Ya nggak kebetulan..
Karena anda menghargai konsistensi untuk berfikir secara logis.. --- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote: > > uda, > > ini ada tulisan saya 16 tahun lalu, tanggalnya 20 may 1996, kira2 kebetulan > nggak?? :-)) > > --- > http://www.library.ohiou.edu/indopubs/1996/05/21/0029.html > > INDONESIA-L > > Date: Mon, 20 May 1996 15:40:04 +-700 > From: WAWAN <wawan@...> > To: "'apakabar@...'" <apakabar@...> > Subject: Forum yang sangat bermanfaat > > > Semakin menarik saja forum INDONESIA-L ini. Saya mengikuti forum > ini sejak bulan Oktober 1995, namun sempat terputus beberapa kali. Saya > adalah seorang mahasiswa baru yang sempat frustasi dengan apa yang > diberikan oleh bangku perkuliahan saya. Rasanya ilmu yang saya dapat > adalah ilmu yang sudah saya dapatkan semenjak SD sampai SMA, terutama > pelajaran sejarah Indonesia. Saya anggap pelajaran sejarah di Indonesia > kurang lengkap dan masih banyak yang ditutupi. Saya dan beberapa teman > akhirnya "lari" untuk berbuat sesuatu dan untuk mendapatkan pengetahuan > yang lebih lengkap dan benar. Beruntunglah saya yang bisa langganan > Internet ini sehingga akhirnya saya banyak belajar (saya anggap kuliah > terbuka) di forum Indonesia-L. Forum ini sangat berarti untuk > mengembangkan intelektualitas, wawasan, dan rasa solidaritas saya. Saya > sangat senang dengan adanya pengkritik-pengkritik tajam dan pembela > kebijakan pemerintah di forum ini. Namun kiranya perbandingan antara > pengkritik dan pembelanya tidak sebanding alias lebih banyak > pengkritiknya. Saya anggap ini tidak masalah dan malah bagus karena > apabila kita ingin maju maka kritik yang banyak akan dapat mengontrol > kemajuan kita sehingga kemajuan itu berjalan sesuai yang diharapkan. Saya > salut terhadap bung Wisnu yang dengan gigih mempertahankan pendapatnya > meskipun diserang kanan kiri. Juga untuk pengkritik macam Pak Jusfiq > (posting pertama kali yang saya baca dari forum ini adalah postingnya) > yang sudah saya kenal sejak bulan Oktober 1995 tetap saja konsisten > melancarkan kritik tajam. Pelajaran yang dapat saya ambil dari Pak Jusfig > selain posting-postingnya adalah semangatnya dalam memberikan kritik. Pak > Jusfiq ini ternyata tetap konsisten, dan memperlihatkan semangat kritik > seperti anak muda (apabila benar kuliah tahun 1965-1968) yang kadang > terlihat emosional. Namun saya anggap itu adalah suatu hal yang lumrah > karena saya yakin itu adalah hak asasinya yang tidak bisa kita debatkan. > > Saya yakin dalam setiap memberikan argumen, tidaklah mudah bagi > tokoh-tokoh kita diforum ini. Setiap pembelaan pasti memerlukan energi > berpikir yang besar dan cermat, sehingga saya sangat berterima kasih pada > tokoh-tokoh yang terlibat diskusi maupun yang hanya memberikan informasi. > Dengan adanya forum ini saya dapat belajar banyak, meskipun sebenarnya > saya sangat tidak mempunyai waktu untuk membaca semua posting karena > kesibukan saya yang rutin bepergian ke kota Yogya, Surabaya, dan Jember > untuk suatu keperluan. Sekali lagi saya anggap forum ini lebih bermanfaat > daripada pendidikan formal saya sehingga sejujurnya saya hanya masuk > belajar kira-kira 3 kali dalam satu semester, namun saya puas dengan apa > yang saya dapatkan diluar perkuliahan terutama apa yang saya dapatkan di > masyarakat dan forum Indonesia-l ini. Saya juga salut terhadap rekan di > SMID jikalau benar meninggalkan bangku kuliah untuk kepentingan rakyat > semata. Saya anggap bangku kuliah formal untuk saat ini hanya melahirkan > intelektual buta dan tuli terhadap kepentingan rakyat dan hanya menjadi > tenaga penindas yang baru. > > -Terima kasih dan salam untuk Pak John sang Moderator > > -Untuk Pak Jusfig, bisakah saya belajar lebih banyak tentang > pemikiran-pemikiran anda ? > > Dimana (alamat e-mail anda ?) saya dapat belajar secara pribadi tentang > konsep-konsep anda sehingga saya dapat lebih memahami pendapat-pendapat > pada posting anda, karena sejujurnya mungkin konsep anda itu terasa aneh > bagi mahasiswa muda yang tinggal di negara serba terlarang untuk pemikiran > yang berbeda. > > WAWAN > Mahasiswa baru yang ikut prihatin > terhadap kondisi negara. > > --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote: > > > > > > > > Anda memberontak karena punya otak yang berfungsi.... > > > > Nggak kebetulan anda baca tulisan Tan Malaka dan..sanggup menunjukkkan > > kesalahannnya. > > > > Soal kolonialisme Belanda: betul, dengan indirect rulenya Belanda > > melanggengkan feodalisme.. > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
