Harga Barang Bakal Naik 20 Persen
JAKARTA
Penjualan sepeda motor terancam turun.
Kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi dan tarif dasar listrik bakal
mendorong kenaikan sejumlah harga barang dan jasa. Juru bicara PT Carrefour
Indonesia, Satria Hamid, memperkirakan harga barang konsumsi naik rata-rata 20
persen.
Produk dengan mobilitas tinggi, seperti makanan dan minuman, kata dia, lebih
mudah terpengaruh dibanding komoditas lainnya. Contohnya, sayur, buah, ikan,
dan daging. “Produk-produk fresh ini harganya paling mudah berubah,”ujarnya
kemarin.
Satria menjelaskan ada dua faktor yang mempengaruhi perubahan harga barang di
tingkat peretail, yakni harga dari pemasok dan biaya distribusi yang
ditanggung.
“Ada beberapa barang yang didistribusikan dari gudang,
ini akan mempengaruhi harga.” Dia memprediksi harga mulai terkoreksi setelah
tiga atau lima hari pasca-kenaikan harga BBM dan listrik.
Ketua Organisasi Angkutan Darat DKI Jakarta Sudirman mengatakan tarif angkutan
umum bakal naik sekitar 30 persen. Kenaikan harga BBM dari Rp 4.500 menjadi Rp
6.000 per liter akan memicu kenaikan tarif angkutan.
Menurut dia, kenaikan itu juga memperhitungkan harga suku cadang, biaya
perawatan, biaya hidup sopir, dan biaya lain yang pasti ikut melonjak.“Tarif
baru akan berlaku untuk semua moda angkutan umum, mulai bus, angkutan kota,
hingga taksi,” ujar Sudirman.
Ancang-ancang menaikkan tarif juga ditempuh pengusaha hotel dan restoran.
Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Yanti Sukamdani, biaya
listrik memiliki porsi 75 persen dari total biaya energi. Adapun biaya energi
memiliki porsi 40 persen dari total biaya produksi.“Cukup tinggi,”ujarnya.
Kalangan industri sepeda motor khawatir dampak kenaikan akan mempengaruhi
penjualan. Wakil Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia Johannes Loman
menyatakan, selama kenaikan harga bahan bakar tidak lebih dari Rp 1.000,
penjualan produknya tidak akan mengalami guncangan berlebihan.“Kalau naiknya di
atas Rp 1.000, dampaknya pasti besar,”ucapnya.
Potensi penjualan sepeda motor menjadi turun, kata dia, bila kenaikan harga BBM
diikuti kenaikan harga atau tarif lainnya.“Penjualan sepeda motor akan terkena
dampak. Penjualan akan turun,”ujar Johannes.
Di Malang, Jawa Timur, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok sudah naik.
“Harga sembako naik dulu, sebelum harga BBM naik,” kata pedagang bahan pokok di
Pasar Induk Gadang, Hari Santoso.
Dia menyebutkan harga gula dari Rp 9.800 menjadi Rp 10.500 per kilogram; minyak
goreng naik menjadi Rp 10 ribu dari Rp 9.500 per kg; dan beras medium yang
sebelumnya Rp 7.800 per kg, kini dibanderol Rp 8.200 per kg. Menurut Hari,
kenaikan harga di tingkat distributor terjadi sejak pekan lalu.
http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/03/07/ArticleHtmls/Harga-Barang-Bakal-Naik-20-Persen-07032012003016.shtml?Mode=0
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/