Jadi, saya ulang: otak PAREWA PREWA itu jelas sudah rusak...
Dia bukan manusia normal lagi.
Dia sudah gila.
Saya rentang....
PAREWA PAREWA itu adalah korban kedunguan orang tuanya yang
dungu-dungu kayak anjing dan yang tidak memberikan pendidikan yang memadai
untuk
dia: dia juga dungu kayak anjing seperti mereka.
Dia tidak dilatih untuk memakai otaknya buat berfikir, dia tidak dilatih
untuk berfikir kritis.
Dia tidak dilatih untuk mempertanyakan apa yang dikatakan orang sekelilingnya.
Dia dilatih buat biasa bersikap seperti anjing budug lapar dihadapan taik
angat: diajar untuk melahap apa saja yang dikatakan orang sekelilingnya.
Makanya, dia sama-sama tidak punya harga diri seperti orang tuanya yang
dungu
kayak anjing itu dan sama-sama bersedia menjadi korban kibulan orang Arab
primitif.
Lalu, berkat kemajuan teknologi, dia punya akses ke internet dan sempat
melihat
kenyataan lain yang pahit lagi menyilaukan yang ditunjukkan orang lain di
internet: ajaran agama Islam yang dianutnya dan yang dikiranya berdasarkan
kebenaran dan berdasarkan wahyu dari Allah itu ternyata cuman berdasarkan
omong
kosong dan kibulan hasil khayalan orang Arab primitif.
Karena dia tidak dilatih untuk memakai otaknya untuk berfikir dan untuk
mempertanyakan apa yang dia yakini selama ini maka dia bingung dihadapan
kenyataan itu: groggy.
Dia jadi gila.
Gila dan lantas kalap.
Lalu dia jadi tukang fitnah dan penyebar dusta.
Seperti halnya hampir semua peserta Islam yang hadir disini yang seperti dia
juga
tidak terlatih untuk memakai otak mereka buat berfikir, untuk berfikir secara
kritis.
Untuk kembali menemukan keseimbangan, hanya psikiater yang bisa menolongnya.
Tapi PAREWA PAREWA takut berobat.
--- In [email protected], PAREWA <parewa70@...> wrote:
>
> idiiih mesranya si homo tua sama "ade" nya. Ngga bobo siang sama äde" nya
> pak homo?
>
> ________________________________
> Dari: Bukan Pedanda <bukan.pedanda@...>
> Kepada: [email protected]
> Dikirim: Rabu, 29 Februari 2012 18:01
> Judul: [proletar] Re: Filem dari Iran " A separation"
>
>
> Â
>
> Nggak perlu diralat kok Ade..
>
> Anda tidak salah.
>
> Lihat penjelasan di Kompas.
>
> --- In [email protected], "kim" <kimhook@> wrote:
> >
> > --- In [email protected], "johny_indon" <johny_indon@> wrote:
> >
> > > nah, ternyata intelijensi orang bisa dengan mudah dilihat
> > > dari respon terhadap pertanyaan yg diajukan.
> > ...
> >
> > heu heu orang spt kamu mau bilang soal intelejensia. Wadoh
> > jauh dah dari apa yg dicita-citakan. Saya ralat soal kata "tak
> > bergeming", ada baiknya ditulis dengan kata "tak berubah".
> > Lebih simpel.
> >
> > Tidak perlu jadi polemik.
> >
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/