ya begitulah, selain buat nutupin kecurangannya
juga kebodohan mereka sendiri, sebagai partai yg berkuasa tidak punya media (tv 
ato koran )...
jadi, rasain kader²-nya buat konsumsi berita pesaing²-nya...




________________________________
 From: Sunny <[email protected]>
  
 

  
Refl: Apakah boikot media massa sama dengan usaha menutup kecurangan yang 
dilakukan?

http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/02/19/ArticleHtmls/Kader-Demokrat-Serukan-Boikot-Media-Massa-19022012003012.shtml?Mode=0

Kader Demokrat Serukan Boikot Media Massa 
JAKARTA ­ 
Ada media yang mendasarkan berita hanya pada isu, bukan fakta."

Seluruh kader Partai Demokrat diminta tidak melayani permintaan wawancara media 
yang dianggap mengadu domba kalangan internal partai. “Saya meminta agar 
seluruh kader bisa menahan diri untuk tidak memberikan keterangan,“ kata Kepala 
Biro Bidang Hukum dan HAM Partai Demokrat, Jemmy Setiawan, kemarin. 
Jemmy mengakui, seruan ini bukan merupakan sikap partai melainkan seruan dia 
sebagai fungsionaris Partai Demokrat. Menurut dia, adu domba di depan publik 
oleh media massa terhadap kader Partai Demokrat tidak hanya dilakukan 
sekali-dua kali, tetapi sudah berkali-kali. Dia menegaskan, ada media yang 
memiliki tendensi politik untuk menghancurkan Partai Demokrat. Sebelumnya, 
Jemmy Setiawan juga mengirim siaran pers untuk menyampaikan seruan yang sama.

Menurut Jemmy, seruan itu seha rusnya menjadi otokritik kepada seluruh kader 
partai dan media itu sendiri. Dia meminta agar kader yang mengeluarkan 
pernyataan kepada media massa memiliki kapasitas dan pengetahuan untuk 
menjelaskan masalah.“Agar tidak dipelintir,”ujarnya. 

Menurut dia, kader Partai Demokrat seharusnya bisa memilih untuk tidak 
menyampaikan keterangan jika terus diperlakukan tidak adil. 

Jemmy tidak secara spesifik menyebutkan media massa apa saja yang dia seru 
untuk boikot. Namun secara implisit dia menyatakan, dalam Undang-Undang Nomor 
32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, media memiliki kewajiban melakukan pemberitaan 
secara berimbang. Seruan ini dilakukan dengan menolak menjadi narasumber untuk 
media yang terindikasi memiliki kepentingan politik. 

Dia menjelaskan, masih banyak media yang mengedepankan informasi berbasis fakta 
dan berimbang dalam pemberitaan.“Ada media yang mendasarkan berita pada isu, 
bukan fakta,”ujarnya. Jemmy meminta seluruh kader segera sadar untuk tidak 
dipermainkan oleh lawan-lawan politik menjelang Pemilu 2014. 

Adapun Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustofa membantah 
partainya mengeluarkan seruan untuk melakukan aksi boikot terhadap media. 
“Tidak ada istilah boikot-memboikot,”kata Saan kemarin. 

Saan menyatakan Partai Demokrat tidak pernah sekali pun menyuruh kadernya 
melakukan aksi boikot. Dia menegaskan, partainya sangat menghargai kebebasan 
pers dan independensi wartawan untuk menulis apa pun. “Pada prinsipnya saling 
menghormati dan menghargai,”ujar Saan. 

Menurut Saan, kemarin pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat berada di 
Bangka-Belitung untuk menghadiri pelantikan pengurus Demokrat. Dia berjanji 
akan segera mengecek nama Jemmy Setiawan, yang mengeluarkan rilis. Dia belum 
bisa memastikan tindakan apa yang akan diambil oleh DPP Partai terhadap kader 
yang dimaksud. Anggota Komisi Hukum ini akan mengecek terlebih dulu bentuk 
rilis tersebut.“Yang pasti, kami tidak ada dan tidak pernah bersikap seperti 
itu,” kata Saan. ● I WAYAN AGUS PURNOMO | SUNUDYANTORO 

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke