Makin kelihat profil busuk Teddy ini...

Dia sampai lupa bahwa dialah yang ngotot bicara soal omongan item abu ini
walaupn sudah ditujukkan bahwa sesuai dengan definisinya sendiri dia itu ngibul
bilang item abu ngibul..

Setelah ditunjukkan eh dia bukannnya menyadari kesalahannnya, tapi dia tetap
ngotot ngibul...

Dan malah makin menambah fitnahnya dan pemer kebodohannnya...

Dan ini dilakukannnya sudah berhari-hari..



--- In [email protected], "Teddy S." <teddyr@...> wrote:
>
> Heran ini orang tua ngotot banget mau memaksakan kehendaknya berhari-hari 
> sejak dia nimbrung OOT saat orang sedang senang menertawakan kibulan kosong 
> di mana yang bersangkutan cuma bisa mandah jadi obyek hiburan.
> 
> Sekali saya bilang itu kibulan kosong mengingat kredibilitasnya yang sangat 
> rendah, maka vonis tersebut TIDAK AKAN BERUBAH, tetap kibulan kosong, kecuali 
> ada bukti.
> 
> Sebaliknya saya bisa bawa bukti akan sumbangan saya. Jadi apa sudah siap mau 
> berlutut menyembah dengan kepala terangguk-angguk secara khusuk dan khidmat?
> 
> Semua orang di milis ini menjadi saksi atas anehnya kelakuan orang tua ini. 
> Kalau sendirinya masih percaya sih tidak aneh, sesuai dengan dugaan orang 
> banyak. Tapi memaksa orang lain untuk mengakui suatu kibulan kosong tersebut 
> adalah suatu fakta, itu betul-betul keterlaluan.
> 
> Jika saya saja bisa bawa bukti akan sumbangan saya yang nilainya kalau 
> dirupiahkan juga mungkin tidak kalah besarnya, tentu orang lain juga bisa 
> melakukan hal yang sama bukan? Jadi jelaslah kalau vonis saya itu bahwa 
> semuanya cuma kibulan kosong tidak meleset, seperti juga dugaan semua orang 
> waras di sini.
> 
> Orang tua ini masih akan terus menujukan bebalnya lagi dengan tetap 
> megulang-ulang hal yang sama. Urusan pengadilan selalu memperkarakan adanya 
> bukti. Kalau buat pernyataan macam-macam tanpa ada buktinya seorang anak yang 
> masih sekolah SD juga bisa. Itu logika, logika orang yang masih waras.
> 
> Beruntunglah negeri Belanda bahwa orang ini tidak pernah membuka praktek 
> hukum di sana.
> 
> 
> --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote:
> >
> > 
> > 
> > Makin kelihat profil busuk Teddy ini...
> > 
> > Dia sampai lupa bahwa dialah yang ngotot bicara soal omongan item abu ini 
> > walaupn sudah ditujukkan bahwa sesuai dengan definisinya sendiri dia itu 
> > ngibul bilang item abu ngibul..
> > 
> > Setelah ditunjukkan eh dia bukannnya menyadari kesalahannnya, tapi dia 
> > tetap ngotot ngibul...
> > 
> > Dan malah makin menambah fitnahnya dan pemer kebodohannnya...
> > 
> > Dan ini dilakukannnya sudah berhari-hari..
> > 
> > 
> > 
> > --- In [email protected], "Teddy S." <teddyr@> wrote:
> > >
> > > Coba ingat-ingat, yang selalu ngotot tampil dalam kibulan kosong itu 
> > > siapa? 
> > > 
> > > Mau-maunya menghabiskan waktu untuk suatu kibulan kosong.
> > > Sementara di sini sih cuma sebagai sambilan saat muncul tayangan ikan di 
> > > TV.
> > > 
> > > Soal urusan legalisasi federal Australia tentang perkawinan sejenis, itu 
> > > urusan kami dan kami punya suara yang cukup banyak.
> > > 
> > > 
> > > --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote:
> > > >
> > > > 
> > > > "Iseng-iseng sebagai pengisi waktu senggang dan hiburan" adalah
> > > > perbuatan keji lagi nista dan menjijikkan.
> > > > 
> > > > Tapi ternyata Teddy itu bukan "cuma iseng-iseng sebagai pengisi waktu
> > > > senggang dan hiburan saja" menyediakan waktu begitu banyak untuk 
> > > > meributkan
> > > > cerita item abu yang memberi orang lain yang tidak dikenalnya 
> > > > berjuta-juta
> > > > rupiah, tapi karena dia sedang menunjukkan tabiat kikir lagi tamak dan
> > > > serakahnya: dia keberatan homoseksual untuk menikmati jaminan sosial di
> > > > Australia yang memang bagus saat dia menikmati lindungan jaminan sosial 
> > > > welfare
> > > > state di Australia itu..
> > > > 
> > > > Profil Teddy sebagai manusia oportunis yang bertabiat busuk, nista
> > > > lagi menjijikkan dan tukang fitnah dan tukang kibul diperjelas dengan 
> > > > sifat
> > > > kikir dan serakah lagi tamaknya...
> > > > 
> > > > Beda, sungguh beda dengan item abu yang tidak henti-hentinya
> > > > menunjukkan keprihatinannnya terhadap kesenjangan sosial.
> > > >
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke