Ref :Maklumlah sebentar lagi pemilihan umum, jadi ramai-ramai mengambil 
kesempatan mempengaruhi pemilih agar bisa tetap duduk pada kursi empuk pemberi 
rejeki.


http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/03/28/ArticleHtmls/PDIP-MAINKAN-POLITIK-JALANAN-28032012001004.shtml?Mode=0


      PDIP MAINKAN POLITIK JALANAN  
     
      JAKARTA  

             
            
     
                    
              
           
     
        
             
            
     
Mereka anggota DPR, berjuang dong di DPR."
Demonstrasi menentang kenaikan harga bahan bakar minyak di sejumlah daerah 
kemarin dimotori massa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Menurut Ketua 
PDIP Ribka Tjiptaning, aksi jalanan itu melengkapi perjuangan partai di Dewan 
Perwakilan Rakyat, yang diklaimnya paling ngotot menentang kenaikan harga BBM. 
“Demonstrasi hari ini wujud dari perjuangan ekstra parlementer,“ ujarnya kema 
rin, di tengah pengunjuk rasa di depan gedung Mahkamah Konstitusi, 300 meter 
dari Istana Negara, Jakarta.

Ketua Komisi Kesehatan DPR ini mengklaim lebih dari 20 ribu kader dan 
simpatisan partainya di seluruh Indonesia turun ke jalan. Beberapa kepala 
daerah dari PDIP juga turun ke jalan, yakni Wakil Wali Kota Surakarta F.X. Hadi 
Rudyatmo, Wakil Wali Kota Surabaya Bambang D.H., dan Wali Kota Malang Peni 
Suparto.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menginstruksikan seluruh 
kadernya agar mengekspresikan penolakan itu. Instruksi pada 26 Maret tersebut 
berisi lima poin, di antaranya melarang melibatkan pihak ketiga, anarkistis, 
dan tak mengenakan atribut partai.

Aksi PDIP dikritik politikus Partai Demokrat.“Kalau melakukan sesuatu di jalan, 
pasti agendanya lain,“ kata Wakil Ketua Umum Demokrat Max Sopacua di gedung 
DPR.“Mereka anggota DPR, berjuang dong di DPR.“

Ketua Demokrat Gede Pasek Suardika menilai aksi PDIP itu menunjukkan partai 
tersebut merasa frustrasi lantaran gagal memperjuangkan kepentingannya di DPR. 
Ramadhan Pohan, Wakil Sekretaris Demokrat, bahkan menuduh PDIP mencuri porsi 
organisasi kemasyarakatan yang tak memiliki wakil di DPR sebagai parlemen 
jalanan.

Menurut pengamat dari Charta Politika, Yunarto Wijaya, politik jalanan PDIP 
mendegradasi perjuangan kadernya di DPR.“Semestinya PDIP berjuang optimal di 
parlemen untuk melakukan perubahan.“

MARIA Y | FEBRIYAN | ISTMAN MP | JOBPIE S Gamawan Mengancam, Mereka Menantang 
Beberapa kepala daerah asal PDI Perjuangan turun ke jalan kemarin. Ancaman 
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi sehari sebelumnya dianggap enteng. Inilah di 
antaranya: Wali Kota Malang Peni Suparto Wakil Wali Kota Solo F.X. Hadi 
Rudyatmo Wakil Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono Bupati Sukoharjo Wardoyo 
Wijaya menolak kenaikan harga bahan bakar minyak, tapi tak ikut berdemo Wakil 
Bupati Jember (nonaktif), Kusen Andalas “Saya tak takut dipecat, undang-undang 
melindungi saya.“ (Peni Suparto, Wali Kota Malang) “Saya siap dipecat, ayo 
pecat saja.“

(Bambang Dwi Hartono, Wakil Wali Kota Surabaya) 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke