http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/04/07/18571/ancaman-wanita-telanjang-jangan-harap-cium-aroma-surga/

Sabtu, 07 Apr 2012

Ancaman Wanita Telanjang: Jangan Harap Cium Aroma Surga

JAKARTA (VoA-Islam) – Wanita yang mengobral aurat akan ada konsekuensinya: 
mengundang murka Tuhan (Allah Swt). Tahukah, dalam Al-Qur'an, kita disindir, 
makhluk yang tak punya rasa malu tak ubahnya binatang ternak, bahkan lebih 
buruk dari binatang ternak.

Benar kata Rasulullah saw, rasa malu itu sebagian dari iman. Bahkan, Rasulullah 
mewanti-wanti, agar kita waspada, kelak di akhir zaman, manusia tidak lagi 
peduli halal-haram. Nah, apa jadinya jika manusia sudah kehilangan harga 
dirinya? Pantaskah kalau kemudian kita mengaku sebagai manusia beradab? Ketika 
rasa malu itu hilang dan lenyap, kita tak berbeda dengan manusia barbar yang 
hidup di zaman batu.

Tahukah, bagaimana musuh-musuh Islam menghantam Islam tanpa sebuah peperangan? 
Tidak ada cara yang paling efektif dan efisien, selain menghilangkan perasaan 
malu yang dimiliki kaum muslimahnya. Lewat mode (fashion) itulah dinul Islam 
muslimah dipalingkan. Ingatlah pesan Rasulullah saw: "Barangsiapa meniru suatu 
kaum, maka ia termasuk kaum itu." (HR. Abu Daud).

Kata Rasulullah, ada golongan penduduk neraka yang tidak pernah aku saksikan, 
yakni: Wanita yang berpakaian tapi telanjang. Mereka melenggak-lenggokkan 
tubuhnya dan kepalanya, bagaikan punu kunta yang miring. Mereka tidak masuk 
Surga, tidak pula mencium baunya, meskipun Surga itu bisa tercium dari jarak 
sekian dan sekian. (HR. Muslim).

Karena itu, jangan menelan mentah-mentah, bahwa sesuatu yang dianggap mode dan 
trend itu pasti indah, gaul dan funky. Pandangan seperti itu adalah pemikiran 
yang rancu, sesat menyesatkan. Ketika trend itu berbenturan dengan agama dan 
nilai-nilai asusila alias kesopanan yang berlaku di masyarakat, maka kita 
sebagai orang timur wajib menolaknya.

Pokoknya, jangan membebek, terpesona dengan sesuatu yang datang dari Barat, 
tentu budaya yang merusak. Pantas, jika kita selalu menjadi korban mode yang 
dihembus-hembuskan sebagai trend masa kini. Yang ngga ikut trend dianggap 
makhluk jadul alias nggak gaul. Desastian

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke