doeloe. --- ayub yahya <ayubyahya@...> wrote: > nimbrung ye... ( gw copas dr postingan gw yll ) > > Pengakuan Evolusionis > > Alexander Oparin: "Asal-usul sel masih menjadi teka-teki." > > Tantangan untuk menjelaskan asal usul kehidupan merupakan sumber > krisis terbesar yang dihadapi teori evolusi. > Alasannya, molekul-molekul organik sangat kompleks dan > pembentukannya tidak mungkin dapat diterangkan sebagai suatu > kebetulan. > Selain itu, telah terbukti bahwa sel organik mustahil terbentuk > secara kebetulan. > > Evolusionis dihadapkan pada pertanyaan tentang asal usul kehidupan > pada perempat kedua abad ke-20. > Pakar terkemuka teori evolusi molekuler, evolusionis Rusia, > Alexander I. Oparin, menuliskan dalam bukunya "The Origin of Life" > yang terbit pada tahun 1936: > > "Sayangnya, asal usul sel masih menjadi pertanyaan, > yang merupakan titik tergelap dari teori evolusi yang utuh." > > Jeffrey Bada: > "Kemunculan kehidupan di bumi adalah masalah terbesar yang belum > terpecahkan." > > Sejak Oparin, banyak evolusionis telah melakukan penelitian dan > pengamatan untuk membuktikan bahwa sebuah sel dapat terbentuk > secara ke-betulan. > Akan tetapi, setiap upaya hanya memperjelas desain sel yang > kompleks sehingga semakin menggugurkan hipotesis mereka. > > Profesor Klaus Dose, kepala Institut Biokimia di Universitas > Johannes Gutenberg, menyatakan: > Percobaan tentang asal usul kehidupan di bidang kimia dan evolusi > molekuler selama lebih dari 30 tahun, menghasilkan persepsi yang > lebih baik tentang kompleksitas asal usul kehidupan di bumi ini, > dan bukannya memberikan jawaban yang mereka harapkan. > Saat ini, semua diskusi mengenai teori-teori dasar dan penelitian > di bidang ini berakhir dengan kebuntuan atau pengakuan atas > ketidaktahuan. 2 > > Jeffrey Bada dari Institut San Diego Scripps memperjelas > ketidakberdayaan evolusionis terhadap kebuntuan ini : > "Kini, saat meninggalkan abad ke-20, kita masih menghadapi > masalah terbesar yang belum terpecahkan sejak awal abad ke-20 : > " Bagaimana kehidupan muncul di muka bumi" > > sementara orang religius pasti menjawab dari tuhan.... > entah kalo ilmuwan..?? > > AY > > > > ________________________________ > From: wawan <selarasmilis@...> > > > kalau pertanyaannya ditanyakan kepada Albert Einstein dia sudah > > tegas menjawab bahwa tuhan personal itu tidak ada > > > > kalau pertanyaannya ditanyakan kepada lulusan IAIN ya kemungkinan > > besar dijawab ada > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
