Bukan Cuma TKW Yang Bisa Laporkan ke UN Juga Freeport Bisa !!!
Kejadian lalu dimana TKW Indonesia dihukum mati karena difitnah membunuh
majikannya di Arab Saudia tidak berhasil ditolong oleh presiden Abdul Rahman
Wahid atau Gus Dur waktu itu, akhirnya melalui UN dan Amerika TKW tsb berhasil
diselamatkan kembali ke tanah air.
Tapi disini saya tekankan, bahwa laporan pelanggaran HAM dan ketidak adilan ini
bukan cuma bisa TKW saja yang melaporkannya, juga umat Islam Ahmadiah telah
melaporkan ketidak adilan ditanah airnya sendiri sehingga pemerintah RI
mendapat teguran sehingga pemerintah membatalkan pengeluaran surat
pelarangannya.
Bukan cuma TKW, juga bukan cuma Islam Ahmadiah, tapi juga rakyat Irian Barat
atau Papua juga bisa melaporkan perlakuan para penjajah Indonesia yang
se-wenang2 melanggar HAM mereka sehingga pasukan Amerika dialokasikan di Darwin
dan dua jendral Amerika mendampingi presiden SBY dalam mengawasi tindak
tanduknya.
Juga perusahaan Freeport berhak mengajukan pengaduan karena assetnya mau disita
dinasionalisasi pemerintah RI dengan menggerakan pemogokan massal pegawai2
Freeport yang wni sehingga produksi Freeport terhenti lebih dari setahun.
Demikianlah, banyaknya pelanggaran2 HAM yang dilakukan pemerintah RI diseluruh
Indonesia akan mendorong tindakan2 emergency dari pihak UN dan Amerika, jadi
pasukan Amerika di Darwin hanyalah untuk tindakan pencegahan agar RI tidak
berkesempatan melakukan bumi hangus menghancurkan Papua dengan Freeportnya
sebelum melepaskan wilayah ini untuk meredeka seperi yang pernah dilakukannya
terhadap Timor Timur. Dunia belajar tentang Indonesia dari Sukarno, dari
Suharto dan juga dari SBY. Tidak ada salahnya melakukan tindakan preventive.
Papua siap diterima sebagai negara baru di UN seperti halnya Kosovo dan nyaris
tidak seperti Palestina yang batal diakui. Bedanya, kalo Palestina yang belum
diakui tapi minta diakui untuk tujuan menghancurkan Israel, maka Papua minta
pengakuan untuk tujuan perdamaian, penegakkan HAM, dan persamaan hak berdiri
bukan hak menghancurkan.
Proses perlu waktu, tapi dipastikan Papua diakui kemerdekaannya atas dasar
memang dasarnya bukan wilayah RI dan bukan bangsa Indonesia. Papua direbut
Sukarno bukan karena kebangsaannya melainkan karena sumber alamnya yang kaya
raya. Tapi merampas kekayaan alam dengan menyiksa, mengadu domba penduduknya
bukan layaknya dilakukan sebuah negara melainkan penjajah yang memang biasa
melakukannya.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/