Konspirasi Namru-2 Zholimi Siti Fadilah Nasional | Dilihat 109 kali | 13 Apr 2012, 11:17:35
Jakarta, FaktaPos.com - Mantan Menteri Kesehatan RI Siti Fadilah Supari kemarin sempat diisukan menjadi tersangka korupsi alat kesehatan tahun 2005 dinilai sejumlah kalangan, merupakan upaya konspirasi bisnis asing dan agen-agennya di Indonesia, khususnya bisnis vaksin yang dilakukan Laboratorium Marinir Amerika, Namru-2 (Naval American Research Unit No 2) untuk menzholimi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tersebut. “Namru-2 inilah yang menguasai bisnis vaksin dunia. Merekalah yang paling terpukul pada saat Siti Fadilah berhasil mengusir laboratorium Marinir Amerika setelah puluhan tahun beroperasi di Indonesia,” demikian tegas Ketua Laskar Pembela Islam (LPI), Munarman, Jumat (13/04), menanggapi pernyataan Dr. Mulia Hasjmy yang menyatakan pernah diperiksa Bareskrim Mabes Polri dengan tersangka Siti Fadilah Supari. Di Indonesia menurut Munarman, masih banyak berkeliaran orang-orang yang mempertahankan kepentingan bisnis Namru-2 yang sudah dibubarkan oleh Siti Fadilah. “Dendam dan sakit hati ini berhasil memaksa Presiden SBY mencopot Siti Fadilah sebagai Menteri Kesehatan. Namun tidak cukup sampai di situ, mereka menggalang berbagai pihak yang merasa dirugikan oleh Siti Fadilah untuk mendorong Siti Fadilah masuk bui,” jelasnya lagi. Untuk itu lanjut Munarman, seluruh rakyat Indonesia tidak bisa membiarkan Siti Fadilah dizholimi dengan cara-cara yang tidak beradab seperti saat ini. “Seluruh rakyat Indonesia, khususnya umat Islam tidak akan membiarkan, seorang dokter yang selama ini sudah mengabdikan hidupnya untuk membela dan menyelamatkan rakyatnya dari bahaya bisnis kesehatan diinjak-injak seperti ini. Kita akan bangkit melawan dan membela Siti Fadilah,” tegasnya. Senada dengan itu, pimpinan Mer-C, Dr. Jose Rizal menjelaskan bahwa kepentingan lain yang juga terpukul oleh kebijakan Siti Fadilah bisnis asing yang bergerak dibidang rumah sakit, obat-obatan, alat kesehatan dan perusahaan asuransi. Perusahaan itu berkali-kali mendorong KPK, Kepolisian dan Kejaksaan untuk mengkait-kaitkan Siti Fadilah dengan berbagai kasus korupsi yang tidak dilakukannya. “Namun sampai saat ini tidak ada bukti otentik yang bisa mengkaitkan Siti Fadilah dalam kasus-kasus tersebut. Tapi antek-antek asing di Indonesia memilih yang penting bisa melakukan pembunuhan karakter terhadap Siti Fadilah agar bisa menerima uang,” tegasnya. Sementara itu Jurubicara Pengurus Nasional Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Roy Pangharapan menjelaskan bahwa semua orang tahu perjuangan Siti Fadilah mati-matian membela kedaulatan bangsa dibidang kesehatan dan kesejahteraan rakyat semenjak sebagai Menteri Kesehatan sampai saat ini. "Semua orang tahu siapa musuh-musuh Siti Fadilah yang sampai sekarang berusaha mematahkan perjuangannya itu," tegasnya. Sementara itu Kadiv humas Polri, Irjenpol Saud Usman Nasution dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (12/04) membantah bila pihaknya sudah menetapkan tersangka terhadap mantan Menteri Kesehatan RI, Siti Fadillah Supari dalam kasus proyek pengadaan alat kesehatan guna mengantisipasi kejadian luar biasa (Baperstok) tahun 2005. Saud mengatakan Siti Fadilah tidak pernah menjadi tersangka, karena sudah klarifikasi terdahap kasus tersebut senin lalu. "Kasus ini sudah ditangani Bareskrim Polri dengan menetapkan empat tersangka yaitu MH selaku pejabat pembuat komitmen, HS selaku ketua panitia pengadaan barang, MN selaku direktur operasional PT I sebagai penyedia barang atau pemenang lelang, MS selaku dirut PT MN sebagai sub kontraktor. Kita dapat informasi dari direktorat III kalau beliau (Siti Fadillah) datang untuk memberikan klarifikasi pada Senin yang lalu," ungkap Saud. (dod) Fakta Terkait: Wantimpres : Harga BBM Naik Titipan Asing Klub ISL Tidak Hadiri Pertemuan Dengan PSSI Mahasiswa Jarah Mobil Tabung Gas Elpiji Presiden Lantik Albert Hasibuan Sebagai Watimpres Gumbs Dipanggil Timnas Saint Kitts-Nevis Sriwijaya FC Belum Daftarkan Pemain Ke LPI Pakar Bom Al-Qaidah Sembunyi Di Mindanao Pertamina Akan Naikkan Harga Elpiji 50 Kg AREMA KANDASKAN DELTRAS Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
