http://us.nasional.vivanews.com/news/read/313061-sultan--tindak-penyerang-diskusi-irshad-manji Sultan: Tindak Penyerang Diskusi Irshad Manji "Tindakan itu sudah masuk ranah pidana. Saya minta Kapolda DIY untuk mengusut tuntas." Jum'at, 11 Mei 2012, 20:59 WIB Arfi Bambani Amri, Juna Sanbawa (Yogyakarta)
Sri Sultan Hamengku Buwono X (VIVAnews/Tri Saputro) BERITA TERKAIT a.. Diskusi Manji Dibubarkan, Petinggi NU Demo b.. Pembubaran Diskusi Irshad di Yogya Dikecam c.. Diskusi dengan Irshad Manji Dibubarkan Massa d.. Bupati: Pemrotes Gua Maria dari Luar DIY e.. Gua Ziarah Umat Katolik Disatroni Massa VIVAnews - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mendesak aparat kepolisian menindak tegas pelaku tindak kekerasan yang berlangsung di Kantor Lembaga Kajian Islam dan Sosial, Banguntapan, Bantul, pada Rabu 9 Mei 2012 malam. Akibat penyerangan ini, diskusi buku karangan Irshad Manji, "Allah, Love and Liberty", bubar. “Tindakan tersebut sudah masuk ranah pidana. Saya minta Kapolda DIY untuk mengusut tuntas masalah tersebut,” kata Sultan di Kepatihan, Yogyakarta, Jumat 11 Mei 2012. Sultan menyatakan, tindakan yang konsisten dari Kapolda DIY Tjuk Basuki mutlak diperlukan agar tidak terulang kembali. Sebab, secara kultural di Yogyakarta tidak ada sejarah kekerasan. “Kalau tidak ada ketegasan dan konsistensi dari aparat penegak hukum, kejadian ini akan terulang lagi,” ujarnya. Meski mendesak kepada Kapolda DIY untuk mengusut tuntas kasus tersebut, Sultan juga minta kepada masyarakat Yogyakarta untuk tidak memaksakan kehendak daripada polisi melakukan tindakan yang terlalu keras terhadap masyarakat. “Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda agar kasus tersebut diungkap tuntas,” katanya. Lebih lanjut, Raja Keraton Yogyakarta tersebut justru mempertanyakan pelarangan diskusi buku Irshad Manji yang berjudul “Allah, Love, and Liberty” di UGM dan penggerebekan diskusi di LKIS pada malam harinya. "Hal itu dilarang apakah karena isi bukunya atau orangnya?" Sultan bertanya. Jika karena orangnya, menurut Sultan, hal tersebut sungguh tidak beralasan. Sedangkan kalau materi buku, Sultan menilai tidak ada hal-hal prinsip yang harus begitu ditentang. "Kenapa harus dibubarkan dengan paksa? Saya khawatir, kekerasan yang terjadi karena figur orangnya (Irshad Manji)," kata Sultan. (art) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
