Jangan Bebankan Anak Untuk Merawat Orang Tuanya !!!
Tugas seorang anak adalah berjuang mengejar kesuksesan masa depannya sehingga
mampu mendapatkan nafkah yang berlebih yang bisa dinikmati keluarga maupun
orang tuanya.
Dalam mengejar cita2 si anak, orang tualah yang peranannya paling penting
membimbing agar anaknya bisa menjadi orang yang kaya raya yang tidak mengenal
kata kemiskinan seperti yang diderita dan dialami orang tuanya.
Orang tua yang gagal gimana bisa mengharapkan anaknya yang tidak mampu ini
untuk merawat dirinya ???
> Adi AM <adiis63@...> wrote:
> pak wal takut menjadi tuwa ya...?
Masalah merawat orang tua sebenarnya bukanlah masalah tanggung jawab anak, juga
bukan masalah budaya, juga bukan masalah kewajiban.
Masalahnya terletak seberapa jauh kemampuan anak itu sendiri untuk merawat
orang tuanya. Bagaimana mau diwajibkan atau dibudayakan kalo secara ekonomis,
tehnis dan fisis si anak sendiri tidak mampu merawat orang tuanya ???
Contohlah anak cacat tidak mungkin bisa merawat orang tuanya, sebesar apapun
cintanya, sebesar apapun niatnya, karena kondisi badannya sendiri cacat yang
bahkan perlu perawatan orang tuanya dulu2nya.
Disinilah letaknya kelemahan para orang tua yang tidak menyadari tanggung
jawabnya yang tidak boleh memikulkan tanggung jawab dirinya dimasa tua kepada
anaknya.
Oleh karena itu, seorang tua harus mampu mendidik anaknya sehingga bisa mencari
nafkah yang mampu menolong orang tuanya dihari tua.
Jadi kalo si anak tidak dididiknya sehingga si anak seumur hidup cuma jadi
pengangguran, apa yang pantes untuk diharapkan orang tua begini dari anaknya ???
Tugas utama orang tua adalah menjadikan anaknya se-kaya2nya dimuka bumi ini.
Tanpa kekayaan si anak tidak mampu merawat orang tuanya, dan tanpa pendidikan
yang betul si anak tidak akan mampu meraih kekayaan dalam mencari nafkahnya.
Jadi sekali lagi saya ingatkan, JANGAN MEMBEBANKAN ANAK DENGAN TANGGUNG JAWAB
MERAWAT ORANG TUANYA PADAHAL orang tuanya pun tidak pernah memikul tanggung
jawab akan masa depan anaknya yang cerah.
Kemampuan anak merawat orang tuanya sangat bergantung dari upaya orang tuanya
dalam membimbing sukses akan masa depan anaknya. Jadi orang tua yang miskin
tentunya sangat terbatas untuk bisa membimbing anaknya bisa sukses masa
depannya, lalu gimana bisa mengharuskan si anak merawat orang tuanya ???
Oleh karena itu, bagi orang tua yang memang tidak mampu membimbing kesuksesan
masa depan anaknya, janganlah memberi beban kepada anaknya, tapi doronglah
semangat si anak untuk berjuang mencapai suksesnya sendiri tanpa harus minta
dirinya dirawat sehingga menambah beban si anak untuk menjadi gagal
perjuangannya untuk sukses.
Kalo orang tua yang tidak dirawat ini mati, namun si anak akhirnya berhasil
sukses, maka si anak nantinya mempunyai anak yang lebih mampu merawat orang
tuanya. Demikianlah berjalan terus beberapa generasi sehingga disuatu saat
nantinya dimasa depan keturunan selanjutnya dari si anak yang tadinya mulanya
tidak bisa merawat orang tuanya, akhirnya si generasi penerus bisa mewarisi
kesuksesan2 orang tuanya untuk melanjutkan kesuksesannya sendiri sehingga
memberi kesempatan terbuka bagi si anak untuk bisa merawat orang tuanya.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/