http://www.hidayatullah.com/read/22120/09/04/2012/bahaya-syiah-iraq-sudah-di-depan-pintu!.html


Bahaya Syiah Iraq Sudah di Depan Pintu!

     

Senin, 09 April 2012

Hidayatullah.com—Seorang pria mirip mantan orang dekat Saddam Hussein muncul 
dalam rekaman video di situs Partai Baath, mengajak rakyat melawan dominasi 
pemerintah Syiah Iraq.

Dilansir oleh Reuters (08/04/2012), rekaman video yang diunggah ke situs Partai 
Baath, partai Saddam Hussein yang sekarang dinyatakan ilegal, menunjukkan sosok 
Izzat Ibrahim Al Douri mengenakan seragamnya era Saddam dan duduk di depan 
bendera lama Iraq.

“Kita harus memulai lagi dari awal dengan segera … untuk membangun kembali 
partai revolusioner Baath,” katanya, dalam video yang disiarkan dalam rangka 
ulang tahun Partai Baath ke-65.

Izzat Ibrahim Al Douri adalah mantan ketua Partai Baath saat Saddam Hussein 
berkuasa. Ia menjadi satu-satunya pejabat era Saddam dengan pangkat tertinggi 
yang belum berhasil ditangkap Amerika Serikat dan pemerintah Syiah Iraq 
bentukan AS. Washington mengiming-imingi hadiah sebesar USD10 juta bagi siapa 
saja yang berhasil menangkap Al Douri. Pria tua itu termasuk dalam daftar 55 
warga Iraq yang paling dicari oleh militer Amerika Serikat. Namanyanya berada 
di urutan ke-6.

“Setiap orang dapat mendengar suara bahaya bergema setiap hari yang mengancam 
negeri ini,” katanya dalam video yang berdurasi satu jam itu, lansir Associated 
Press.

Al Douri juga mengkritik pemerintah negara-negara Arab yang mendukung 
pemerintah Syiah Iraq, dan mengecam mereka karena ikut memusuhi para pejuang 
Iraq yang berperang melawan invasi militer Amerika Serikat. Sebagaimana 
diketahui, pemerintah AS menuding Al Douri menjadi komandan yang mengorganisir 
para pejuang Iraq yang disebut sebagai pemberontak.

“Sembilan tahun telah berlalu sejak invasi dan pendudukan (AS-red) dan para 
pengkhianat ini telah memunggungi perlawanan para pejuang Iraq,” kata Al Douri.

Al Douri pada saat yang sama memperingatkan negara-negara Muslim Arab, atas apa 
yang disebutnya sebagai “invasi Safavid” di kawasan itu, merujuk pada pengaruh 
Syiah Iran yang semakin kuat dalam pemerintah Iraq sekarang ini.

“Kami tunjukkan di depan mata dan di genggaman tangan Anda, bahwa musuh Safavid 
dari Persia hari ini telah berdiri depan pintu,” kata Al Douri menegaskan.

Al Douri mengatakan, Partai Dakwah Islam –partai Syiah tempat Perdana Menteri 
Nuri Al Maliki bernaung– “telah mengumumkan Iraq sebagai ibukota Syiah, dan ia 
menyeru kepada para pemimpin negara-negara Arab agar mengakui realita itu.”

Al Douri pernah dikabarkan telah mati atau tertangkap lebih dari satu kali. 
Pada rekaman video yang dirilis tahun 2009, ia mengirimkan pesan serupa, 
menyeru agar para pejuang Muslim Iraq bangkit melawan Syiah lewat jalur politik.

Peringatan bahaya Syiah di Iraq oleh Al Douri ini kiranya bukan isapan jempol 
semata. Terbukti, hanya beberapa jam setelah Amerika Serikat menarik hampir 
seluruh pasukannya pada akhir Desember 2011, Al Maliki mengeluarkan surat 
perintah penangkapan atas Al Hashimi. Pemimpin pemerintahan Iraq yang dikuasai 
Syiah, Perdana Menteri Nuri Al Maliki, mengumumkan Wakil Presiden Tariq Al 
Hashimi sebagai tersangka otak aksi terorisme di Iraq dan mengendalikan pasukan 
berani mati penentang pemerintah. Al Hashimi adalah satu dari segelintir 
politisi Muslim yang berada di pemerintahan sebagai perwakilan dari warga 
Muslim Iraq. Al Hashimi kemudian mengungsi ke wilayah Kurdistan.

Pemimpin Wilayah Otonomi Kurdistan Massoud Barzani, seperti halnya pemerintah 
Turki, mengecam dominasi politik kelompok Syiah di Iraq. Belum lama ini Barzani 
sengaja terbang ke Washington menemui para pemimpin Amerika Serikat untuk 
mengadukan Syiah Iraq yang berusaha menguasai penuh pemerintahan Iraq dan 
menagih komitmen Gedung Putih yang berjanji akan mempertahankan persatuan Iraq 
setelah menarik pasukannya dari negeri 1001 malam itu.

Barzani mengatakan bahwa Nuri Al Maliki, yang naik ke kursi perdana menteri 
dengan dukungan penuh dari Washington, memerintah di Iraq seperti seorang 
diktator.*
Rep: Ama Farah
Red: Cholis Akbar

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke