Apa Bedanya Anak Haram dan Makanan Haram ???
Islam melarang umatnya memakan makanan yang haram atau diharamkan. Lalu apa
yang terjadi kalo ada umat yang memakan makanan yang haram sudah separoh
mangkok dan sisanya setengah mangkok lagi ditangguhkan karena baru menyadari
atau baru kepergok kalo dia makan makanan haram ???
Saya yakin hampir semua umat Islam yang muslimin sudah tahu jawabannya sehingga
tak perlu panjang lebar saya uraikan disini, singkatnya, makanan sisanya harus
dimusnahkan, dibakar, dan dibuang ditempat yang aman.
Itu masalah makanan haram, tapi gimana mengenai bayi haram ??? Karena
perzinahan itu dilarang tentunya tidak akan seorang muslimah bisa melahirkan
bayi yang haram, kalopun terjadi perzinahan, maka pelakunya dihukum rajam
sampai mati sebelum dia bisa hamil bayi haram.
Tapi ada kalanya, perzinahan itu dirahasiakan, terlambat diketahui orang
banyak, baru diketahui setelah terjadi kehamilan dan ini terjadi pada TKW yang
dihukum mati di Arab Saudia tetapi berhasil diselamatkan dan balik kembali
ketanah air setelah Gus Dur me-lobby UN dan pemerintah Amerika untuk memaksa
kerajaan Arab Saudia melepaskan TKW tsb pulang ketanah airnya.
Meskipun TKW berhasil diselamatkan, tapi bayinya tidak dikembalikan karena
sebagai barang bukti perzinahan bayi haram harus dimusnahkan, dibakar dan
dikubur ditempat yang dirahasiakan jauh2 agar tidak mencemari kesucian tanah
suci.
> Jasuli Ahmad <ahmad_msia@...> wrote:
> Kalau ada orang bilang adanya istilah
> "anak haram" dalam Islam, itu
> membuktikan bohong. Yang ada istilah
> adalah "orangtua haram" dan merekalah
> yang diadili kelak bukan bayinya.
Makanya baca berita tentang berhasilnya seorang TKW yang dibebaskan dari
hukuman mati di Arab Saudi, TKW Indonesia ini dihamili sopir majikannya yang
orang India. Si sopir lari tidak berhasil ditangkap tetapi si TKW ini
ditangkap dituduh berzinah dan dihukum pancung, dia melahirkan dipenjara.
Akibat lobby Gus Dur dengan UN dan Amerika, akhirnya Arab Saudia bersedia
memulangkan TKW ini dibebaskan dari hukuman mati, tetapi kemana bayinya ??? Si
TKW menyatakan bayinya diambil polisi sebagai barang bukti dan tidak
dikembalikan kepada ibunya, benarkah begitu ?
Ternyata setelah saya tanyakan kepada student Arab Saudi yang menjadi murid
saya, dia menceritakan bahwa di Arab Saudia TIDAK ADA ANAK HARAM karena semua
bayi haram yang lahir diluar nikah disamakan dengan makanan haram yang harus
dimusnahkan dan dikuburkan disuatu tempat yang tidak menodai kesucian tanah
Arab.
Jadi dengan tegas student saya yang Arab ini menyatakan bayi tsb dibunuh dan
dibakar kemudian dikuburkan disuatu tempat yang dirahasiakan.
Jadi belajarlah Islam yang lengkap karena Islam itu bukan yang cuma ada di
Indonesia, acuan Islam adalah Arab Saudia dan belajarlah dari Arab Saudia.
Kalo di Indonesia, bayi haram hanya diberi akte kelahiran tanpa ayah dengan
diisi kolom ayah sebagai "Anak Haram" tidak dikenal ayahya. Inipun biadab
karena masa depan anak ini gelap, mau nikahpun tidak ada yang mau karena Islam
melarang menikahi anak haram. Bahkan makanan harampun enggak boleh apalagi
menikahi anak haram.
Memang Islam itu biadab, selain sebagai agama kebencian, agama balas dendam,
juga agama kebohongan yang selalu membohongi umatnya sendiri yang mengakibatkan
sesamanya saling membantai hanya karena berbeda aliran menyebabkan mereka boleh
saling memurtadkan.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/