refl. Apakah selama ini dilakukan pertandingan dan oleh karena itu dikatakan 
Sumatera bakal kalahkan Jawa? Jika bukan pertandingan, apa sebab dikatakan 
demikian? Bagaimana dengan wilayah lain yang terkebelakang akan ditinggalkan?


http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/02/20/82541/Dahlan-Iskan-Sumatra-Bakal-Kalahkan-Jawa


Dahlan Iskan: Sumatra Bakal Kalahkan Jawa 
Ekonomi - / Senin, 20 Februari 2012 23:23 WIB



 Metrotvnews.com, Pekanbaru: Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), 
Dahlan Iskan optimistis, percepatan pembangunan infrastruktur termasuk jalan 
tol di Sumatra yang membentang dari Lampung hingga Aceh, bakal menjadikan 
kawasan ini tumbuh sangat dinamis sehingga mampu mengalahkan kemajuan di Jawa.

Ia mengatakan itu di hadapan para gubernur se-Sumatra, termasuk Gubernur Riau 
(Gubri), HM Rusli Zainal, yang berkumpul di Griya Agung, Palembang, Sumatra 
Selatan, Senin (20/2).



Pertemuan yang dipimpin langsung Dahlan Iskan tersebut membahas sejumlah isu 
pembangunan infrastruktur, khususnya percepatan pembangunan jalan tol di 
Sumatra. "Saya sangat menghargai semangat dari bapak-bapak gubernur ini. Saya 
yakin, ini bisa segera kita wujudkan. Dan kalau ini jadi, maka Jawa akan 
kalah," tegasnya memberikan motivasi.

Dahlan menambahkan, masih begitu besar potensi kekayaan alam sekaligus sangat 
banyak tanah yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai proyek infrastruktur, 
termasuk jalan tol di Pulau Sumatra. Semua ini, menurutnya, pada akhirnya nanti 
akan memacu pembangunan ekonomi di kawasan ini.

Dahlan datang ke pertemuan itu dengan membawa Deputi Kementerian BUMN Bidang 
Infrastruktur Sumaryanto, Dirut Jasa Marga, Adityawarman dan Direktur 
Pengembangan Usaha Jasa Marga, Abdul Hadi.

Dahlan Iskan menegaskan, dirinya bukan berarti ingin mencaplok kerja Menteri 
Pekerjaan Umum. "Hanya, karena rencana pembangunan jalan tol ini akan dilakukan 
bersama PT Jasa Marga yang kebetulan berada di bawah kekuasaan Menteri BUMN, 
sehingga saya datang," katanya.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam itu, disepakati beberapa 
butir (kesepakatan) penting. "Poin-poin ini penting, karena saya tidak ingin 
pertemuan ini hanya sekadar wacana, tapi harus menghasilkan sesuatu yang 
pasti," tegasnya.

Butir pertama dari kesepakatan itu, ialah, jalan tol di Sumatra mutlak 
dipercepat pembangunannya. Kedua, secara finansial jalan tol belum layak, tapi 
dari dimensi ekonomis sangat layak.

Ketiga, kawasan terbesar mengambil manfaat jalan tol ialah wilayah yang 
dilewati, bukan perusahaan jalan tolnya. Keempat, disepakati membentuk 
konsorsium antara PT Jasa Marga dengan masing-masing provinsi, kabupaten maupun 
kota yang bersangkutan (dilewati jalan tol).

Kelima, konsorsium terbuka untuk perusahaan BUMN lainnya dan swasta. Keenam, 
peran masing-masing provinsi dalam konsorsium tersebut, yakni: perizinan 
termasuk Amdal, pencadangan kawasan ekonomi, pembebasan lahan dan setoran 
penyertaan saham.

"Saham ini nanti kita sesuaikan dengan kemampuan masing-masing daerah," ujarnya.

Terkait rencana pembangunan jalan tol yang terbentang dari Lampung hingga Aceh 
ini, diperkirakan memakan biaya sekitar Rp150 triliun. Dari 10 provinsi di 
Sumatra yang sempat memaparkan kesiapannya, Provinsi Riau dianggap paling siap 
dalam membangun jalan tol tersebut.

"Mungkin karena Riau sudah lama memulai rencana pembangunan jalan tol. Bahkan, 
jalan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 126 km sudah selesai pembebasan lahannya 
tahun ini, yang antara lain dibiayai oleh APBN dan APBD," kata Gubernur Riau 
Rusli Zainal.

Riau juga merencanakan pembangunan jalan tol Pekanbaru-Pelalawan-Rengat (202 
km), Pekanbaru-Siak-Buton (70 km), Pekanbaru-perbatasan Sumbar (150 km) dan 
Rengat-Kuala Enok (70 km).

"Dengan potensi kekayaan alam Riau yang luar biasa. Mulai dari sawit yang 
membentang luas, minyak, batu bara dan berbagai potensi lainnya, maka tidak ada 
alasan untuk tidak membangun jalan tol di Riau. Semua potensi sudah 'idle' 
(tersedia) di Riau," tutur Rusli Zainal kepada pers usai pertemuan.

Rencananya, paling lambat dua bulan ke depan, akan kembali digelar pertemuan 
serupa dengan agenda lebih konkret dan Riau akan menjadi tuan rumah. Pada 
pertemuan itu nantinya, disepakati akan ditandatangani MoU antara 10 provinsi 
di Sumatera dengan PT Jasa Marga.

"Kita harus bergerak cepat, namun tentu tetap mengacu kepada ketentuan yang 
berlaku," tegas Dahlan Iskan menyudahi pertemuan.(Ant/BEY)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke