Ingat dan sapa nama pelanggan anda dengan baik, begitu kata banyak para pakar komunikasi pemasaran. Nama adalah kata yang selalu menyenangkan didengar oleh pelanggan anda.
Saya bukanlah ahli marketing. Ada tujuh kata yang saya percaya cukup baik buat kita semua. Sebagai pelanggan kita tahu apa yang sebenarnya kita suka dengar dari para penjual karena itu bisa menyentuh hati kita. Dan, ujung-ujungnya bisa menutup sebuah transaksi bukan? 1. Nama. Menurut Dale Carnegie, “Nothing is so sweet to a person than the sound of their own name”. Ingatlah nama pelanggang anda dan panggil namanya dengan tulus. 2. Terima kasih. Ucapkan “terima kasih” dengan sungguh-sungguh, seolah-olah baru saja menyelesaikan sebuah transaksi berharga yang menyelamatkan usaha anda hari itu. Seseorang akan merasa tersanjung dan merasakan ada makna lain di balik semua transaksi ini adalah dasar dari semua sopan santun di seluruh dunia. 3. Sapaan. Meski penjual dan pembeli mungkin sudah saling mengenal dengan baik, menyapa adalah kunci pembuka segala pintu hubungan. Bahkan ketika memasuki sebuah mall dan mendengar sapaan hangat dari seorang security yang jelas-jelas saya tidak kenal dan tidak tahu namanya membuat saya seakan memasuki rumah sendiri. “Selamat pagi”, “selamat siang”, “apa kabar? “, “senang sekali bisa bertemu anda lagi.” 4. Ya. Ucapkan kalimat “ya”, “ya” dan “ya” sebagai tanda bahwa anda sedang menyimak dan berusaha memahami ucapan orang lain. 5. Bisa. “Bisa!” adalah salah satu kata sakti yang selalu menyenangkan didengar. Itu berarti pesanan kita sebagai pembeli dapat dipenuhi dan dipuaskan. Ucapan “bisa” tidak lahir begitu saja. Ia berasal dari sebuah “can do spirit”, dan antusiasme untuk memberikan pelayanan bagi setiap pelanggan. 6. Saya akan usahakan. “Saya akan usahakan” adalah kata yang selalu mengobati ketika kita tahu ada hal-hal mungkin menghambat pemenuhan pesanan kita. 7. Anda benar. Karena anda memenangkan pelanggan, anda bisa memenangkan transaksi. Tentu bukan hanya sekedar kata-kata. Kata-kata hanya sebagian dari sebuah proses komunikasi antar manusia yang rumit. Justru yang lebih berperan adalah komunikasi non-verbal, seperti isyarat, gerak-gerik, tatapan mata dan bahasa tubuh lainnya. Oleh karena itu kata-kata perlu diucapkan dengan sungguh-sungguh dan tulus. Di situlah kata-kata akan menemukan kekuatannya dan tidak lagi menjadi sebuah klise. Ch@™ pin: 21EF6D92 Powered by Telkomsel BlackBerry® ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
