Jadi, saya ulang: otak PAREWA PREWA itu jelas sudah rusak... Dia bukan manusia normal lagi.
Dia sudah gila. Saya rentang.... PAREWA PAREWA itu adalah korban kedunguan orang tuanya yang dungu-dungu kayak anjing dan yang tidak memberikan pendidikan yang memadai untuk dia: dia juga dungu kayak anjing seperti mereka. Dia tidak dilatih untuk memakai otaknya buat berfikir, dia tidak dilatih untuk berfikir kritis. Dia tidak dilatih untuk mempertanyakan apa yang dikatakan orang sekelilingnya. Dia dilatih buat biasa bersikap seperti anjing budug lapar dihadapan taik angat: diajar untuk melahap apa saja yang dikatakan orang sekelilingnya. Makanya, dia sama-sama tidak punya harga diri seperti orang tuanya yang dungu kayak anjing itu dan sama-sama bersedia menjadi korban kibulan orang Arab primitif. Lalu, berkat kemajuan teknologi, dia punya akses ke internet dan sempat melihat kenyataan lain yang pahit lagi menyilaukan yang ditunjukkan orang lain di internet: ajaran agama Islam yang dianutnya dan yang dikiranya berdasarkan kebenaran dan berdasarkan wahyu dari Allah itu ternyata cuman berdasarkan omong kosong dan kibulan hasil khayalan orang Arab primitif. Karena dia tidak dilatih untuk memakai otaknya untuk berfikir dan untuk mempertanyakan apa yang dia yakini selama ini maka dia bingung dihadapan kenyataan itu: groggy. Dia jadi gila. Gila dan lantas kalap. Lalu dia jadi tukang fitnah dan penyebar dusta. Seperti halnya hampir semua peserta Islam yang hadir disini yang seperti dia juga tidak terlatih untuk memakai otak mereka buat berfikir, untuk berfikir secara kritis. Untuk kembali menemukan keseimbangan, hanya psikiater yang bisa menolongnya. Tapi PAREWA PAREWA takut berobat. --- In [email protected], PAREWA <parewa70@...> wrote: > > Nah jusfiq, apa lagi yang menghalangimu untuk memilih jalan euthanasia??? > Saya lihat hidupmu sulit tak bahagia, nafsu besar tenaga kurang, kalempong > tak mau lagi manggarik, makan babi tak lagi enak, gigi banyak taiknya dan > tuhan pula yang disalahkan. > > > > ________________________________ > Dari: Bukan Pedanda <bukan.pedanda@...> > Kepada: [email protected] > Dikirim: Jumat, 2 Maret 2012 7:43 > Judul: [proletar] *< Orang tua rezameutia yang dungu kayak anjing > > > Â > > < Orang tua rezameutia yang dungu kayak anjing > > Sekedar megingatkan: Orang tua rezameutia yang dungu kayak anjing > > Dan saya tambahkan: ternyata keadaan rezameutia itu lebih gawat dari yang saya > sangka semula: dia juga menderita premature ejaculation. > > Jadi nggak heran hidupnya begitu sengsara. > > ---- > > Orang tua rezameutia yang dungu kayak anjing, seperti juga orang tua > peserta > mailing list ini yang beragama Islam kayak Dipo, johny-indon, > ndeboost, PAREWA > PAREWA, Roman Proteus, Tawang dll. tidak sanggup memberikan pendidikan > yang > memadai kepada anaknya yang tentu saja jadi dungu kayak anjing seperti > orang > tuanya dan berpengetahuan dangkal kayak comberan dimusim kemarau di > Jakarta. > > Bayangin, begitu cetek pengetahuan rezameutia itu hingga Afrika > Selatan > dikatakannya negeri bule, bahasa Inggerisnya juga acak-acakan hingga > dia tidak > tahu apa arti kata legendary. > > Kesanggupannnya juga terutama terbatas ngomong tentang sepak bola dan > musik dan, > menurut Suryana tukang jilat pantat orang Islam, ngedongeng.. > > Disamping itu orang tua rezameutia yang memang dungu kayak anjing itu > juga > membiarkan anaknya yang memang suka mikir pake kontol itu menjadikan > buku taik > anjing al-Mushaf susunan orang Arab primitif sebagai kitab suci. > > rezameutia juga tidak dilatih oleh orang tuanya yang memang > dungu-dungu kayak > anjing itu memakai otaknya buat berfikir, dia tidak dilatih untuk > berfikir > kritis. > > Dia tidak dilatih untuk mempertanyakan apa yang dikatakan orang > sekelilingnya. > > Dia dilatih buat biasa bersikap seperti anjing budug lapar dihadapan > taik angat: > diajar untuk melahap apa yang dikatakan orang sekelilingnya dan kayak > bebek, dia > suka ikut apa yang dilakukan orang lain, tanpa mikir, seperti naik > haji sembari > muter-muter kayak orang gila disekeliling Kaabah dan nyambit setan > yang nggak > ada di padang pasir sono. > > Selanjutnya... > > Di abad ke XXI ini, berkat kemajuan teknologi, rezameutia juga punya > akses ke > internet dan sempat > melihat > kenyataan lain yang pahit lagi menyilaukan yang ditunjukkan orang lain > di > internet: ajaran agama Islam yang dianutnya dan yang dikiranya > berdasarkan > kebenaran dan berdasarkan wahyu dari Allah itu ternyata cuman > berdasarkan > omong > kosong dan kibulan hasil khayalan orang Arab primitif. > > Karena dia tidak dilatih untuk memakai otaknya untuk berfikir dan > untuk > mempertanyakan apa yang dia yakini selama ini maka dia bingung > dihadapan > kenyataan itu: groggy. > > Dia jadi gila. > > Gila dan lantas kalap. > > Lalu dia jadi tukang fitnah dan penyebar dusta. > > Karena saya bercerita bahwa saya pernah mengisap ganja satu kali, maka > saya > difitnhnya junkie. > > Dan karena saya menurutkan nasehat berbagai lembaga kesehatan di Eropa > yang > menganjurkan orang untuk mengikuti diet mediteranian yang antara lain > terdiri > dari dua atautiga gelas anggur tiap hari maka saya difitnahnya > alkoholik. > > Berbeda dengan orang Islam lain yang juga sudah pada jadi gila, > rezameutia > memang bersedia menjalani terapi. > > Tapi hasilnya tetap saja sama: rezameutia tetap saja cuma bisa memakai > kontolnya > buat berfikir dan buah fikirannnya, tidak mengherankan, tetap saja > terutam > najis seperti fitnah dan dusta. > > Kasihan saya melihatnya > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
