Sekolah terbaik unt koruptor itu adalah sekolah sebangsa IPDN yg khusus unt calon pejabat setingkat bupati ke bawah, atau Akademi Polisi.
From: Sunny <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Wednesday, May 9, 2012 4:23 PM >Subject: [proletar] Marzuki Alie Sebut Banyak Koruptor Lulusan UI dan UGM > > > >Ref: Kalau dibikin daftar 500 universitas pendidik koruptor terbaik di dunia >maka mungkin sekali UI dan UGM termasukl katagori nomor paling jempol. > >http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/05/08/ArticleHtmls/Marzuki-Alie-Sebut-Banyak-Koruptor-Lulusan-UI-dan-08052012007012.shtml?Mode=0 > >Marzuki Alie Sebut Banyak Koruptor Lulusan UI dan UGM >Korupsi itu karena seseorang masuk ke kekuasaan. > >Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie mengatakan para koruptor adalah >orang-orang pintar. Bahkan mereka lulusan perguruan tinggi negeri terkemuka di >Indonesia. ”Para koruptor itu bisa dari anggota Ikatan Cendekiawan Muslim >Indonesia, anggota Himpunan Mahasiswa Islam, lulusan Universitas Indonesia, >Universitas Gadjah Mada, dan lainnya. Tidak ada orang bodoh,” ujar Marzuki >saat berbicara di acara ”Masa Depan Pendidikan Tinggi di Indonesia” di >Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, kemarin. >Marzuki juga mengkritik para pengajar di perguruan tinggi negeri yang hanya >memikirkan proyek. Akibatnya, pemikiran kritis para dosen menjadi tum > >pul. ”Karena sering memikirkan proyek, lama-lama otaknya tumpul,” katanya. >Menurut dia, pendidikan di masa lalu sangat buruk. Karena itu, dia meminta >semua pihak bersama-sama memperbaikinya. >Namun, saat dimintai penegasan soal pernyataannya itu, Marzuki segera >membantahnya. Dia menegaskan, pernyataan yang disampaikannya adalah, koruptor >mayoritas berasal dari perguruan tinggi ternama. ”Saya tidak bicara secara >spesifik mengenai UI dan UGM, tapi semua secara umum,” katanya melalui siaran >pers yang diterima Tempo kemarin. ”Rata-rata pejabat kan memang dari perguruan >tinggi terkenal.” Menurut dia, acara itu sendiri dihadiri para tokoh >intelektual yang berasal dari UGM, UI, dan ICMI. Karena itu, dia meyakini tak >mengatakan hal seperti itu. “Enggak ada yang luar biasa dari pernyataan saya. >Semuanya normatif berdasarkan fakta.” Marzuki menegaskan, dirinya tak >bermaksud mendiskreditkan UI atau UGM atas pernyataannya itu. Menurut dia, hal >yang disampaikan adalah sesuatu yang bersifat umum. > >Fenomena korupsi, dia melanjutkan, rata-rata dilakukan oleh mereka yang >berpendidikan tinggi dan berasal dari berbagai universitas ternama. Karena >itulah, menurut dia, ada yang salah dengan pendidikan tinggi. ”Pendidikan >tinggi seharusnya menghasilkan akhlak mulia, sehingga lulusan perguruan >tinggi, jika menjadi seorang pemimpin, bisa memberikan contoh yang >baik,”katanya. > >Pusat Kajian Anti-Korupsi Universitas Gadjah Mada (Pukat UGM) menilai >pernyataan Marzuki bahwa maraknya korupsi berasal dari gagalnya sistem >pendidikan adalah pemi > >kiran yang keliru. “Bukan masalah tempat belajarnya. Masalah korupsi itu >karena seseorang masuk ke lingkaran kekuasaan,“ kata Direktur Advokasi Pukat >UGM Oce Madril saat dihubungi kemarin. >Menurut dia, banyak lulusan universitas terkemuka bekerja di pemerintah hingga >menjadi anggota DPR. Saat bekerja di lingkaran kekuasaan itulah, Oce menilai, >mereka tergiur melakukan tindak pidana korupsi. “Lulusan pesantren saja kalau >masuk pemerintahan bisa saja jadi koruptor. Jadi, tidak ada kaitannya dengan >alumni.“ > >Ihwal tudingan bahwa staf pengajar lebih sibuk memikirkan proyek, Oce juga >menilai tidak tepat. Menurut dia, dosen dan pengajar memang tak lepas dari >proyek, tapi proyek penelitian ilmiah. “Bukan proyek bangun jalan atau bangun >gedung,“ujar dia. > >ILHAM TIRTA | FEBRIYAN | INDRA WIJAYA > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
