Dulu dokter kami orang asal Medan yang seringnya ngomong betapa banyaknya peluang di Indonesia di mana dia bilang punya peternakan ayam saja sudah bisa jadi kaya di Indonesia. Mungkin dia tidak tahu bahwa bisnis di Indonesia itu ada biaya pengeluaran tidak terduganya dan tidak sesederhana seperti kelihatan dari luarnya.
Kehidupan Australia memang kehidupan yang tenang dengan orang banyak yang kaya melalui saham dan bisnis properti yang memanfaatkan aturan 'negative gearing' dengan memperhitungkan semua kerugian lewat potongan pajak. Perkiraan orang AS bahwa bahwa properti Australia akan rontok seperti di AS tidak jadi kenyataan karena kondisi yang jauh berbeda. Pemerintah Australia tidak pernah membangun perumahan bagi banyak orang, sementara tiap tahun ada 100.000 pendatang baru yang perlu tempat tinggal. Punya ketrampilan bisa menguntungkan kalau tinggal di daerah orang kaya yang umumnya suka sembarangan buang barang. Kolega asal Rumania dulu dapat microwave baru hasil dapat memungut, padahal rusaknya cuma karena sekering putus. Bisnis yang untung salah satunya dari jualan makanan. Ada tempat ayam bakar Arab yang omzetnya 8000 ekor ayam per hari dengan harga jual $ 10 untuk take away atau $ 20 makan di tempat. --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote: > > Sepertinya sulit membendung kedatangan imigran dari US, karena Australia > masih tetap menarik utk dijadikan tempat tinggal terakhir. > Hanya bagi yg mengharapkan tantangan, lebih baik di Indonesia, pilihan bisa > kaya mendadak dan bangkrut mendadaknya sulit di prediksi, juga masalah > ketenangan Australia lebih tenang dan aman. > Saat ini orang US sudah mulai masuk ke Kanada, hanya bila yg masuk ke > Australia level plumbing masih mendinglah dibandingkan pendatang dari > Afganistan ( heranya mereka memakai Indonesia sebagai batu loncatan ke > negara kafir. ) > > Di tahun 80 an aku diminta pindah ke Australia oleh teknisi Canon dari > Jepang, dan mendapat semua support asal menjadi teknisi Canon, aku tolak > karena aku melihat Australia terlalu adem, bila aku ikut saran tsb, bisa > jadi aku sudah punya toko camera, sayang pilihanku raja bolu :o)) > > sur. > ps. > Untung aku berlatar belakang teknisi sehingga bila ada peralatan rusak masih > bisa di perbaiki sendiri. > ----- Original Message ----- > From: "Teddy S." <teddyr@...> > > > http://www.smh.com.au/national/us-workers-to-fill-shortages-in-australia-20120402-1w7pp.html > > > > Jajak pendapat sekitar 50% menentang kebijakan untuk mendatangkan tenaga > > kerja warganegara AS untuk bekerja di Australia. Disebut-sebut yang > > dibutuhkan adalah tukang listrik, tukang ledeng dan orang-orang bidang > > Teknik Sipil. > > > > Tukang ledeng dan tukang listrik ini kalau dipanggil biayanya memang mahal > > kadang sekitar $ 100 sekali panggil. Tapi dulu pernah pasang 'garage door > > opener' sendiri dan juga mengganti tabung pemanas air sendiri tanpa ada > > masalah. > > Pekerjaan-pekerjaan semacam ini berdasarkan peraturan haruslah dilakukan > > oleh tukang-tukang berlisensi, tapi kolega asal Afganistan sudah siap > > untuk memberikan sertifikasi atas pekerjaan yang sudah dikerjakan. > > > > Beberapa bulan yang lalu sistem air panas yang penampilannya seperti > > berikut > > http://www.houseneeds.com/shop/solar/h_solar_evacuated_tubes_main.asp baru > > saja dihubungkan dengan tabung air panas yang ada. Sebagai pengontrol > > digunakan pengatur temperatur untuk aquarium buatan RRC yang didapat dari > > eBay seharga $ 22 sudah termasuk ongkos kirim. Mengingat sambungan listrik > > untuk pompa sirkulasi terletak diluar rumah maka sambungannya demi > > keamanan dilengkapi dengan RCD (Residual Current Device). Ternyata ada RCD > > murah di eBay yang waktu barangnya diambil adalah buatan RRC dan yang jual > > orang Arab. Biaya untuk kabel, RCD dan kotak pelindung RCD semuanya > > dibawah $ 20. Sistem sampai sekarang berjalan sempurna dengan 'evacuated > > tubes' sebelumnya dibeli seharga $ 420 yang harus dirakit sendiri. > > > > Rasanya sementara ini saya tidak butuh tukang ledeng maupun tukang > > listrik. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
