Refl: “Tom and Jerry” bukan produk baru dari Walt Disney Inc. Rupanya
NKRI tidak mau ketinggalan dari itu dilahirkan berita “TomCat” atau Tom and
Cat. Perbedaannya antara Tom and Jerry dan Tom and Cat ialah Tom and Jerry
adalah film kartun hiburan anak-anak, sedangkan Tom and Cat made in Indonesia
adalah serangga yang dihembuskan sebagai wabah mengganggu kesehatan umum.
Seolah-olah serangga ini baru saja dihadiahkan oleh Setan Iblis penguasa alam
semesta dari lubang persembunyiannya kepada pulau Jawa.
Siapa tahu berita TomCat ini dihangatkan untuk megalihkan perhatian umum
tentang ancaman kehidupan sehari-hari rakyat banyak dengan menjulangnya harga
BBM ke arah serangan serangga yang berdomisili di pulau Jawa beribu-ribu tahun
tanpa dijadikan perhatian dan top berita media cetak maupun elektronik.
Lingkungan penguasa NKRI tidak miskin dengan akal bulus.
http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/03/25/ArticleHtmls/Serangan-Tomcat-Bukan-Wabah-Nasional-25032012005018.shtml?Mode=0
Serangan Tomcat Bukan Wabah Nasional
BANTEN
BANTEN –– Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat menyatakan
penyakit yang disebabkan oleh racun kumbang tomcat (Paederus riparius) bukan
wabah penyakit nasional. Penyebaran kumbang ini dinilai masih bersifat regional
dan sementara.
“Kami bisa mengatasinya agar tidak menyebar,” kata Menteri Koordinator
Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono dalam acara “Panggung Rakyat” di Desa
Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten, kemarin.
Menurut Agung, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Kementerian
Pertanian telah mengambil langkahlangkah penanggulangan. “Masyarakat tidak
perlu panik,”ujarnya.
Pekan lalu, sejumlah penghuni sebuah apartemen di Surabaya diserang
penyakit kulit. Serangan penyakit itu muncul bersamaan dengan kehadiran kumbang
yang mereka sebut tomcat. Predator hama padi ini pun menjadi momok. Apalagi,
beberapa hari belakangan, kumbang itu juga ditemukan di daerah-daerah lain.
Kementerian Kesehatan membenarkan adanya hubungan antara tomcat dan
penyakit kulit. Jika merasa terancam, serangga itu akan mengeluarkan racun
paederin. Racun inilah yang membuat kulit gatal-gatal. Agung mengatakan, mereka
yang terserang racun tomcat diminta segera berobat ke rumah sakit.“Silakan ke
rumah sakit. Gratis,”katanya.
Di Tangerang Selatan, kemarin, sudah ditemukan indikasi serangan tomcat.
Seorang bayi berusia tujuh bulan mengalami penyakit kulit. ”Orang tua bayi
melihat tomcat sebelum bayinya sakit,”kata Kepala Dinas Kesehatan Tangerang
Selatan, Dadang. ”Setelah dibawa ke puskesmas, kondisi bayi membaik.” Dadang
menegaskan,tomcat sebenarnya bukan serangga berbahaya. Racunnya tidak
mematikan. Serangga ini bahkan sangat membantu petani karena memakan
hewan-hewan hama padi. Namun, untuk mengantisipasi dampak negatif terhadap
manusia, Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah menyiagakan 21 puskesmas.
”Petugas dan obat-obatan sudah kami siagakan,”katanya. ● RAFIKA AULIA |
JONIANSYAH | SUSENO
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/