Ref: Ayo kaum kerocok ramai-ramai calongkan wakil Anda yang tabah dan gigih 
berjuang, maju tak gentar untuk kepentingan Anda  sekalian, jangan hanya kaum 
elit berada, karena mereka ini sudah punya banyak harta, tetapi mau tambah 
lebih banyak lagi dan oleh karena itu Anda sekalian selalu diabaikan untuk 
diperbaiki mutu kehidupan dari buruk menjadi baik dan lebih baik. 

http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/02/23/ArticleHtmls/Kalla-Menyatakan-Siap-Jadi-Calon-Presiden-23022012006009.shtml?Mode=0
           Kalla Menyatakan Siap Jadi Calon Presiden  
                 
                  KEDIRI 
                  Khofifah mengkritik Presiden Yudhoyono dengan pedas.

                  Ketua Umum Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla menyatakan siap 
dicalonkan sebagai presiden dalam pemilihan umum mendatang. 
                  “Kalau masyarakat mendukung, saya ikuti,“katanya di arena 
Musyawarah Kerja Nasional dan Halaqah Alim Ulama Partai Persatuan Pembangunan, 
di Hotel Bukit Daun, Kediri, Jawa Timur, kemarin.

                  Menurut wakil presiden periode 2004-2009 ini, pembangunan 
bangsa bisa dilakukan jika pemimpinnya memiliki sikap amanah atau bisa 
dipercaya. Namun Kalla tak mau buru-buru bersedia dicalonkan oleh PPP. Ia 
beralasan sedang menunggu hasil survei calon presiden yang dilakukan oleh 
Partai Golkar. Sebe lum ada keputusan Golkar tentang siapa calon yang akan 
diusung pada 2014, Kalla tak akan membuat langkah taktis politis, termasuk 
mendekati PPP. 

                  Nama Kalla santer disebut-sebut oleh sejumlah pengurus 
provinsi dalam musyawarah kerja nasional dan halaqah alim ulama kali ini. 
Sekretaris Jenderal PPP Romahurmuziy mengatakan, meski Kalla paling banyak 
disebut, partainya masih akan mengoleksi sejumlah tokoh sesuai dengan dinamika 
masyarakat.“Terlalu pagi kalau menyebut nama sekarang,”ucapnya. 

                  Sejumlah tokoh populer diundang dalam acara tahunan PPP ini. 
Mereka antara lain Kalla, yang juga pernah menjabat Ketua Umum Golkar; Ketua 
Mahkamah Konstitusi Mahfud Md.; mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan Khofifah 
Indar Parawansa; dosen Universitas Indonesia Efendi Gazali; dan Rektor 
Universitas Paramadina Anies 

                  Baswedan. Para tokoh itu diminta menyampaikan pandangan soal 
kriteria pemimpin nasional sebagai bahan PPP membuat mekanisme pencalonan 
presiden dan wakil presiden di lingkup internal partai. 
                  Ketua Umum PPP Suryadharma Ali menilai kemunculan nama Kalla 
tak membuat dia tersaingi. “Saya tak disebut juga tak masalah,”katanya sebelum 
rapat paripurna kabinet di kantor Presiden, Jakarta, kemarin. 

                  Namun ia menganggap terlalu dini jika PPP resmi mengusung 
Kalla. Menurut dia, pencalonan Kalla sebatas aspirasi sejumlah daerah yang 
belum dibahas secara matang. Menteri Agama ini menuturkan, partainya masih 
berfokus pada perolehan suara dan kursi dalam Pemilu 2014 sebagai modal 
politik.“Capres dan cawapres belum menjadi keputusan,”ujar Suryadharma. 

                  Dalam diskusi, Kalla mengatakan kepemimpinan nasional saat 

                  ini tak bisa mewujudkan keadilan. Keberhasilan pembangunan 
yang diwujudkan dalam peningkatan kemakmuran, menurut dia, tak berarti tanpa 
keadilan. Kegagalan lain pemerintah adalah dalam menumbuhkan semangat 
nasional.“Saat saya memimpin, tak ada impor beras,“katanya. 
                  Adapun Khofifah berpendapat pemerintah Presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono membawa kemunduran ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Bahkan 
tak ada proyek besar yang diresmikan oleh Presiden yang bersentuhan dengan 
kepentingan masyarakat. Padahal nilai anggaran negara sebesar Rp 1.425 triliun.
                  Ia membandingkan Yudhoyono dengan Presiden Abdurrahman Wahid 
dan Megawati Soekarnoputri, yang mampu berbuat banyak dengan anggaran negara 
yang terbatas. Era Abdurrahman, anggarannya Rp 375 triliun; dan era Megawati Rp 
485 triliun.

                  HARI TRI WASONO | JOBPIE S 
                 
           
     


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke