Ref: Barangkali yang bentrok ini lupa bahwa Pak Harto yang jago KKN
ditanam tubuhnya di musoleum. Bukan saja manusia seperti Pak Harto mendapat
penghargaan, tetapi singa binatang buas pun dijadikan lambang negara, sama
halnya dengan burung garuda yang buas dipakai menjadi lambang NKRI. Jadi tak
usah repot dengan patung gubernur, biar saja ada patungnya supaya yang melihat
akan selalu akan ingat kepada ZA Paragalam adalah setimpal denga Pak Harto dan
semoga diperoleh inspirasi tidak akan melakukan hal-hal seperti yang dilakukan
oleh kedua oknom petinggi tsb.
http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/03/21/ArticleHtmls/Warga-Bentrok-Soal-Patung-21032012009003.shtml?Mode=0
Warga Bentrok Soal Patung
KALIANDA
Patung orang tua gubernur Lampung dianggap simbol nepotisme.
Ribuan orang terlibat perselisihan tentang keberadaan patung Zainal
Abidin Pagaralam di Jalan Lintas Sumatera Kalianda, Lampung Selatan, kemarin.
Massa terlibat aksi saling lempar batu, yang menyebabkan sejumlah orang
terluka.
“Sangat disayangkan bentrokan terjadi karena polisi sudah mengamankan
aksi unjuk rasa dengan baik,”kata Zailani, koordinator aksi penentang
keberadaan patung itu, kemarin.
Aksi menjadi ricuh setelah tiba-tiba ribuan pendukung Bupati Lampung
Selatan Rycko Menoza, cucu Zainal Abidin Pagaralam, mendatangi pengunjuk
rasa. Massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Peduli Pembangunan marah
karena massa penentang patung melempari patung setinggi 10 meter di tepi Jalan
Lintas Sumatera itu. Mereka langsung membalas ulah massa yang digerakkan oleh
Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi itu dengan lemparan batu.
Ratusan anggota Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Lampung dan
Kepolisian Resor Lampung Selatan sempat terjebak aksi saling lempar batu itu.
Sejumlah polisi sempat terkena lemparan batu. Polisi kemudian menembakkan
gas air mata ke kerumunan orang.
Massa yang menolak pembangunan patung beralasan Pemerintah Kabupaten
Lampung Selatan tidak memiliki skala prioritas dan tidak sensitif terhadap
penderitaan rakyat. Patung yang terbuat dari perunggu itu juga dianggap
simbol nepotisme di Lampung Selatan. “Masih banyak tokoh dan pahlawan di
Lampung Selatan, seperti Radin Inten II, yang jejaknya terbukti memperjuangkan
kemerdekaan,”katanya.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Lampung Selatan Hendri Dunan
mengatakan penentang pembangunan patung Zainal Abidin Pagaralam adalah massa
antipembangunan. Pembangunan patung, kata dia, telah melalui tahapan yang
panjang sehingga merasa perlu Zainal Abidin Pagaralam dibuat monumen.
“Dia merupakan bupati pertama di Lampung Selatan dan menciptakan
dasar-dasar pembangunan,” kata Hendri Dunan saat berorasi di hadapan ribuan
pendukung pembangunan patung.
Kepala Polres Lampung Selatan Ajun Komisaris Besar Harri Muharram
menyayangkan terjadinya bentrokan itu. Dia meminta pejabat dan wakil rakyat
menemui peserta aksi agar tidak ada gejolak. “Pejabat dan wakil rakyat harus
bahu-membahu menciptakan ketertiban dan suasana kondusif,“katanya di lokasi
bentrok.
Bentrokan itu menyebabkan Jalan Lintas Sumatera Bandar Lampung-Bakauheni
ditutup selama dua jam. Selain itu, belasan sepeda motor dan kendaraan roda
empat ikut dirusak massa. Bentrokan berakhir setelah polisi menghalau massa
penentang patung.
NUROCHMAN ARRAZIE
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/