Memang wilayah itu dulu khan direbut Bung Karno, jadi bukan sebenarnya milik RI.

Jelas rakyatnya pun beda rasnya, beda budayanya, dan beda bahasanya, jadi 
statusnya adalah "Penjajahan".

Jadi janganlah menuduh Israel itu penjajah karena tanah yang ditempatinya itu 
adalah milik nenek moyang bangsanya dan Israel itu bukanlah Arab.

Bukan Israel yang harus keluar dari tanah airnya, melainkan RI itulah yang 
harus keluar dari tanah Papua, jelas rakyat Papua menolak dijajah oleh RI.

Kalo kaitannya dengan Amerika hanyalah sebatas politik Amerika yang selalu 
berpihak kepada yang benar dan adil.

Ny. Musslim binti Muskitawati.

















--- In [email protected], "Abbas" <abas_amin08@...> wrote:
>
> Ujungnya USA lah yang menguasai. Hehehehe
> 
> --- In [email protected], "Sunny" <ambon@> wrote:
> >
> > Refl: Apa pendapat Anda kalau Papua berpisah dari NKRI, merdeka berdaulat 
> > sepenuhnya ataukah harus tetap harga mati di pankuan ibu pertiwi, karena 
> > keayaan alam berlimpah-limpah dan tanahnya luas untuk digarap? 
> > 
> > 
> > http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/04/03/ArticleHtmls/Tuntut-Merdeka-Abepura-Lumpuh-03042012009024.shtml?Mode=0
> > 
> > 
> > Tuntut Merdeka, Abepura Lumpuh
> > JAYAPURA ­
> > 
> > 
> > Ribuan warga Papua kembali berunjuk rasa menuntut kemerdekaan di Jayapura 
> > kemarin. Akibat demo, Kota Abepura dan sekitarnya lumpuh total. Ratusan 
> > warga berkonvoi dengan sepeda motor dan membawa bendera Komite Papua Barat. 
> > Sedangkan di lingkaran Abepura, pengunjuk rasa berorasi dengan dikawal 
> > ketat kepolisian Jayapura.
> > Dalam sebulan terakhir, Komite Papua Barat telah menggelar dua kali demo 
> > menuntut pelepasan Papua. “Personel yang diturunkan sebanyak 800 lebih, 
> > ditempatkan di beberapa titik,” kata Kepala Bidang Humas Kepolisian 
> > Daerah Papua Ajun Komisaris Besar Yohanes Nugroho kemarin.
> > Ia mengatakan, aparat gabungan yang bersiaga terdiri atas 400 personel 
> > Kepolisian Resor Jayapura dan selisihnya dari Brigade Mobil dan aparat 
> > Polda Papua. “Kita berharap tidak anarkistis,”ujarnya.
> > Unjuk rasa ini mengakibatkan sejumlah pertokoan dan swalayan tutup. 
> > Demonstran juga memblokade jalan raya Jayapura-Sentani hingga menyebabkan 
> > kemacetan. Polisi dengan senjata dan dua buah mobil penghalau massa 
> > bersiaga.
> > Dari pantauan di lapangan, demonstran membawa spanduk tuntutan referendum 
> > dan meneriakkan “merdeka”. Beberapa warga Papua memakai pakaian adat 
> > dan koteka (penutup aurat) sambil membawa panah. Beberapa orang mengecat 
> > tubuhnya dengan simbol bendera Bintang Kejora.
> > Di Padang Bulan, Abepura, ratusan warga melakukan sweeping terhadap 
> > kendaraan yang lewat dan meminta agar kaca mobil diturunkan. Aksi pengunjuk 
> > rasa ini menjadi tontonan warga.
> > Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Jayapura Darwis Masie 
> > menyesalkan aksi unjuk rasa itu karena dinilai sangat mengganggu ketertiban 
> > umum. “Silakan kalau mau demo asalkan tidak mengganggu. Kalau demo sampai 
> > menutup jalan begitu, kita juga tidak nyaman,” kata Masie kemarin. ● 
> > JERRY OMONA
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke