http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/04/09/ArticleHtmls/INILAH-CALON-GUBERNUR-ACEH-09042012006018.shtml?Mode=0
INILAH CALON GUBERNUR ACEH
1. Tgk Ahmad Tajuddin Teuku Suriansyah Calon Gubernur Aceh dengan nomor urut 1
ini mempunyai basis pesantren dan merupakan seorang ulama di Aceh.
Dia mencalonkan diri sebagai Gubernur Aceh dalam pemilihan kepala daerah
mendatang lewat jalur independen, berpasangan dengan Teuku Suriansyah, yang
merupakan anggota Dewan Pembina Kadin Jakarta dan mantan anggota MPR asal Aceh.
Tgk Ahmad Tajuddin kerap disapa Abi Lampisang, yang merujuk pada pesantren yang
dipimpinnya yang terletak di Desa Lampisang, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar.
Dia lahir pada 15 September 1962. Ia adalah ustad.Masa mudanya dihabiskan di
pesantren. Pasangannya Teuku Suriansyah, anggota DPR/MPR periode 19871999.
Lelaki kelahiran Lhokseumawe, 1 Mei 1954, ini pernah menjabat Direktur Utama PT
Kertas Kraft Aceh.
2. Irwandi Yusuf Muhyan Yunan Calon Gubernur Aceh nomor urut 2, Irwandi Yusuf,
lahir di Bireuen, 2 Agustus 1960. Melewati masa kecilnya di kampung halaman, di
Desa Sagoe, Bireuen, dia menamatkan Sekolah Penyuluhan Pertanian Saree pada
1979, kemudian kuliah di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala,
Banda Aceh. Bergelar dokter hewan pada 1987, Irwandi diangkat menjadi dosen di
fakultas yang sama pada 1989. Gelar Pascasarjana diraihnya pada College of
Veterinary Medicine Oregon State University, Amerika Serikat, pada 1993.
Jabatan yang disandangnya di GAM adalah staf Khusus Psywar Komando Pusat GAM
pada 1998-2001. Mencalonkan diri kembali dari jalur independen, dia menggandeng
Muhyan Yunan, mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Bina Marga Aceh. Muhyan lahir
di Meukek, Aceh Selatan, pada 9 Juni 1953.
3. Prof Dr Darni M. Daud, MA Prof Ahmad Fauzi Pasangan calon Gubernur Aceh
nomor urut 3 ini berasal dari akademikus. Darni Daud saat ini menjabat Rektor
Unsyiah. Dia lahir di Pidie, 25 Juli 1961. Saat ini tinggal di Kopelma
Darussalam, Banda Aceh, Darni menghabiskan masa kecilnya di kampung halaman, di
Desa Bandar Dua, Pidie. Ia menamatkan sekolah dengan Program Studi Pendidikan
Bahasa Inggris FKIP Unsyiah pada 1985. Pada 1989, dia melanjutkan kuliah ke
University of Sydney, Australia. Pulang pada 1996, dia menjadi dosen tetap di
FKIP Unsyiah. Pada 2000, dia juga menamatkan studi doktornya di Oregon State
University, Corvallis, Amerika. Pada 2010, dia bergelar profesor. Dia menjadi
Rektor Unsyiah sejak 2006. Ia calon dari jalur independen dan berpasangan
dengan Prof Ahmad Fauzi, saat ini dosen Institut Agama Islam Negeri Ar-Raniry,
Banda Aceh.
4. Muhammad Nazar Nova Iriansyah Pasangan nomor urut 4 ini dijagokan oleh
Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Sentral Informasi
Referendum Aceh (SIRA). Muhammad Nazar adalah mantan Wakil Gubernur Aceh. Pada
masa konflik, dia menjabat presidium organisasi SIRA. Sama seperti Irwandi,
Nazar juga pernah merasakan penatnya hidup di penjara. Lelaki kelahiran Ulim,
Pidie, 1 Juli 1973, itu dua kali menjadi tahanan politik sehubungan dengan
organisasi yang dipimpinnya. Pada pemilihan kepala daerah Aceh pada 2006, dia
bersama Irwandi berhasil meraih suara terbanyak masyarakat.mDia mengakhiri masa
jabatannya pada 8 Februari 2012 dan berkeinginan maju lagi sebagai calon
gubernur berpasangan dengan Nova Iriansyah, anggota DPR dari Partai Demokrat.
Nova lahir di Banda Aceh pada 22 November 1963. Sebelum menjadi anggota Dewan
di Senayan, dia menjadi dosen teknik arsitektur di Unsyiah, Banda Aceh.
Pasangan nomor urut 5 ini diusung oleh Partai Aceh. Zaini Abdullah adalah
petinggi GAM sebelum perdamaian hadir di Aceh. Kini dia didaulat sebagai calon
gubernur dari Partai Aceh berpasangan dengan Muzakkir Manaf, mantan Panglima
GAM. Zaini lahir di Desa Teureube, Kecamatan Kota Bakti, Pidie, 24 April 1940.
Ia lulus Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, Medan, pada 1972. Dia
diangkat menjadi dokter di Aceh Timur. Dia kemudian mengenal Tengku Hasan Tiro,
deklarator GAM.
Partai Aceh menggandengkannya dengan Muzakkir Manaf, mantan Panglima GAM pada
masa konflik dulu. Muzakkir lahir di Sueneudon, Aceh Utara, pada 1964. Dia
menamatkan sekolah di salah satu SMA di Banda Aceh. Dia kemudian mendapatkan
pendidikan militer di Libya Maktabah Tanjura pada 1986–1989. Pada 2002, dia
diangkat menjadi Panglima GAM menggantikan Abdullah Syafie. Saat Partai Aceh
lahir pada pertengahan 2007, dia juga menjabat ketua umum. ● ADI WARSIDI
TOP
Powered by Pressmart Media Ltd
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/