Pembunuhan Rabbi diPerancis Jadi Ancaman Bagi Muslimin Sedunia !!
Akibat pembunuhan Rabbi oleh pemuda keturunan Arab Islam di Perancis telah
membuat berang semua manusia diseluruh dunia, hal ini akan pasti berakibat
langsung kepada muslimin diseluruh dunia yang akan menjadi tumpahan kemarahan
warganegara maupun pemerintahnya TERUTAMA keturunan Arab-nya.
Kehidupan muslimin di semua negara2 maju sekuler yang semulanya tenang akan
terusik sebagai akibat ditingkatkan kewaspadaan warga sejalan dengan kecurigaan
aparat keamanan setiap negara.
Kejadian inipun akan mendorong Israel lebih meningkatkan serangan2nya disemua
kantong2 terorist Hamas untuk lebih memastikan hancurnya pusat2 latihan mereka
serta memusnahkan kantong2 logistik dan perbekalan mereka.
Tidak ada pembunuhan yang tanpa balas, dan tidak ada perang tanpa akhir.
Israel mampu mengakhiri perang ini dengan pembasmian total.
Pembunuhan yang dilakukan Mohammde Merah di Perancis adalah sebagai kewajiban
Islami dan sama sekali bukan pembalasan dendam akibat yang katanya pembunuhan
terhadap anak2 Palestina oleh pasukan Israel. Memang tidak pernah ada
pembunuhan terhadap anak2 Palestina oleh pasukan Israel, yang dibunuh pasukan
Israel adalah terorist2 Arab yang menyerang Israel termasuk anak2. Jadi bukan
anak2 Paletina tetapi anak2 Arab yang digunakan sebagai terorist untuk ngebomb
wilayah2 Israel. Disini termasuk anak2 yang berada di pusat2 latihan pembom2
bunuh diri. Semuanya aseli Arab dan bukan Palestina, tapi mereka mencatut nama
Palestina. Padahal orang Palestina adalah penyembah dewa dewi Falistine bukan
muslimin yang menyembah Allah seperti orang2 Arab ini.
Demikianlah, teror muslimin Jihad Islamiah yang dilakukan seorang pemuda Arab
di Perancis merupakan ancaman setiap umat manusia didunia ini termasuk juga
ancaman bagi musliminnya yang dianggapnya murtad karena berteman dengan orang2
Yahudi atau yang dianggapnya kafir.
Dengan kejadian ini simpati dunia kepada perjuangan Palestina padam karena
kejadian ini menyadarkan semua manusia didunia bahwa para terorist bukanlah
pejuang Palestina melainkan terorist Jihad Islamiah yang mau memaksakan Syariah
Islam di Palestina dan juga didunia.
Di Amerika, Inggris, Perancis, Jerman dan seluruh negara2 Eropah sekarang ini
semua rakyatnya disiagakan untuk melakukan pengawasan ketat kepada kegiatan2
muslimin dan mereka2 yang tampangnya ke-Arab2an, apabila ada tanda2 yang
mencurigakan segera lapor kepada yang berwajib dan pihak yang berwajib akan
segera bertindak tegas tanpa perlu menanya lagi, tangkap dulu periksa
belakangan.
Ini adalah tindakan preventive, tindak sebelum mereka sempat menembak atau
ngebom, dan kalo dicurigakan bersenjata mau melawan, tembak mati ditempat,
periksanya bisa nanti belakangan.
Kepada semua umat Islam perlu saya nasihatkan agar jangan sekali sekali
mempraktekan Islam sebagai syariah Islam, melainkan gunakanlah Islam sebagai
kegiatan sosial semata dalam saling membantu, saling menolong dan saling
memberi tahu saja bukan memberi justifikasi benar salahnya seseorang dengan
rujukan alQuran... Karena yang dulu dianggap benar sekarang dianggap salah
karena sekarang rujukan semua negara adalah "piagam hak azasi manusia" bahkan
meskipun namanya negara syariah Islam tetap saja rujukannya diharuskan ke
piagam HAM sebagai anggauta UN.
Jadi dalam kaitannya ini setiap umat Islam harus memahami apa yang benar
menurut HAM bukan yang benar menurut Syariah Islam.
Dulu dizaman nabi Muhammad kalo kita kecurian dan berhasil menangkap pencurinya
beserta barang buktinya, maka hukuman potong tangan boleh kita sendiri yang
melakukannya, tetapi dizaman sekarang meskipun negara Syariah Islam dilarang
siapapun menegakkan hukum Syariah Islam sendirian, harus diserahkan kepada
negara sebagai pelaksana hukumnya bukan masing2 muslimin bisa menegakkan hukum
syariahnya sendiri2.
Apalagi kita muslimin tinggal dinegara yang pluralistik beraneka warna agama
termasuk aliran2 Islam yang ber-beda2. Apa yang kita anggap berdasarkan
Syariah Islam sebagai perbuatan salah dan harus dihukum pancung, malah
sebaliknya berdasarkan HAM bukan dianggap salah malah wajib dilindungi.
Demikianlah akibatnya kita sebagai umat Islam bila mempraktekkan Syariah Islam
selalu bertentangan dengan HAM, selalu melanggar HAM karena memang Islam pada
hakekatnya adalah agama yang "Anti-HAM".
Berzinah dalam Islam adalah dosa dan dihukum rajam, sebaliknya dalam HAM
merupakan pilihan style hidup yang bersifat pribadi yang tidak boleh diganggu
gugat apalagi dihukum, malah harus dilindungi hak2 seperti ini.
Poligamy yang dalam Islam dianggap berpahala karena menolong banyak wanita yang
tidak berpasangan, malah dalam HAM dilarang karena merupakan variasi praktek
pelacuran yang sangat terkutuk. Bahkan berpoligamy dihukum dalam HAM karena
selain menghina wanita, merendahkan wanita, juga merupakan pelacuran.
Kawin Mutaa yang dalam Islam adalah jalan keluar melepaskan syahwatnya bagi
mereka yang bekerja jauh dari isteri2nya, yang sangat bermanfaat dalam mencegah
pelacuran, malah dalam HAM praktek kawin mutaa ini bukanlah perkawinan
melainkan pelacuran yang betul2 terlarang dalam HAM. Padahal dalam Islam hal
ini menolong wanita dan juga menolong laki2 yang tinggal jauh dari isteri2nya.
Dalam Islam kita berkewajiban dan berhak menghinakan berhala, menghancurkan
patung2nya, menempatkan kaum muslimin ditempat yang mulia dan orang kafir
ditempat yang hina se-hina2nya dimata Allah. Tapi berdasarkan HAM malah
sebaliknya bahwa kita harus menghargai berhala para penyembahnya dan dilarang
menghancurkan patung2 mereka dan harus menempatkan kaum kafir sederajat sama2
mulianya dengan kaum muslimin.
Demikianlah, dengan keterangan2 sedikit diatas ini, saya mengharap para Ikhwan
bisa selalu menempatkan diri dimuka HAM sehingga tidak terjebak seperti
Mohammad Merah yang buta HAM dan hanya dirasuki oleh keimanan yang sebenarnya
sudah usang dan terlarang diseluruh dunia ini.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/