Iran Sebenarnya Sedang di Plot Membuat Bomb Nuklir !!!
Semua ahli2 didunia sama2 sudah setuju melarang segala bentuk teknologi yang
memakai nuklir, bahkan terapi radiasi pun termasuk dalam larangan ini. Tetapi
karena terapi radiasi radio-aktif ini memang diperlukan untuk pengobatan, maka
digunakan cobalt, carbon, dan juga jodium radio aktif tidak pernah digunakan
Uranium seperti yang sekarang sedang dikerjakan oleh Iran.
Pelarangan itu bukan tidak ada sebabnya, dan sebabnya itu pun sudah diketahui
seluruh dunia. Sekali kita menggunakan uranium radio aktiv maka radiasinya
tidak bisa dihilangkan hingga 100 ribu tahun. Jadi yang dipermasalahkan adalah
sampah nuklir yang dihasilkan akan menumpuk dibumi ini yang akan mencemarkan
dunia kita, ozon, dan semua iklim didunia akan terpengaruh.
Atas dasar itulah, Amerika, Russia dan Cina setuju untuk menghentikan semua
kegiatan yang menyangkut nuklir karena tidak ada amannya.
Memang cuma setuju akan pelarangan nuklir itu gampang tinggal tanda tangani
saja, tapi pada kenyataannya, Amerika dan Russia mengalami permasalahan BESAR
yang tidak banyak beritanya disebarkan. Saking banyaknya Amerika dan Russia
menciptakan rudal2 nuklir akhirnya pemusnahannya mengalami permasalahan besar.
Amerika melakukan perusakan rudal2 nuklirnya secara bertahap, karena sampah2
nuklirnya tidak punya tempat pembuangan. Mula2 sampah nuklir ini ditanam dalam
sebuah lubang besar yang dalam sekali yang dibuatnya dari beton yang berbahan
tidak tembus radiasi, biaya pembuatannya saja menelan hampir $50 juta, itupun
cuma sebagian kecil saja yang ditanam sedangkan yang lainnya masih men-cari2
tempat lainnya.
Namun berita ditanamnya sampah nuklir di gurun Nevada bocor ke-koran2, puluhan
ribu rakyat diseluruh Amerika berdemo pemerintahnya untuk mengeluarkan sampah
tsb keluar Amerika. Akhirnya secara diam2, sembunyi2, Amerika mengirimkan
sampah tsb ke Meksiko, tapi nasibnya sama, beritanya bocor dan rakyat Meksiko
bergerak menyerang pemerintahnya. Berita ini kemudian hilang, dan terdengar
berita bahwa sampah tsb dari Meksiko dioperkan kepada pengusaha Singapore yang
tidak disebutkan namanya. Mendadak terbetik berita adanya radio aktiv dalam
jumlah besar terdeteksi di Lampung dan Banten. Issue berkembang, bahwa Suharto
menerima sampah nuklir itu dengan bayaran yang luar biasa besarnya kira2
sekitar $6 milyard untuk ditanam disuatu tempat di Indonesia entah dimana. Dan
rakyat RI buta berita sehingga tidak ada yang demo.
Sekarang Iran melakukan kegiatan menyaring uranium murni untuk pembuatan bomb
atom, jadi kalo dievaluasi dari segi teknologi, tidak mungkin Iran ini sanggup
membuatnya tanpa ada setan2 dibelakangnya yang mengotakinya.
Jadi kalo Amerika harus mengeluarkan biaya milyardan dollar hanya untuk
menangani sampah nuklir, tidak demikian dengan Russia, mereka malah dikabarkan
kehilangan sampah2 nuklir itu dicuri pada saat peralihan Komunis menjadi
Demokratis. Dikuatirkan sampah nuklir milik Russia itu diperjual belikan
kepada para terorist Timur Tengah, antaranya adalah AlQaeda atau Osama bin
Laden. Ini masuk berita2 besar di-koran2 Amerika.
Tetapi mereka yang bisa memikir sudah mencurigai bahwa Amerika juga terlibat,
membantu Russia menyingkirkan sampah2 nuklir ini ke Iran. Dan melalui jalur
swasta yang tidak dikenal, sampah2 nuklir ini sekarang diolah oleh Iran.
Inilah akal2an Amerika dan Russia, menggunakan Iran sebagai kambing hitamnya
dan para penguasa Iran tentunya menerima pundi2 emas ini. Suatu saat, reaktor
nuklir Iran yang cuma berisi sampah2 nuklir ini diledakkan yang tentu korbannya
adalah rakyatnya sendiri dan tetangga2nya.
Agar jangan mencurigai Amerika dan Russia, maka bermainlah sandiwara antara
mereka dimana yang satu ingin memerangi Iran sedangkan yang lain pura2
memvetonya mencegahnya.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/