Berpihaklah Kepada Kebenaran Dan Keadilan Bukan Kebathilan !!!
                                        
Apalagi sebagai pemimpin dinegara yang pluralistik, maka kita harus bersikap 
berpihak kepada yang benar dengan adil, bukan berpihak kepada agama Islam yang 
kita anut.

Dunia ini bukan milik muslimin, kita tidak bisa membenarkan ayat alQuran yang 
menyebutkan dunia dan alam semesta milik Allah, ini salah tulis karena AlQuran 
ditulis tangan manusia yang bisa salah.  Salah pemahaman Islamnya, salah 
menangkap bisikan Allah, dan salah mendengar pidatonya nabi Muhammad.

Kenyataannya, dunia dan alam semesta ini milik kita bersama, bukan hanya milik 
muslimin, juga bukan milik kristen, Hindu, Buddha atau kaum Marhaen.

Jadi salah kalo muslimin Ahmadiah kita usir karena menganggap mereka bukan 
muslim.

Juga salah kalo muslimin membunuhi Yahudi karena mereka bukan menyembah Allah 
sehingga tidak boleh menempati bumi milik Allah.  Apalagi tanah Israel milik 
Yahudi turun temurun dijajah, dirampas, dan diaku se-mena2 sebagai milik 
Islam... itu jelas salah, semua manusia diseluruh dunia juga menyalahkannya.

INI DALIL... dalil bahwa dunia dan alam semesta ini milik penghuninya didalam 
dunia dan alam semesta itu sendiri.

Allah bukan penghuni bumi dan alam semesta ini tapi penghuni sorgaloka dan 
pemilik neraka.

Kalo anda sudah mati, maka anda bukan lah penghuni bumi dan alam semesta ini 
tapi anda harus sewa apartment di neraka sambil menunggu kesempatan pindah ke 
sorga yang selalu penuh.

> "Rio" <al_adam9111@...> wrote:
> oleh karena itu Amerika dan
> anteknya melalui agen2nya
> mendorong agar negara2 muslim
> hancur dari dalam berupa Demo
> penggulingan presiden dll.

Enggak begitulah caranya, kalo cuma demo berhasil menggulingkan presiden, siapa 
yang bisa membeli senjata2 yang dijual Amerika dan antek2nyaitu ???  Memang 
pabrik senjata ingin bisa laris dagangannya, untuk itu haruslah perang terbuka 
agar senjatanya dibeli.  Kalo cuma demo sih yang laku itu nasi bungkus, gerobak 
dorong jualan limun, karton manila dan spidol.  Karena demo itu enggak perlu 
bomb.

Celakanya, kalo presidennya yang korup kaya raya ini terguling, mana mau dia 
disuruh beli senjata ???  Sang presiden hanya bisa beli senjata kalo dia 
tidaklah terguling.  Padahal Amerika sendiri sudah berjanji kirimin nasi 
bungkus untuk demonstran, dan mengembargo penjualan senjata kepada sang 
presiden.

Enggak cocok dalil-mu, tidak cocok dilapangan dan tidak cocok dengan rencananya 
semua pihak.

> sehingga senjata mereka laris
> manis. Mana dalilmu? Dimana kamu
> ketika Tentara AS memberondong
> 16 sipil Afgan?

Lhooo... jangan ngelindur ke Afghanistant, bikin topik barulah untuk 
Afghanistant karena di Afghanistant sudah ada pemerintahan baru yang berdaulat. 
 Jangan menuduh saja secara sepihak, berlakulah adil dengan memberi kesempatan 
semua pihak menelidikinya, karena ke 16 sipil itu adalah Taliban yang memang 
resmi memusuhi Amerika sebagai negara kafir, dan tidak bisa disalahkan kepada 
Amerika karena Taliban inilah yang mendahului menyerang Amerika dalam 911.  
Sebelumnya Taliban cuma membom kedubes2 AS diluar negeri, menyerang kapal2 
perang Amerika dilautan bebas, dan menculik pedagang2 Amerika dimanapun untuk 
dimintai tebusan.  Semua itu tidak mendorong Amerika menyerang Afghanistant dan 
menghancurkan Taliban.  Tapi serangan 911 tentunya kekecualian, ini harga mati 
tidak bisa ditawar, ini menantang perang, tapi sebelum diserangpun tetap diberi 
kesempatan untuk menyerahkan otak pelaku serangan ini yaitu Osama bin Laden.  
Dua tahun kesempatan itu bukan dilaksanakan malah ditantang, bahwa kalo Amerika 
berani menyerang, semua muslimin lebih dari semilyard diseluruh dunia akan 
berjihad memerangi Amerika.

Dua tahun di sia2kan, niat Amerika untuk damai diabaikan, dan tidak ada lagi 
yang bisa mencegah, serangan Amerika itu fatal, tidak ada muslimin seluruh 
dunia yang memerangi Amerika malah sebaliknya semua negara2 muslim sedunia 
malah membantu Amerika.

Taliban itu memang sipil, tapi kalo bisa dipersenjatai oleh Osama bin Laden, 
menebar bomb, memusuhi Amerika dimanapun juga, wajar dong kalo Amerika harus 
memusnahkannya katimbang mereka dimusnahkan Taliban.  Lalu dimana yang salah 
???  Dalilnya khan jelas, anda membunuh maka anda juga dibunuh.

> Dimana kamu (paus)
> ketika anak2 palestina. Mati
> kelparan yg di blokade oleh Israel
> dan sekutunya? Kemana saja kamu? 

Paus enggak ada urusan disini, anak2 Palestina bukanlah anak Palestina tapi 
anak Arab yang dibrainwash dengan Syariah Islam yang memusuhi semua manusia.

Jadi yang dibunuh itu bukanlah anak2 Palestina tetapi terorist jihad Arab yang 
mencatut nama orang Palestina.  Karena jelas, orang Palestina adalah penyembah 
berhala bukan penyembah Allah, sedangkan yang anda namakan anak2 Palestina 
adalah orang2 Arab yang berjihad menteror orang2 Yahudi.

Kalo diperangi tentunya juga disalahkan, oleh karena itu diblokade ekonomi saja 
agar mereka mati secara alamiah.  Seharusnya mereka sadar bahwa mereka selama 
ini mendapatkan makan dan hidupnya dari orang2 yahudi yang justru ingin 
dibunuhnya.  Lalu dimana keadilan dalilnya ??

Jangan karena kita Islam menjadi buta diharuskan membela sesama Islam meskipun 
dipihak yang bersalah.

Saya seorang Muslimah yang berdiri diatas kebenaran bukan diatas kesalahan dan 
kebohongan dengan mencatut nama agama Islam agar dibela.

Siapa pun yang benar, maka dialah yang harus kita bela, biarpun dia Islam, 
biarpun dia muslimin, kalo bersalah tidak boleh dibela tapi harus kita hukum.

Jadi DALIL kebenaran dan keadilan janganlah dikorbankan demi Islam, hal inilah 
yang harus anda dakwahkan kepada setiap muslimin dimanapun juga.

Ny. Muslim binti Muskitawati.










------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke