Khusus Prabowo jujur saja kena telikung.
Setelah Mei, Prabowo ingin bertemu dengan Mbak Mega, dan sebelum bertemu 
dengan Mbak Mega, Prabowo diajak ngobrol oleh orang kepercayaan Mbak Mega 
selama 3 hari 3 malam, dan kesimpulan akhirnya bersih, oleh karena itu di 
Pilpres 2009 Mbak Mega mau bergandengan tangan dengan Prabowo.
Sampai saat ini banyak orang masih menuduh Prabowo sebagai dalang.

Ada 1 hal yg patut di ingat, ketika menjadi Danjen Kopassus Prabowo mendapat 
perintah utk meng " hilang " kan aktivis yg merongrong Soeharto, dan Prabowo 
melakukan tugasnya dengan sandi tim Mawar, hanya tim Mawar tsb menangkap 
Aktivis tidak di hilang kan, melainkan di diam kan ( Pius, Tansil dan banyak 
aktivis lainnya, maaf aku lupa nama nama nya kurang lebih sd 10 orang ), 
sebelum tim mawar dibubarkan Prabowo di angkat menjadi Pang Kostrad, dengan 
tujuan nantinya menjadi Kasad, dan tim mawar bentukannya dilanjutkan oleh 
personel lain yg kerjanya benar benar meng hilang kan aktivis. ( Prabowo 
tidak keburu membubarkan nama sandi tim mawar )

Jabatan Pang Kostrad adalah jabatan yg tidak memiliki anak buah, karena anak 
buah semua dibawah komando kepala masing masing angkatan.

Ketika terjadi Mei, situasi dan kondisi menjadi tidak terkendali ( bila 
Prabowo yg melakukannya tentu akan rugi besar, wong mantu pak Harto ngapain 
jatuhin mertua ?, tinggal 2 langkah lagi menjadi Pangab ).

Kekacauan Mei menjadi tidak terkendali karena satuan yg ada semua melindungi 
lokasi lokasi penting dan strategis, sedang massa yg tadinya menonton 
menjadi tidak terkendali dan ikut nimbrung, sehingga ketika Prabowo melihat 
situasi tsb,  melakukan tindakan diluar komando, dengan memanggil Marinir 
dari Surabaya dan dari lain daerah yg berdekatan, sehingga kondisi chaos yg 
tadinya tidak terkendali menjadi kembali pulih.
Dan apa yg dilakukan Prabowo didengar oleh Cang Ato dengan versi berbeda, 
sehingga mau tidak mau Prabowo 'tersisih' kan.

Bila kita membaca sejarah memang harus lebih detail, bila Prabowo dihukum 
dengan diberhentikan tidak hormat, bukan dengan tuduhan pelaku Mei, 
melainkan melanggar aturan Komando ( dalam hal ini termasuk pak Safri 
Syamsudin sebagai Pangdam yg keliling barengan dengan Prabowo memakai 
tank ).

Siapa otaknya ?, jujur saja tinggal melakukan analisa sederhana, siapa yg 
membuat porak poranda kurs Rupiah, Distribusi barang yg mendadak di stop 
sehingga masyarakat kecil tidak bisa membeli kebutuhan pokok sehari hari 
karena tidak ada stock ( susu, beras dlsb ), siapa yg mampu melakukan tsb 
mohon dianalisa sendiri, aku tidak bisa menulis lebih jauh.

Juga harus diingat peran Sintong yg setelah Mei naik posisi menjadi aspri 
HBB dan setelah HBB lengser Sintong menulis buku mengenai Kopassus 
dikacamata beliau.

Juga jangan dilupakan LB Moerdani biarpun ybs sudah ' dipensiunkan' secara 
dini, karena beliaupun masih memiliki wibawa di TNI.

Mei tidak bisa serta merta di tuduh kan ke TNI thok, juga ke oknum TNI thok 
karena bukti bukti yg ada pada saat itu sangat njlimet, sampai sampai cang 
Ato memilih mundur karena sudah tidak tahu lagi siapa kawan dan siapa lawan, 
termasuk para cina taipan yg sebelum Soros menggebrak Rupiah sudah diminta 
Cang Ato utk membantu, alih alih membantu malah kabur dengan BLBI berjubel 
( dari 200 taipan yg diundang Cang Ato ke Tapos, cina taipan lebih dari 170 
orang ).

Cina taipan yg kabur membawa uang ribuan milyar bukan main main, apakah non 
cina hanya bisa tertawa ?.
Itu sebabnya ketika HBB naik, Adi Sasono membuat gebrakan anti cina dimana 
Koperasi dijalankan dan bahan baku harus melalui Koperasi, dan programnya 
gagal total, karena rantai distribusi tidak melulu taipan cina, cina 
tanggung sudah memiliki jaringan distribusi, sehingga koperasinya Adi Sasono 
pun gagal total, dan para cina kegirangan ( lupa bahwa taipan cina membuat 
susah cina bokek ).
Jusuf Kalla pun waktu itu marah besar dengan para taipan cina karena hanya 
ngeduk uang blbi dan kabur, sehingga keluar istilah Affirmatif, padahal JK 
dalam hal ini bukan anti cina melainkan anti taipan cina sialan.
Bila non cina korupsi paling banter uangnya di simpan di Singapore, itu 
sebabnya sampai saat ini hubungan bilateral dibidang ekonomi antara 
Singapore dan Indonesia tidak pernah di sepakat i, karena bila hal ini di 
sepakati akan berdampak keuangan Singapore kacau.

Mengenai oretan si beruk arnold jangan dipercaya wong si beruk tinggal di 
amerika mana tahu daleman Indonesia, yg dia tahu hanya gossip murahan yg 
tidak pernah bisa dipertanggungjawabkan, lha terlihat oretannya sejak 
sepuluh tahun yg lalu sd sekarang masih sama, tidak berubah alias otaknya 
sudah beku tinggal 1 sel, termasuk si uplik, abu ireng dan loperkoran buta 
huruf yg mimpi rms merdeka ( mengenai rms suer aku ingin tertawa, lha PBB 
pusingnya masalah Palestina yg jelas jelas kicit dan dibandingkan dengan rms 
yg sudah lebih dulu eksis ).

sur.
----- Original Message ----- 
From: "Teddy S." <[email protected]>


Kalau peristiwa itu suatu operasi militer banyak orang juga sudah tahu.

Tapi dalam hal ini vonis sudah dijatuhkan pada Prabowo sebagai dalangnya.
Dari seseorang yang mengalami sendiri kejadian ini dengan dia sendiri punya 
jalur informasi khusus sebagai bekas aktivis, dia masih belum mampu 
menentukan siapa dalangnya antara Prabowo dan Wiranto.


--- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote:
>
> Si beruk monyet arnold adalah officeboy di kesatuan marinir as, dan si 
> beruk bloon bin dogol plus maniac sinting ini juga salah satu yg nipu cina 
> Indonesia agar pindah menjadi warga negara amerika, dan setelah dapat duit 
> dari para cina yg kena tipu lalu koar koar kesana sini seperti halnya 
> beruk yg kegirangan mendapatkan pisang si sunny.
>
> Silahkan baca oretan dibawah, berita yg dipakai berita basi dan tidak 
> berlaku lagi, wong si clintonnya sudah pensiun, PBB saja sampai saat ini 
> tidak bertindak, koq ngotot ?.
>
> Sekarang bertambah lagi deh orang ber otak 1 sel, uplik si rajasinga, abu 
> ireng kacung warnet, sunny loper koran buta huruf n beruk arlnod si babu 
> marinir kasihannnnnn.
>
> Eniwe bila memang si beruk mau diskusi masuk dong ke kampung petar jangan 
> jual pentang bacot di millis gelora, dan bila si loper koran sunny buta 
> hurup beneran pria, bila forwads ke millis lain cc juga ke petar, minimal 
> aku bisa jawab melalui Pak Chan.
>
> Kasihan juga sama si beruk kacung marinir arnold, di komunitas tionghoa 
> sepertinya sudah tidak bisa kotbah lagi, sehingga kelayapan di gelora dan 
> merusak nama orang lain seenak dheweknya.
>
> ----- Original Message ----- 
>   From: Arnold



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke