Pemain sepak bola yang paling sedih, gondok, keki mungkin adalah Cristiano 
Ronaldo dan Lionel Messi, karena keduanya gagal membawa tim Real Madrid dan 
Barcelona ke Final Piala Champion disebabkan keduanya gagal mengeksekusi 
penalti.  

Ronaldo pemain, termahal di dunia, gagal eksekusi penalti pada tendangan 
pertama sehingga mengakibatkan 'demoralization' pemain Real Madrid lainnya 
sehingga gagal maju ke final.  Demikian juga dengan Messi, 3 times World Player 
of Year, gagal mengeksekusi penalti yang sangat vital dan mengakibatkan Barca 
gagal maju ke final.

Selama 90 menit pertandingan, Messi dkk tidak mampu menjebol pertahanan ketat 
Chelsea.  Pertahanan 'catenaccio', full packed defense and sudden counterattack 
to score goals, yang dijalankan oleh Di Mateo terbukti sangat efektif meredam 
permainan menyerang sepanjang pertandingan dari Barcelona.

Kedua tim Spanyol, yang penuh dengan pemain bintang, diprediksi akan bertemu di 
Final Piala Champion.  Real Madrid disebut juga tim 'Galactico' karena 
bertaburan bintang sementara Bayern Munchen disebut juga 'Anti Galactico' oleh 
Franz Beckenbauer karena 'Sang Kaisar' percaya bahwa tim bagus ditentukan oleh 
kerjasama tim, bukan taburan bintang2.  

Pers dan masyarakat di Madrid menyebut tim Bayern Muenchen 'La Beasta Negra', 
the nigger beast, di karena Real Madrid seringa tersandung oleh musuh bebuyutan 
Bayern Munchen (BM vs RM, 5-1) dalam ajang Piala Champion.

Presiden Bayern Muenchen, Uli Hoeness, pada saat Annual General Meeting tahun 
2010 sudah mengingatkan Bayern Muenchen harus ke Final Piala Champion, "Don't 
forget: 2012 the Champion League final is to be played in Munich and we have to 
be there".  Bayern Muenchen merupakan satu2nya tim yang bermain di kandang pada 
final Piala Champion format baru.

Chelsea vs Barca tidak mempunyai sejarah panjang seperti Bayern Munchen vs Real 
Madrid.  Artinya, Bayern Muenchen dan Real Madrid mengantongi 13 kali juara 
Piala Champion sementara Chelsea-Barca hanya 3 kali juara.  Sejarah dan tradisi 
juara kedua tim  tidak seperti tradisi juara Bayern Muenchen dan Real Madrid. 

Pertandingan Chelsea vs Barca kemarin, Chelsea jelas melakukan taktik 'anti 
footbal', yaitu pertahanan ultra defensive dengan menumpuk seluruh pemain (two 
lines of five players) di belakang dan menunggu kesalahan tim lawan setelah itu 
melancarkan counter attack.  Anti footbal memang tidak bisa dinikmati oleh 
fans, tapi taktik ini memang terbukti ampuh ketika tim lemah menghadapi tim 
superior.

Final Piala Champion di Allianz, Bayern Muenchen akan berhadapan dengan 
Chelsea.  Tipe permainan Bayern Muenchen yang bermain cepat dan ofensif akan 
menghadapi pertahanan 'catenaccio' Chelsea yang ultra defensif.  Walaupun 
banyak kritik terhadap permainan anti football, tapi tetap aja yang namanya 
Final Piala Champion (dan Final Piala Dunia) selalu menarik untuk ditonton.




========



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke