Huss bila kerja di negara sendiri, mereka biarpun gajinya kecil tidak akan 
mau jadi TKW.

TKW/TKI problem SDM yg kurang, sehingga mencari kerja sulit, makanya bila
orat oret mengenai TKW/TKI tanya lagi asal mana, apakah asal kota apa asal 
kampung yg nun jauh dari kota.

Eniwe baiknya anda diskusi dengan Nyak Mus, beliau ahli banget diskusinya, 
segala tahu sesuai dengan terawangan ybs.

sur.
----- Original Message ----- 
From: "ayub yahya" <[email protected]>


bro... anda nulis :
"Dengan jadi TKW atau TKI, pendapatan mereka lebih besar daripada 
sebelumnya".

disini yg dimaksud 'sebelumnya' .. kalo kerja di negara sendiri kan?!
disinilah 'problem'nya, kenapa bisa begitu ? .. yg makmur yg mana nih ?!

sementara menjadi TKW dan TKI sama aja jadi pembokat dinegeri orang lho...

kalo kerja ke LN, sebagai konsultan ato staff-ahli, lain soal deh
dibanding sebagai TKW ato TKI

cewe² jepun/aussie, banyak yg berlibur ke Bali,
kalo mereka balik ke jepang/aussie masih punya duit
di banding kalo gak pergi berlibur ke Bali
maksudnya, kalo mereka tetap tinggal di negaranya.

krn living cost negara makmur ama blom makmur emang jauh beda




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke